<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195682</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260417014731</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000827</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI SIPIL MELALUI DIKLAT FUNGSIONAL PADA DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN KABUPATEN BELU /</subfield>
      <subfield code="c">Nuno Novensis Halima Laku Leto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nuno Novensis Halima Laku Leto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">12</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18253</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Neni Alyani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.655 986 873</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.655 986 873 NUN p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">pegawai negri sipil</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan (GAP): Pengembangan kompetensi pegawai belum diterapkan secara optimal oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu hal ini ditandai dengan masih sedikit pegawai yang mengikuti diklat fungsional. Hal ini berdampak pada kompetensi yang dimiliki pegawai dalam melaksanakan pekerjaan yang diberikan masih kurang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis serta mengetahui Pengembangan kompetensi Pegawai Negeri Sipil melalui diklat fungsional pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu, faktor yang menghambat pelaksanaan kegiatan tersebut dan upaya yang diambil oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Adapun metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul diolah dalam tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sebagai grand theory dalam penelitian ini, digunakan teori pengembangan kompetensi menurut Sedarmayanti (2017) yang mengidentifikasi tiga dimensi pengembangan kompetensi yaitu: Pengetahuan, Keterampilan dan Perilaku. Hasil/Temuan: Pelaksanaan pengembangan kompetensi Pegawai Negeri Sipil melalui diklat fungsional pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu penting untuk dilaksanakan. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan kompetensi Pegawai Negeri Sipil melalui diklat fungsional pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu sangat penting untuk dilaksanakan, Diklat fungsional yang dilaksanakan sudah cukup baik namun belum optimal serta harus ditingkatkan, mengingat pada saat ini masih sedikit pegawai yang melaksanakan diklat fungsional. Faktor penghambat yakni keterbatasan anggaran serta kurangnya motivasi pegawai. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yakni dengan berupaya mengalokasikan dan menambah anggaran untuk diadakan diklat dan terus memberikan motivasi kepada pegawai agar mau mengembangkan kompetensi melalui pelaksanaan diklat.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
