<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195783</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260505065743</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0526000011</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">EFEKTIVITAS DANA DESA DALAM PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA TAMBUSAI BATANG DUI KECAMATAN BATHIN SOLAPAN KABUPATEN BENGKALIS PROVINSI RIAU /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Al Habib</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Al Habib</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">11</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14089</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Mulyana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 814 131</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.159 814 131 MUH e</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pemberdayaan Masyarakat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pembangunan desa merupakan bagian terintegrasi dari usaha untuk meningkatkan pemerataan pembangunan dan mengatasi kesenjangan. Pembangunan desa adalah bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional. Isu-isu utama seputar pembangunan desa selalu tidak jauh dari kemiskinan, kesenjangan, ketidakadilan, ketergantungan dan ketidakpercayaan. Sumber pendanaan desa dari APBN. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas dana desa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Tambusai Batang Dui Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, Untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat efektivitas dana desa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Tambusai Batang Dui Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Metode: Penulis menggunakan desain penelitian kualitatif Deskriptif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Teori Ukuran efektivitas dana desa menurut Danim. Sumber data penelitian ini ada 2 sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data Sekunder. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pengamatan (observasi), wawancara (indept iterview), dokumentasi, dan teknik tambahan. Hasil/Temuan: Efektivitas pengelolaan Dana Desa di Desa Tambusai Batang Dui adalah sebesar 80% yang mana termasuk dalam kategori cukup efektif. Ada beberapa masyarakat yang belum merasakan dampak atas pembangunan desa secara langsung dikarenakan beberapa faktor, salah satunya yaitu kesadaran masyarakat akan pentingnya mengikuti kegiatan pemerintah yang masih kurang. Faktor penghambat dalam pengelolaan Dana Desa di Desa Tambusai Dui yaitu transportasi yang kurang memadai dan informasi yang dilakukan oleh Pemerintah Desa kurang efektif. Faktor pendukung dalam pengelolaan Dana Desa di Desa Tambusai Batang Dui yaitu hubungan kerja sama yang baik antara Pemerintah Desa dengan masyarakat, masyarakat desa yang mendukung program-program yang dilakukan oleh Pemerintah Desa, dan jumlah Dana Desa yang dianggarkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kesimpulan: Efektivitas pengelolaan Dana Desa di Desa Tambusai Batang Dui adalah sebesar 80% yang mana termasuk dalam kategori cukup efektif. Ada beberapa masyarakat yang belum merasakan dampak atas pembangunan desa secara langsung dikarenakan beberapa faktor, salah satunya yaitu kesadaran masyarakat akan pentingnya mengikuti kegiatan pemerintah yang masih kurang.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
