<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195649</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260417124505</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000794</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KINERJA APARATUR DINAS PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN PARIWISATA ESTATE DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /</subfield>
      <subfield code="c">Enjelina Marfela Kome</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Enjelina Marfela Kome</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15670</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.309 598 68</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.309 598 68 ENJ k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Manajemen Eksekutif Administrasi Negara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengembangan kawasan Pariwisata Estate pada Tahun 2021 yang mengalami hambatan, karena adanya refocusing anggaran dalam rangkapenanganan pandemi Covid-19, maka dalam kegiatan pengembangan kawasan Pariwista Estate ditunda ke tahun 2022 dengan fokus pada penataan kembali manajamen pengelolaan dan aspek legalitas 2 lahan. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan analisis kinerja aparatur di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam pengembangan wisata estate di Provinsi NTT, mengetahui hambatan dalam pelaksanaan analisis kinerja aparatur dalam pengembangan wisata estate dan mengetahui upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kinerja Aparatur di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dalam Pengembangan Wisata Estate di Provinsi NTT sudah berjalan cukup baik meskipun belum maksimal. Faktor penghambat dalam pengembangan Kawasan Pariwisata Estate di Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu: kurangnya sumber daya manusia dan kemampuan aparatur yang ahli di bidang pariwisata, sarana dan prasarana penunjang yang belum memadai dan pengetahuan serta keterampilan masyarakat di bidang kepariwisataan yang masih sangat minim. Kesimpulan: Upaya yang dilakukan dalam pengembangan kawasan pariwisata estate adalah dengan memberikan pendidikan dan pelatihan kepada Aparatur di Dinas Pariwisata, meningkatkan sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung pariwisata yang dilakukan oleh Aparatur Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat sekitaran kawasan pariwisata estate.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
