Detail Katalog
ID: 28740Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EVALUASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KEMANTREN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KEMANTREN UMBULHARJO KOTA YOGYAKARTA PROVINSI D.I. YOGYAKARTA / Dwi Irawan Jati
Pengarang:
Dwi Irawan Jati ; Sarwani
Dwi Irawan Jati ; Sarwani
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Permasalahan Sampah
Deskripsi Fisik:
15
15
Nomor Panggil:
363.728 598 275 DWI e
363.728 598 275 DWI e
Control Number:
INLIS000000001191995
INLIS000000001191995
BIB ID:
0010-0126000440
0010-0126000440
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan pengelolaan sampah di wilayah
perkotaan seperti Kota Yogyakarta terus menjadi tantangan serius meskipun telah banyak
kebijakan diterbitkan. Salah satu gap utama dalam penelitian ini adalah belum optimalnya
peran Pemerintah Kemantren dalam mengimplementasikan kebijakan pengelolaan sampah,
khususnya pasca penutupan TPA Piyungan yang memunculkan pembuangan ilegal. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengelolaan sampah oleh Pemerintah
Kemantren Umbulharjo Kota Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan
deskriptif kualitatif dengan informan dari Pemerintah Kemantren Umbulharjo dan Dinas
Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara
mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data,
penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Penelitian ini menggunakan teori
evaluasi kebijakan Dunn (2003) dengan enam dimensi: efektivitas, efisiensi, kecukupan,
pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kebijakan pengelolaan sampah belum berjalan optimal. Hal ini ditunjukkan dengan
terbatasnya alokasi anggaran, rendahnya partisipasi masyarakat, minimnya jumlah tenaga kerja
dan fasilitas pengelolaan sampah. Faktor penghambat lainnya ialah kurangnya kesadaran
masyarakat serta sarana dan prasarana yang belum memadai. Upaya perbaikan dilakukan
melalui sosialisasi, pengusulan penambahan tenaga dan sarana, serta kolaborasi dengan Dinas
Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta. Kesimpulan: Pemerintah Kemantren Umbulharjo perlu
meningkatkan sosialisasi menyeluruh kepada masyarakat, mengalokasikan dana secara
proporsional, dan memperkuat strategi kolaboratif lintas instansi untuk mengatasi
permasalahan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
perkotaan seperti Kota Yogyakarta terus menjadi tantangan serius meskipun telah banyak
kebijakan diterbitkan. Salah satu gap utama dalam penelitian ini adalah belum optimalnya
peran Pemerintah Kemantren dalam mengimplementasikan kebijakan pengelolaan sampah,
khususnya pasca penutupan TPA Piyungan yang memunculkan pembuangan ilegal. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengelolaan sampah oleh Pemerintah
Kemantren Umbulharjo Kota Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan
deskriptif kualitatif dengan informan dari Pemerintah Kemantren Umbulharjo dan Dinas
Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara
mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data,
penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Penelitian ini menggunakan teori
evaluasi kebijakan Dunn (2003) dengan enam dimensi: efektivitas, efisiensi, kecukupan,
pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kebijakan pengelolaan sampah belum berjalan optimal. Hal ini ditunjukkan dengan
terbatasnya alokasi anggaran, rendahnya partisipasi masyarakat, minimnya jumlah tenaga kerja
dan fasilitas pengelolaan sampah. Faktor penghambat lainnya ialah kurangnya kesadaran
masyarakat serta sarana dan prasarana yang belum memadai. Upaya perbaikan dilakukan
melalui sosialisasi, pengusulan penambahan tenaga dan sarana, serta kolaborasi dengan Dinas
Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta. Kesimpulan: Pemerintah Kemantren Umbulharjo perlu
meningkatkan sosialisasi menyeluruh kepada masyarakat, mengalokasikan dana secara
proporsional, dan memperkuat strategi kolaboratif lintas instansi untuk mengatasi
permasalahan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06664/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001191995 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260119113357 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000440 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EVALUASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KEMANTREN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KEMANTREN UMBULHARJO KOTA YOGYAKARTA PROVINSI D.I. YOGYAKARTA /$c Dwi Irawan Jati | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Dwi Irawan Jati | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 15 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24827 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Sarwani | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.728 598 275 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.728 598 275 DWI e | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Permasalahan Sampah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan pengelolaan sampah di wilayah perkotaan seperti Kota Yogyakarta terus menjadi tantangan serius meskipun telah banyak kebijakan diterbitkan. Salah satu gap utama dalam penelitian ini adalah belum optimalnya peran Pemerintah Kemantren dalam mengimplementasikan kebijakan pengelolaan sampah, khususnya pasca penutupan TPA Piyungan yang memunculkan pembuangan ilegal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengelolaan sampah oleh Pemerintah Kemantren Umbulharjo Kota Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan informan dari Pemerintah Kemantren Umbulharjo dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan Dunn (2003) dengan enam dimensi: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah belum berjalan optimal. Hal ini ditunjukkan dengan terbatasnya alokasi anggaran, rendahnya partisipasi masyarakat, minimnya jumlah tenaga kerja dan fasilitas pengelolaan sampah. Faktor penghambat lainnya ialah kurangnya kesadaran masyarakat serta sarana dan prasarana yang belum memadai. Upaya perbaikan dilakukan melalui sosialisasi, pengusulan penambahan tenaga dan sarana, serta kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta. Kesimpulan: Pemerintah Kemantren Umbulharjo perlu meningkatkan sosialisasi menyeluruh kepada masyarakat, mengalokasikan dana secara proporsional, dan memperkuat strategi kolaboratif lintas instansi untuk mengatasi permasalahan pengelolaan sampah secara berkelanjutan. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 19 Jan 2026