Detail Katalog
ID: 28726Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EFEKTIVITAS PENERAPAN APLIKASI SP4N LAPOR DALAM PENGELOLAAN PENGADUAN PELAYANAN MASYARAKAT OLEH DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN MUARA ENIM PROVINSI SUMATERA SELATAN / M. Adam Rifaldi
Pengarang:
M. Adam Rifaldi ; Harry Mulya Zein
M. Adam Rifaldi ; Harry Mulya Zein
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Kebijakan Pemerintahan
Deskripsi Fisik:
14
14
Nomor Panggil:
352.345 981 614 2 M. e
352.345 981 614 2 M. e
Control Number:
INLIS000000001191981
INLIS000000001191981
BIB ID:
0010-0126000426
0010-0126000426
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis
digital menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta
efisiensi kinerja pemerintahan di era transformasi digital. Salah satu upaya konkret pemerintah
dalam hal ini adalah melalui implementasi aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan
Publik Nasional (SP4N) LAPOR. Namun dalam pelaksanaannya, Dinas Komunikasi dan
Informatika Kabupaten Muara Enim masih menghadapi berbagai hambatan, seperti lemahnya
koordinasi antar instansi, kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, keterbatasan sumber daya
manusia, serta lambatnya respon dalam menangani aduan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan aplikasi SP4N LAPOR oleh Dinas
Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara Enim. Metode: Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bidang Pengelola Data
Informasi Publik dan Statistik, Staff Pengelola Opini Publik, Staff pengelola aplikasi SP4N
LAPOR, dan masyarakat, serta melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data
menggunakan teori efektivitas Richard Steers dengan tiga dimensi yaitu pencapaian tujuan,
integrasi, dan adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas
penerapan aplikasi SP4N LAPOR oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara
Enim belum optimal berdasarkan tiga dimensi efektivitas menurut Richard Steers. Pada
dimensi pencapaian tujuan, terjadi peningkatan jumlah laporan pengaduan, namun hal ini tidak
diikuti oleh peningkatan kualitas penanganan, karena rata-rata waktu penyelesaian pengaduan
justru meningkat, bahkan beberapa laporan tidak mendapat tindak lanjut. Pada dimensi
integrasi, ditemukan lemahnya koordinasi antarinstansi, serta tidak adanya sistem pelacakan
lanjutan yang terintegrasi menyebabkan proses tindak lanjut menjadi tidak sinkron. Sementara
itu, pada dimensi adaptasi, aplikasi belum mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan
kemampuan masyarakat karena masih rendahnya literasi digital, kurangnya sosialisasi terkait
penggunaan SP4N LAPOR, serta keterbatasan SDM yang menangani aduan, terutama pada
aspek teknis dan komunikasi. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun dari sisi aksesibilitas
sistem SP4N LAPOR sudah memadai, efektivitas pelaksanaannya masih terhambat oleh aspek
koordinatif, edukatif, dan operasional yang belum tertangani secara menyeluruh. Kesimpulan:
Dapat disimpulkan bahwa efektivitas penerapan aplikasi SP4N LAPOR di Kabupaten Muara
Enim belum optimal. Meskipun aplikasi ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan
kualitas pelayanan publik, namun diperlukan perbaikan secara menyeluruh, terutama dalam
aspek koordinasi kelembagaan dan peningkatan edukasi masyarakat agar pelayanan pengaduan
dapat berjalan lebih responsif dan terintegrasi.
Kata Kunci : Efektivitas, SP4N LAPOR, Pelayanan Masyarakat
digital menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta
efisiensi kinerja pemerintahan di era transformasi digital. Salah satu upaya konkret pemerintah
dalam hal ini adalah melalui implementasi aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan
Publik Nasional (SP4N) LAPOR. Namun dalam pelaksanaannya, Dinas Komunikasi dan
Informatika Kabupaten Muara Enim masih menghadapi berbagai hambatan, seperti lemahnya
koordinasi antar instansi, kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, keterbatasan sumber daya
manusia, serta lambatnya respon dalam menangani aduan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan aplikasi SP4N LAPOR oleh Dinas
Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara Enim. Metode: Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bidang Pengelola Data
Informasi Publik dan Statistik, Staff Pengelola Opini Publik, Staff pengelola aplikasi SP4N
LAPOR, dan masyarakat, serta melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data
menggunakan teori efektivitas Richard Steers dengan tiga dimensi yaitu pencapaian tujuan,
integrasi, dan adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas
penerapan aplikasi SP4N LAPOR oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara
Enim belum optimal berdasarkan tiga dimensi efektivitas menurut Richard Steers. Pada
dimensi pencapaian tujuan, terjadi peningkatan jumlah laporan pengaduan, namun hal ini tidak
diikuti oleh peningkatan kualitas penanganan, karena rata-rata waktu penyelesaian pengaduan
justru meningkat, bahkan beberapa laporan tidak mendapat tindak lanjut. Pada dimensi
integrasi, ditemukan lemahnya koordinasi antarinstansi, serta tidak adanya sistem pelacakan
lanjutan yang terintegrasi menyebabkan proses tindak lanjut menjadi tidak sinkron. Sementara
itu, pada dimensi adaptasi, aplikasi belum mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan
kemampuan masyarakat karena masih rendahnya literasi digital, kurangnya sosialisasi terkait
penggunaan SP4N LAPOR, serta keterbatasan SDM yang menangani aduan, terutama pada
aspek teknis dan komunikasi. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun dari sisi aksesibilitas
sistem SP4N LAPOR sudah memadai, efektivitas pelaksanaannya masih terhambat oleh aspek
koordinatif, edukatif, dan operasional yang belum tertangani secara menyeluruh. Kesimpulan:
Dapat disimpulkan bahwa efektivitas penerapan aplikasi SP4N LAPOR di Kabupaten Muara
Enim belum optimal. Meskipun aplikasi ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan
kualitas pelayanan publik, namun diperlukan perbaikan secara menyeluruh, terutama dalam
aspek koordinasi kelembagaan dan peningkatan edukasi masyarakat agar pelayanan pengaduan
dapat berjalan lebih responsif dan terintegrasi.
Kata Kunci : Efektivitas, SP4N LAPOR, Pelayanan Masyarakat
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06642/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001191981 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260119102320 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000426 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EFEKTIVITAS PENERAPAN APLIKASI SP4N LAPOR DALAM PENGELOLAAN PENGADUAN PELAYANAN MASYARAKAT OLEH DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN MUARA ENIM PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c M. Adam Rifaldi | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a M. Adam Rifaldi | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 14 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22597 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Harry Mulya Zein | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.345 981 614 2 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.345 981 614 2 M. e | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Kebijakan Pemerintahan | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi kinerja pemerintahan di era transformasi digital. Salah satu upaya konkret pemerintah dalam hal ini adalah melalui implementasi aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) LAPOR. Namun dalam pelaksanaannya, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara Enim masih menghadapi berbagai hambatan, seperti lemahnya koordinasi antar instansi, kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia, serta lambatnya respon dalam menangani aduan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan aplikasi SP4N LAPOR oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara Enim. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bidang Pengelola Data Informasi Publik dan Statistik, Staff Pengelola Opini Publik, Staff pengelola aplikasi SP4N LAPOR, dan masyarakat, serta melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori efektivitas Richard Steers dengan tiga dimensi yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerapan aplikasi SP4N LAPOR oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara Enim belum optimal berdasarkan tiga dimensi efektivitas menurut Richard Steers. Pada dimensi pencapaian tujuan, terjadi peningkatan jumlah laporan pengaduan, namun hal ini tidak diikuti oleh peningkatan kualitas penanganan, karena rata-rata waktu penyelesaian pengaduan justru meningkat, bahkan beberapa laporan tidak mendapat tindak lanjut. Pada dimensi integrasi, ditemukan lemahnya koordinasi antarinstansi, serta tidak adanya sistem pelacakan lanjutan yang terintegrasi menyebabkan proses tindak lanjut menjadi tidak sinkron. Sementara itu, pada dimensi adaptasi, aplikasi belum mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat karena masih rendahnya literasi digital, kurangnya sosialisasi terkait penggunaan SP4N LAPOR, serta keterbatasan SDM yang menangani aduan, terutama pada aspek teknis dan komunikasi. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun dari sisi aksesibilitas sistem SP4N LAPOR sudah memadai, efektivitas pelaksanaannya masih terhambat oleh aspek koordinatif, edukatif, dan operasional yang belum tertangani secara menyeluruh. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa efektivitas penerapan aplikasi SP4N LAPOR di Kabupaten Muara Enim belum optimal. Meskipun aplikasi ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, namun diperlukan perbaikan secara menyeluruh, terutama dalam aspek koordinasi kelembagaan dan peningkatan edukasi masyarakat agar pelayanan pengaduan dapat berjalan lebih responsif dan terintegrasi. Kata Kunci : Efektivitas, SP4N LAPOR, Pelayanan Masyarakat | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 19 Jan 2026