Detail Katalog

ID: 28682
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENANGANAN AKSI UNJUK RASA OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA PROVINSI SUMATERA UTARA / Silitonga, Andrew Aldorino Pandu

Pengarang:
Silitonga, Andrew Aldorino Pandu ; Boytenjuri
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Penanganan Unjuk Rasa
Deskripsi Fisik:
13
Nomor Panggil:
361.959.812 AND p
Control Number:
INLIS000000001191937
BIB ID:
0010-0126000382
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilandasi maraknya aksi unjuk rasa yang terjadi di Provinsi Sumatera Utara beberapa tahun terakhir, yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap ketentraman dan ketertiban umum seperti tindakan anarkisme dan kerusuhan. Tata cara menyampaikan aspirasi di ruang publik telah diatur secara tegas dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2020. Namun demikian, realita di lapangan menunjukan upaya penertiban belum berjalan optimal sehingga memerlukan langkah-langkah solutif dan efektif yang dapat diterapkan. Tujuan: Menganalisis bentuk penanganan unjuk rasa melalui mediasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Utara serta faktor-faktor penghambat yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data dari informan yang relevan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan aksi unjuk rasa oleh Satpol PP Provinsi Sumatera Utara telah dilaksanakan, namun belum optimal. Keterlambatan perwakilan pemerintah dalam menghadiri aksi unjuk rasa dan ketidakpuasan massa aksi terhadap hasil mediasi menjadi faktor penghambat utama. Upaya yang dilakukan oleh Satpol PP untuk mengatasi hambatan tersebut meliputi deteksi dini dan pemantauan perkembangan massa aksi, serta koordinasi yang lebih baik dengan pihak-pihak terkait. Kesimpulan: Satpol PP mempersiapkan pengganti perwakilan pemerintah penerima aksi unjuk rasa yang tidak dapat hadir, meningkatkan koordinasi dengan dinas terkait tuntutan massa aksi, serta menlaksanakan kegiatan peningkatan kemampuan mediator dalam penanganan unjuk rasa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan dan praktik penanganan unjuk rasa yang lebih efektif di Provinsi Sumatera Utara.
Kata Kunci: Mediasi, Aksi unjuk Rasa, Satuan Polisi Pamong Praja
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00067/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001191937 1
005 _ _ 20260117100820 2
035 # # $a 0010-0126000382 3
245 1 # $a PENANGANAN AKSI UNJUK RASA OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Silitonga, Andrew Aldorino Pandu 4
100 3 # $a Silitonga, Andrew Aldorino Pandu 5
300 # # $a 13 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22987 7
700 _ # $a Boytenjuri 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 361.959.812 10
084 # # $a 361.959.812 AND p 11
650 # 4 $a Penanganan Unjuk Rasa 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilandasi maraknya aksi unjuk rasa yang terjadi di Provinsi Sumatera Utara beberapa tahun terakhir, yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap ketentraman dan ketertiban umum seperti tindakan anarkisme dan kerusuhan. Tata cara menyampaikan aspirasi di ruang publik telah diatur secara tegas dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2020. Namun demikian, realita di lapangan menunjukan upaya penertiban belum berjalan optimal sehingga memerlukan langkah-langkah solutif dan efektif yang dapat diterapkan. Tujuan: Menganalisis bentuk penanganan unjuk rasa melalui mediasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Utara serta faktor-faktor penghambat yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data dari informan yang relevan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan aksi unjuk rasa oleh Satpol PP Provinsi Sumatera Utara telah dilaksanakan, namun belum optimal. Keterlambatan perwakilan pemerintah dalam menghadiri aksi unjuk rasa dan ketidakpuasan massa aksi terhadap hasil mediasi menjadi faktor penghambat utama. Upaya yang dilakukan oleh Satpol PP untuk mengatasi hambatan tersebut meliputi deteksi dini dan pemantauan perkembangan massa aksi, serta koordinasi yang lebih baik dengan pihak-pihak terkait. Kesimpulan: Satpol PP mempersiapkan pengganti perwakilan pemerintah penerima aksi unjuk rasa yang tidak dapat hadir, meningkatkan koordinasi dengan dinas terkait tuntutan massa aksi, serta menlaksanakan kegiatan peningkatan kemampuan mediator dalam penanganan unjuk rasa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan dan praktik penanganan unjuk rasa yang lebih efektif di Provinsi Sumatera Utara. Kata Kunci: Mediasi, Aksi unjuk Rasa, Satuan Polisi Pamong Praja 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 17 Jan 2026
Export