Detail Katalog

ID: 28588
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

strategi pengembangan pariwisata di pulau terluar sekitar kota batam & kepulauan riau (analisis potensi ekonomi dan tantangan lingkungan di pulau abang) : (ANALISIS POTENSI EKONOMI DAN TANTANGAN LINGKUNGAN DI PULAU ABANG) / Silva Wira Wangsa

Pengarang:
Silva Wira Wangsa
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Pengembangan Pariwisata
Deskripsi Fisik:
11
Nomor Panggil:
353.709 598 143 6 SIL s
Control Number:
INLIS000000001191844
BIB ID:
0010-0126000289
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pariwisata Pulau Abang merupakan salah satu objek wisata
unggul dan dikelola oleh Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau. Terdapat potensi yang dapat
meningkatkan ekonomi masyarakat. Berbagai macam tantangan yang harus dihadapi untuk
memastikan sektor pariwisata berkembang secara berkelanjutan dan tidak merusak lingkungan.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi ekonomi dan tantangan lingkungan serta menganalisis strategi Pegembangan pariwisata berkelanjutan di Pulau Abang. 2 Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif mengadopsi pendekatan analisis teori PESTEL menurut Francis j. Aguilar dalam Hery Margono (2022) untuk menyusun strategi pengembangan sektor pariwisata di Indonesia dengan mempertimbangkan faktor-faktor Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi, Lingkungan, dan Hukum. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Pengembangan Pariwisata berkelanjutan di pulau abang adalah memaksimalkan potensi wisata dengan memanfaatkan peluang yang ada. Strategi ini melibatkan pengembangan infrastruktur pariwisata, promosi pariwisata, peningkatan kualitas layanan, dan pemberdayaan sumber daya manusia. Disamping itu pariwisata pulau abang dihadapi beberapa tantangan seperti kerusakan terumbu karang, pencemaran laut dan sampah plastik, perubahan iklim dan cuaca, keterbatasan dan kerusakan sarana dan prasarana. Kesimpulan: Peran pemerintah sangat penting dalam mendukung pengembangan ini, termasuk dukungan finansial, penetapan regulasi yang berkelanjutan, dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, serta kerjasama antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan dan masyarakat. Dengan memperhitungkan semua aspek ini, strategi pengembangan pariwisata di Pulau Abang diharapkan mampu mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan serta kesejahteraan sosial masyarakat setempat.
Kata kunci: Strategi, Pengembangan pariwisata berkelanjutan, Pulau Abang
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00036/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 12 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001191844 1
005 _ _ 20260115093006 2
035 # # $a 0010-0126000289 3
245 1 # $a strategi pengembangan pariwisata di pulau terluar sekitar kota batam & kepulauan riau (analisis potensi ekonomi dan tantangan lingkungan di pulau abang) : $b (ANALISIS POTENSI EKONOMI DAN TANTANGAN LINGKUNGAN DI PULAU ABANG) /$c Silva Wira Wangsa 4
100 _ # $a Silva Wira Wangsa 5
300 # # $a 11 6
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 7
082 # # $a 353.709 598 143 6 8
084 # # $a 353.709 598 143 6 SIL s 9
650 # 4 $a Pengembangan Pariwisata 10
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pariwisata Pulau Abang merupakan salah satu objek wisata unggul dan dikelola oleh Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau. Terdapat potensi yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Berbagai macam tantangan yang harus dihadapi untuk memastikan sektor pariwisata berkembang secara berkelanjutan dan tidak merusak lingkungan.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi ekonomi dan tantangan lingkungan serta menganalisis strategi Pegembangan pariwisata berkelanjutan di Pulau Abang. 2 Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif mengadopsi pendekatan analisis teori PESTEL menurut Francis j. Aguilar dalam Hery Margono (2022) untuk menyusun strategi pengembangan sektor pariwisata di Indonesia dengan mempertimbangkan faktor-faktor Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi, Lingkungan, dan Hukum. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Pengembangan Pariwisata berkelanjutan di pulau abang adalah memaksimalkan potensi wisata dengan memanfaatkan peluang yang ada. Strategi ini melibatkan pengembangan infrastruktur pariwisata, promosi pariwisata, peningkatan kualitas layanan, dan pemberdayaan sumber daya manusia. Disamping itu pariwisata pulau abang dihadapi beberapa tantangan seperti kerusakan terumbu karang, pencemaran laut dan sampah plastik, perubahan iklim dan cuaca, keterbatasan dan kerusakan sarana dan prasarana. Kesimpulan: Peran pemerintah sangat penting dalam mendukung pengembangan ini, termasuk dukungan finansial, penetapan regulasi yang berkelanjutan, dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, serta kerjasama antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan dan masyarakat. Dengan memperhitungkan semua aspek ini, strategi pengembangan pariwisata di Pulau Abang diharapkan mampu mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan serta kesejahteraan sosial masyarakat setempat. Kata kunci: Strategi, Pengembangan pariwisata berkelanjutan, Pulau Abang 11
856 # # $a - 12
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 15 Jan 2026
Export