Detail Katalog
ID: 28561Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
OPTIMALISASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH (SIPD) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH : (Studi kasus Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Dompu) / Moh. Bayu Naufal Ghinaldi
Pengarang:
Moh. Bayu Naufal Ghinaldi
Moh. Bayu Naufal Ghinaldi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
laporan keuangan
Deskripsi Fisik:
15
15
Nomor Panggil:
657.359 865 31 MOH o
657.359 865 31 MOH o
Control Number:
INLIS000000001191817
INLIS000000001191817
BIB ID:
0010-0126000262
0010-0126000262
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): SIPD diciptakan oleh Kemendagri untuk membantu pemerintah daerah dalam mengintegrasikan data serta meningkatkan akuntabilitas serta transparansi laporan keuangan daerah. Namun penerapannya pada BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal yang diakibatkan sistem eeror, jaringan kurang stabil, dan beban kerja yang bertambah sehingga dapat mengganggu proses peyusunan laporan keuangan daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu serta mengidentifikasi faktor pendukung, faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara komprehensif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur, observasi dan dokumentasi terhadap semua yang terlibat dalam proses optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu. Analisis data dengan model analisis Miles dan Huberman. Hasil/Temuan: berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal di bidang akuntansi didasari dimensi kualitas sistem, kualitas informasi, penggunaan, kepuasan pengguna dan manfaat bersih yang belum terpenuhi akibat sistem error, jaringan lambat, fitur pelaporan belum dan beban kerja bertambah. Kesimpulan: Optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal karena sistem error, jaringan lambat, dan fitur pelaporan belum lengkap yang meningkatkan resiko human error. Upaya optimalisasi difokuskan dalam peningkatan jaringan serta pengembangan sistem pendukung. Rekomendasi utama ialaha membaggi server per regional agar beban merata dan cepat dalam menanggapi permasalahan yang ditemukan. Kata kunci: Sistem Informasi, Pemerintah Daerah, Kualitas Laporan Keuangan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00032/IPDN/2026 |
|
Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 12 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001191817 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260113010605 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000262 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a OPTIMALISASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH (SIPD) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH : $b (Studi kasus Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Dompu) /$c Moh. Bayu Naufal Ghinaldi | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Moh. Bayu Naufal Ghinaldi | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 15 | 6 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 7 |
| 082 | # |
# |
$a 657.359 865 31 | 8 |
| 084 | # |
# |
$a 657.359 865 31 MOH o | 9 |
| 650 | # |
4 |
$a laporan keuangan | 10 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): SIPD diciptakan oleh Kemendagri untuk membantu pemerintah daerah dalam mengintegrasikan data serta meningkatkan akuntabilitas serta transparansi laporan keuangan daerah. Namun penerapannya pada BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal yang diakibatkan sistem eeror, jaringan kurang stabil, dan beban kerja yang bertambah sehingga dapat mengganggu proses peyusunan laporan keuangan daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu serta mengidentifikasi faktor pendukung, faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara komprehensif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur, observasi dan dokumentasi terhadap semua yang terlibat dalam proses optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu. Analisis data dengan model analisis Miles dan Huberman. Hasil/Temuan: berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal di bidang akuntansi didasari dimensi kualitas sistem, kualitas informasi, penggunaan, kepuasan pengguna dan manfaat bersih yang belum terpenuhi akibat sistem error, jaringan lambat, fitur pelaporan belum dan beban kerja bertambah. Kesimpulan: Optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal karena sistem error, jaringan lambat, dan fitur pelaporan belum lengkap yang meningkatkan resiko human error. Upaya optimalisasi difokuskan dalam peningkatan jaringan serta pengembangan sistem pendukung. Rekomendasi utama ialaha membaggi server per regional agar beban merata dan cepat dalam menanggapi permasalahan yang ditemukan. Kata kunci: Sistem Informasi, Pemerintah Daerah, Kualitas Laporan Keuangan. | 11 |
| 856 | # |
# |
$a - | 12 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 13 Jan 2026