Detail Katalog

ID: 28687
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENURUNKAN ANGKA PREVALENSI STUNTING DI KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT / Fahri Ramadhan

Pengarang:
Fahri Ramadhan ; Sinaga, Jona Bungaran Basuki
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Penanggulangan Stunting
Deskripsi Fisik:
16 : Ilus
Nomor Panggil:
363.859.846.12 FAH i
Control Number:
INLIS000000001191942
BIB ID:
0010-0126000387
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Angka prevalensi stunting di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, masih tergolong tinggi meskipun berbagai kebijakan telah diimplementasikan. Permasalahan ini bersifat multidimensional, dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran masyarakat, budaya pernikahan dini, serta keterbatasan infrastruktur dan layanan dasar. Upaya pemerintah daerah dalam menurunkan stunting menghadapi berbagai kendala dalam implementasinya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Mamuju.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teori implementasi kebijakan Muchlis Hamdi dengan indikator produktivitas, linearitas, dan efisiensi. Hasil/Temuan: Implementasi kebijakan penurunan stunting telah dilakukan melalui intervensi spesifik dan sensitif secara konvergen lintas sektor. Faktor pendukung meliputi komitmen politik, regulasi yang mendukung, dan keberadaan jejaring kerja yang aktif. Namun, ditemukan hambatan berupa rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi, serta lemahnya koordinasi antarsektor. Pemerintah daerah merespons tantangan ini melalui penguatan kapasitas kader, optimalisasi teknologi pemantauan, dan advokasi lintas sektor. Kesimpulan: Implementasi kebijakan penurunan stunting di Kabupaten Mamuju telah berjalan sesuai dengan pedoman nasional yang diselaraskan dengan kondisi lokal, namun masih perlu penguatan dalam sinergi multi-aktor, edukasi masyarakat, dan pembangunan infrastruktur pendukung guna percepatan penurunan stunting secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Stunting, Pemerintah Daerah, Kabupaten Mamuju
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00072/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001191942 1
005 _ _ 20260118123912 2
035 # # $a 0010-0126000387 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENURUNKAN ANGKA PREVALENSI STUNTING DI KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT /$c Fahri Ramadhan 4
100 _ # $a Fahri Ramadhan 5
300 # # $a 16 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24272 7
700 3 # $a Sinaga, Jona Bungaran Basuki 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 363.859.846.12 10
084 # # $a 363.859.846.12 FAH i 11
650 # 4 $a Penanggulangan Stunting 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Angka prevalensi stunting di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, masih tergolong tinggi meskipun berbagai kebijakan telah diimplementasikan. Permasalahan ini bersifat multidimensional, dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran masyarakat, budaya pernikahan dini, serta keterbatasan infrastruktur dan layanan dasar. Upaya pemerintah daerah dalam menurunkan stunting menghadapi berbagai kendala dalam implementasinya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Mamuju. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teori implementasi kebijakan Muchlis Hamdi dengan indikator produktivitas, linearitas, dan efisiensi. Hasil/Temuan: Implementasi kebijakan penurunan stunting telah dilakukan melalui intervensi spesifik dan sensitif secara konvergen lintas sektor. Faktor pendukung meliputi komitmen politik, regulasi yang mendukung, dan keberadaan jejaring kerja yang aktif. Namun, ditemukan hambatan berupa rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi, serta lemahnya koordinasi antarsektor. Pemerintah daerah merespons tantangan ini melalui penguatan kapasitas kader, optimalisasi teknologi pemantauan, dan advokasi lintas sektor. Kesimpulan: Implementasi kebijakan penurunan stunting di Kabupaten Mamuju telah berjalan sesuai dengan pedoman nasional yang diselaraskan dengan kondisi lokal, namun masih perlu penguatan dalam sinergi multi-aktor, edukasi masyarakat, dan pembangunan infrastruktur pendukung guna percepatan penurunan stunting secara berkelanjutan. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Stunting, Pemerintah Daerah, Kabupaten Mamuju 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name