Detail Katalog
ID: 28602Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Optimalisasi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Menggunakan Bajak Sambel Terasi di Kota Mojokerto / Violla Nuzulia Arrasya
Pengarang:
Violla Nuzulia Arrasya ; Dadang Suwand
Violla Nuzulia Arrasya ; Dadang Suwand
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Pajak Bumi dan Bangunan
Deskripsi Fisik:
13 : Ilus
13 : Ilus
Nomor Panggil:
336.200.959.828.52 VIO o
336.200.959.828.52 VIO o
Control Number:
INLIS000000001191858
INLIS000000001191858
BIB ID:
0010-0126000303
0010-0126000303
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan yang melatarbelakangi peneliti untuk mengambil judul ini ialah Bagaimana optimalisasi pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menggunakan Bajak Sambel Terasi di Kota Mojokerto. Tujuan: Untuk mengetahui optimalisasi pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menggunakan Bajak Sambel Terasi di Kota Mojokerto Metode: Dalam penelitian ini, metode yang digunakan peneliti adalah metode penelitian pendekatan penelitian kualitatif. Menggunakan sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini memilih informan sebanyak delapan orang menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi partisipasi, studi Pustaka, dan dokumentasi, Sedangkan, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pemungutan PBB-P2 melalui aplikasi Bajak Sambel Terasi belum mencapai hasil yang maksimal. Aplikasi ini membantu masyarakat dalam membayar pajak, tetapi kontribusinya terhadap total penerimaan PBB-P2 masih di bawah 50%. Selain itu, ditemukan sejumlah hambatan dalam implementasinya, seperti kurangnya partisipasi masyarakat dan kendala teknis dalam pelaksanaan. Meskipun demikian, BPKPD Kota Mojokerto telah melakukan berbagai langkah perbaikan untuk mengatasi hambatan
tersebut. Kesimpulan: berdasarkan hasil yang ditemukan, pertama, Optimalisasi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dilakukan oleh BPKPD Kota Mojokerto pada indikator perluasan basis penerimaan, peningkatan pengawasan, dan kapasistas perencanaan yang lebih baik dikatakan sudah optimal karena BPKPD Kota Mojokerto telah melakukan berbagai upaya yang signifikan. Kedua, hambatan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah keterbatasan SDM dalam pengelola Bajak Sambel Terasi, minimnya pengetahuan terkait penggunaan aplikasi Bajak Sambel Terasi, serta masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mengelola lingkungan dengan cara memilah sampah.
Kata Kunci: Optimalisasi, Pemungutan, PBB-P2, Bajak Sambel Teras
tersebut. Kesimpulan: berdasarkan hasil yang ditemukan, pertama, Optimalisasi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dilakukan oleh BPKPD Kota Mojokerto pada indikator perluasan basis penerimaan, peningkatan pengawasan, dan kapasistas perencanaan yang lebih baik dikatakan sudah optimal karena BPKPD Kota Mojokerto telah melakukan berbagai upaya yang signifikan. Kedua, hambatan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah keterbatasan SDM dalam pengelola Bajak Sambel Terasi, minimnya pengetahuan terkait penggunaan aplikasi Bajak Sambel Terasi, serta masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mengelola lingkungan dengan cara memilah sampah.
Kata Kunci: Optimalisasi, Pemungutan, PBB-P2, Bajak Sambel Teras
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00044/IPDN/2026 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001191858 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260115101336 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000303 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a Optimalisasi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Menggunakan Bajak Sambel Terasi di Kota Mojokerto /$c Violla Nuzulia Arrasya | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Violla Nuzulia Arrasya | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 13 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21945 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Dadang Suwand | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 336.200.959.828.52 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 336.200.959.828.52 VIO o | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pajak Bumi dan Bangunan | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan yang melatarbelakangi peneliti untuk mengambil judul ini ialah Bagaimana optimalisasi pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menggunakan Bajak Sambel Terasi di Kota Mojokerto. Tujuan: Untuk mengetahui optimalisasi pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menggunakan Bajak Sambel Terasi di Kota Mojokerto Metode: Dalam penelitian ini, metode yang digunakan peneliti adalah metode penelitian pendekatan penelitian kualitatif. Menggunakan sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini memilih informan sebanyak delapan orang menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi partisipasi, studi Pustaka, dan dokumentasi, Sedangkan, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pemungutan PBB-P2 melalui aplikasi Bajak Sambel Terasi belum mencapai hasil yang maksimal. Aplikasi ini membantu masyarakat dalam membayar pajak, tetapi kontribusinya terhadap total penerimaan PBB-P2 masih di bawah 50%. Selain itu, ditemukan sejumlah hambatan dalam implementasinya, seperti kurangnya partisipasi masyarakat dan kendala teknis dalam pelaksanaan. Meskipun demikian, BPKPD Kota Mojokerto telah melakukan berbagai langkah perbaikan untuk mengatasi hambatan tersebut. Kesimpulan: berdasarkan hasil yang ditemukan, pertama, Optimalisasi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dilakukan oleh BPKPD Kota Mojokerto pada indikator perluasan basis penerimaan, peningkatan pengawasan, dan kapasistas perencanaan yang lebih baik dikatakan sudah optimal karena BPKPD Kota Mojokerto telah melakukan berbagai upaya yang signifikan. Kedua, hambatan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah keterbatasan SDM dalam pengelola Bajak Sambel Terasi, minimnya pengetahuan terkait penggunaan aplikasi Bajak Sambel Terasi, serta masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mengelola lingkungan dengan cara memilah sampah. Kata Kunci: Optimalisasi, Pemungutan, PBB-P2, Bajak Sambel Teras | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 15 Jan 2026