<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000001195788</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260505072825</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0526000016</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KONVERGENSI PENANGANAN STUNTING PADA TINGKAT KECAMATAN DI KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT /</subfield>
      <subfield code="c">Asri Aulia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Asri Aulia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14163</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sudarmono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumedang :</subfield>
      <subfield code="b">Institut Pemerintahan Dalam Negeri,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">616.395 982 432</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">616.395 982 432 ASR p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kurang Gizi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Stunting menjadi permasalahan gizi utama bagi bayi dan anak yang harus segera dientaskan karena akan menghambat momentum stunting secara berkepanjangan dapat merusak generasi emas Indonesia. Tujuan : Tujuan dari Penelitian ini untuk menggambarkan sejauh mana Partisipasi masyarakat dalam penanganan stunting melalui program konvergensi. Pengumpuian data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode campuran dan analisis terhadap tahap partisipasi menurut Teori Partisipasi Masyarakat Arnstein yang menjelaskan bahwa Terdalpalt 8 tingkat partispalsi yalng mendasari ukuran kekuatan masyarakat (Arnstein,1969) yaitu : Manipulation, Theraphy, Informing, Consultation, Placation, Partnership, Delecated Power, Citizen Control. Serta Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu bahwa Partisipasi Masyarakat Dalam Konvergensi Penanganan Stunting Di Kecamatan Bojongloa Kaler dinilai cukup tinggi. Walaupun masih ada beberapa keluarga yang belum mampu turut berpartisipasi langsung mengikuti program pemerintah. Kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam setiap kegiatan dengan mengutarakan ide-ide atau pikiran-pikiran mereka sangat membantu pemerintah khususnya pemerintah Kecamatan Bojongloa Kaler. Kesimpulan : Kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam setiap kegiatan dengan mengutarakan ide-ide atau pikiranpikiran mereka sangat membantu pemerintah khususnya pemerintah Kecamatan Bojongloa Kaler. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan deduktif. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga acara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data-data yang terkumpul dianalisis mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini diaksanakan di Kecamatan Bojongloa Kaler Dari hasil penelitian ini.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
