<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195785</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260505071203</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0526000013</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">ANALISIS IMPLEMENTASI APLIKASI LAPOR DALAM PELAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU /</subfield>
      <subfield code="c">M. ALANG HARDIKA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">M. ALANG HARDIKA</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">21 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15948</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.160 959 817 31</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352.160 959 817 31  M. a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Administrasi Pemerintah Kota</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dalam rangka menaikan kualitas pengelolaan pemerintahan serta pelayanan publik, dilakukan percepatan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik di Instansi Pusat serta Pemerintah Daerah. Menanggapi isu tersebut pemerintah mulai berinisiatif untuk membuat serta mengembangkan website yang mampu terintegarasi dengan seluruh perangkat daerah, sehingga mewujudkan sebuah website aduan berbasis elektronik yakni Layanan Aspirasi serta Pengaduan Online Rakyat (LAPOR). LAPOR digunakan oleh seluruh OPD penyedia layanan publik sebagai sarana evaluasi serta perbaikan pelayanan. Di Kota Bengkulu, LAPOR dikelola oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Bengkulu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis implementasi Aplikasi LAPOR pada pelayanan pengaduan masyarakat di Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu. Metode: Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian dilakukan keabsahaan data yang diperoleh dengan triangulasi serta menggunakan teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data yang selanjutnya dapat ditarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan implementasi LAPOR di Kota Bengkulu belum optimal dan masih memiliki tiga dimensi penting yang perlu ditingkatkan, yaitu program yang dilaksanakan, kelompok target, dan pelaksanaan. Implementasi LAPOR ini juga masih dihadapkan dengan berbagai kendala diantaranya minimnya sosialisasi akan keberadaan LAPOR, kualitas aparatur yang belum optimal, serta jaringan yang serring mengalami gangguan. Adapun upaya yang dilakukan oleh Dinas Kominfo dan Persandian Kota Bengkulu untuk memaksimalkan penerapan LAPOR meliputi penyelenggaraan sosialisasi terkait LAPOR kepada masyarakat, meningkatkan kualitas aparatur agar dapat menangani aduan dengan tepat waktu dan baik serta meningkatkan kualitas aparatur yang bertujuan agar admin OPD dapat memahami tugas dan fungsinya. Kesimpulan: Implementasi LAPOR di Kota Bengkulu belum optimal dan masih memiliki tiga dimensi penting yang perlu ditingkatkan, yaitu program yang dilaksanakan, kelompok target, dan pelaksanaan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
