Detail Katalog

ID: 28738
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGULANGAN STUNTING DI KABUPATEN LOMBOK UTARA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT / Ahmad Haikal Amry

Pengarang:
Ahmad Haikal Amry ; Hyronimus Rowa
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Masalah Stunting
Deskripsi Fisik:
12
Nomor Panggil:
363.859 865 14 AHM i
Control Number:
INLIS000000001191993
BIB ID:
0010-0126000438
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Lombok Utara tercatat memiliki
prevalensi stunting sebesar 18,03%, melebihi target nasional 14%, sehingga memerlukan upaya
intervensi kebijakan yang efektif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi implementasi kebijakan Program Percepatan
Penurunan dan Pencegahan Stunting Terintegrasi, pada pelaksanaan Program Aksi
Konvergensi oleh 8 OPD di Kabupaten Lombok Utara. Metode : Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Pada penelitian ini terdapat 12 informan yang terdiri dari Kepala Bappeda, Kepala
Dinas Kesehatan, Kepala Satgas (satuan tugas) Stunting, Kepala Puskesmas, LSM, dan
Masyarakat Kabupaten Lombok Utara. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa
implementasi program aksi konvergensi oleh 8 OPD di Kabupaten Lombok Utara telah
berjalan cukup baik ditunjukkan dengan adanya penurunan angka stunting di tahun 2023
sekitar 18,03% menjadi 13,5% di akhir tahun 2024, namun masih terdapat beberapa kendala
seperti koordinasi antar aktor yang belum optimal dan keterbatasan sumber daya. Kesimpulan:
Pelaksanaan program aksi konvergensi pada penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan
implementasi memerlukan penguatan kolaborasi lintas sektor serta peningkatan komitmen
bersama dari seluruh pemangku kepentingan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten
Lombok Utara secara berkelanjutan.
Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Penanggulangan, Stunting
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06660/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001191993 1
005 _ _ 20260119112010 2
035 # # $a 0010-0126000438 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGULANGAN STUNTING DI KABUPATEN LOMBOK UTARA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT /$c Ahmad Haikal Amry 4
100 _ # $a Ahmad Haikal Amry 5
300 # # $a 12 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23709 7
700 _ # $a Hyronimus Rowa 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 363.859 865 14 10
084 # # $a 363.859 865 14 AHM i 11
650 # 4 $a Masalah Stunting 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Lombok Utara tercatat memiliki prevalensi stunting sebesar 18,03%, melebihi target nasional 14%, sehingga memerlukan upaya intervensi kebijakan yang efektif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi implementasi kebijakan Program Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting Terintegrasi, pada pelaksanaan Program Aksi Konvergensi oleh 8 OPD di Kabupaten Lombok Utara. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini terdapat 12 informan yang terdiri dari Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Satgas (satuan tugas) Stunting, Kepala Puskesmas, LSM, dan Masyarakat Kabupaten Lombok Utara. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program aksi konvergensi oleh 8 OPD di Kabupaten Lombok Utara telah berjalan cukup baik ditunjukkan dengan adanya penurunan angka stunting di tahun 2023 sekitar 18,03% menjadi 13,5% di akhir tahun 2024, namun masih terdapat beberapa kendala seperti koordinasi antar aktor yang belum optimal dan keterbatasan sumber daya. Kesimpulan: Pelaksanaan program aksi konvergensi pada penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi memerlukan penguatan kolaborasi lintas sektor serta peningkatan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Lombok Utara secara berkelanjutan. Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Penanggulangan, Stunting 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name