<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195639</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260417123112</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000784</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">STRATEGI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DALAM MENINGKATKAN PENERBITAN KARTU TANDA PENDUDUK BAGI SUKU MONI DI KABUPATEN PANIAI PROVINSI PAPUA TENGAH /</subfield>
      <subfield code="c">Yonike Zonggonao</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Yonike Zonggonao</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">7 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13909</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Arnold Poli</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">353.959 88</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">353.959 88 YON s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pelayanan publik khusus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Dalam Meningkatkan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk Bagi Suku Moni Di Kabupaten Paniai Provinsi Papua Tengah belum mencapai target yang diinginkan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana Strategi Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Dalam Meningkatkan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk Bagi Suku Moni Di Kabupaten Paniai Provinsi Papua Tengah, faktor penghambat dalam melaksanakan penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP-el), upaya mengatasi hambatan dalam melaksanakan penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP-el). Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu Strategi Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Dalam Meningkatkan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk Bagi Suku Moni Di Kabupaten Paniai Provinsi Papua Tengah belum mencapai target yang diinginkan. Adapun yang menjadi faktor penghambat yaitu, 1) terdapat kepercayaan serta pandangan yang salah dalam penduduk suku Moni, 2) penduduk suku Moni sebagian besar masih buta huruf dan belum bisa berbahasa Indonesia dan juga alat-alat yang digunakan oleh petugas pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP-el) dirusak oleh masyarakat sendiri, 3) masih kurangnya jumlah petugas yang melayani pelayanan penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP-el), 4) sarana dan prasarana yang yang masih belum memadai. Saran terhadap hasil penelitian yaitu agar dinas kependudukan dan pencatatan sipil tetap harus secara terus menerus melakukan sosialisasi kepada masyarakat maupun tokoh agama dan tokoh adat sambil terus berusaha masuk ke kampung untuk tetap dapat melakukan penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP-el) bagi penduduk suku Moni dan juga menambah jumlah petugas yang melaksankan pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Kesimpulan: Penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP-el) bagi penduduk suku Moni oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Paniai belum terlaksana dengan baik akibat adanya penolakan dari sekelompok masyarakat bersenjata di beberapa desa, ditambah oleh SDM masyarakat suku Moni yang rendah, sarana prasarana yang belum memadai sehingga menjadi prioritas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Paniai untuk rutin melaksanakan sosialiasi dengan pendekatan kepada tokoh agama, tokoh adat, dan kepala desa setempat.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
