Detail Katalog
ID: 28817Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENGARUH KUALITAS APLIKASI KUDUS MOBILE CITY TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA DALAM PELAYANAN PUBLIK MENGGUNAKAN METODE E-GOVQUAL DI KABUPATEN KUDUS / Muhammad Fajar Amiruddin
Pengarang:
Muhammad Fajar Amiruddin ; Murdiyana
Muhammad Fajar Amiruddin ; Murdiyana
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Aplikasi Pemerintah
Deskripsi Fisik:
10 : Ilus
10 : Ilus
Nomor Panggil:
004.678 598 266 1 MUH p
004.678 598 266 1 MUH p
Control Number:
INLIS000000001192069
INLIS000000001192069
BIB ID:
0010-0126000514
0010-0126000514
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan
antara ekspektasi dan persepsi pengguna terhadap kualitas layanan Aplikasi Kudus Mobile City,
khususnya pada dimensi efisiensi dan keandalan. Meskipun aplikasi ini merupakan inovasi digital
Pemerintah Kabupaten Kudus dalam rangka mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), masih ditemukan kendala dalam aspek teknis dan kepuasan pengguna. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas Aplikasi Kudus Mobile City terhadap kepuasan pengguna dalam pelayanan publik di Kabupaten Kudus dengan menggunakan metode E-GovQual. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 75 responden yang merupakan pengguna aktif aplikasi dan dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner berbasis skala Likert, dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS versi 27. Kualitas aplikasi diukur berdasarkan empat dimensi E-GovQual, yaitu Efficiency, Trust, Reliability, dan Citizen Support. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat dimensi kualitas aplikasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 93,6%. Secara parsial, dimensi Trust dan Citizen Support memiliki pengaruh positif dan signifikan, sedangkan dimensi Efficiency dan Reliability memberikan pengaruh negatif namun tetap signifikan, yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara harapan dan persepsi pengguna terhadap efisiensi dan keandalan aplikasi. Kesimpulan: Kualitas Aplikasi Kudus Mobile City memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kepuasan pengguna dalam pelayanan publik. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kudus dan Diskominfo perlu meningkatkan performa teknis aplikasi, memperbaiki antarmuka pengguna agar lebih ramah dan intuitif, serta memperkuat layanan dukungan kepada masyarakat. Temuan ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan pelayanan publik digital yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan sesuai arah pembangunan Smart City di Kabupaten Kudus.
Kata kunci: Kudus Mobile City, E-GovQual, Kepuasan Pengguna, Pelayanan Publik, SPBE
antara ekspektasi dan persepsi pengguna terhadap kualitas layanan Aplikasi Kudus Mobile City,
khususnya pada dimensi efisiensi dan keandalan. Meskipun aplikasi ini merupakan inovasi digital
Pemerintah Kabupaten Kudus dalam rangka mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), masih ditemukan kendala dalam aspek teknis dan kepuasan pengguna. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas Aplikasi Kudus Mobile City terhadap kepuasan pengguna dalam pelayanan publik di Kabupaten Kudus dengan menggunakan metode E-GovQual. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 75 responden yang merupakan pengguna aktif aplikasi dan dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner berbasis skala Likert, dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS versi 27. Kualitas aplikasi diukur berdasarkan empat dimensi E-GovQual, yaitu Efficiency, Trust, Reliability, dan Citizen Support. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat dimensi kualitas aplikasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 93,6%. Secara parsial, dimensi Trust dan Citizen Support memiliki pengaruh positif dan signifikan, sedangkan dimensi Efficiency dan Reliability memberikan pengaruh negatif namun tetap signifikan, yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara harapan dan persepsi pengguna terhadap efisiensi dan keandalan aplikasi. Kesimpulan: Kualitas Aplikasi Kudus Mobile City memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kepuasan pengguna dalam pelayanan publik. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kudus dan Diskominfo perlu meningkatkan performa teknis aplikasi, memperbaiki antarmuka pengguna agar lebih ramah dan intuitif, serta memperkuat layanan dukungan kepada masyarakat. Temuan ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan pelayanan publik digital yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan sesuai arah pembangunan Smart City di Kabupaten Kudus.
Kata kunci: Kudus Mobile City, E-GovQual, Kepuasan Pengguna, Pelayanan Publik, SPBE
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06696/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192069 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260120095913 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000514 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENGARUH KUALITAS APLIKASI KUDUS MOBILE CITY TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA DALAM PELAYANAN PUBLIK MENGGUNAKAN METODE E-GOVQUAL DI KABUPATEN KUDUS /$c Muhammad Fajar Amiruddin | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Muhammad Fajar Amiruddin | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 10 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20734 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Murdiyana | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 004.678 598 266 1 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 004.678 598 266 1 MUH p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Aplikasi Pemerintah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara ekspektasi dan persepsi pengguna terhadap kualitas layanan Aplikasi Kudus Mobile City, khususnya pada dimensi efisiensi dan keandalan. Meskipun aplikasi ini merupakan inovasi digital Pemerintah Kabupaten Kudus dalam rangka mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), masih ditemukan kendala dalam aspek teknis dan kepuasan pengguna. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas Aplikasi Kudus Mobile City terhadap kepuasan pengguna dalam pelayanan publik di Kabupaten Kudus dengan menggunakan metode E-GovQual. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 75 responden yang merupakan pengguna aktif aplikasi dan dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner berbasis skala Likert, dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS versi 27. Kualitas aplikasi diukur berdasarkan empat dimensi E-GovQual, yaitu Efficiency, Trust, Reliability, dan Citizen Support. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat dimensi kualitas aplikasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 93,6%. Secara parsial, dimensi Trust dan Citizen Support memiliki pengaruh positif dan signifikan, sedangkan dimensi Efficiency dan Reliability memberikan pengaruh negatif namun tetap signifikan, yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara harapan dan persepsi pengguna terhadap efisiensi dan keandalan aplikasi. Kesimpulan: Kualitas Aplikasi Kudus Mobile City memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kepuasan pengguna dalam pelayanan publik. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kudus dan Diskominfo perlu meningkatkan performa teknis aplikasi, memperbaiki antarmuka pengguna agar lebih ramah dan intuitif, serta memperkuat layanan dukungan kepada masyarakat. Temuan ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan pelayanan publik digital yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan sesuai arah pembangunan Smart City di Kabupaten Kudus. Kata kunci: Kudus Mobile City, E-GovQual, Kepuasan Pengguna, Pelayanan Publik, SPBE | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 20 Jan 2026