Detail Katalog
ID: 28823Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BKPSDM KABUPATEN BOMBANA PROVINSI SULAWESI TENGGARA / Muh Mirza Gibran
Pengarang:
Muh Mirza Gibran ; Ajud Tajudin
Muh Mirza Gibran ; Ajud Tajudin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Manajemen Kepegawaian
Deskripsi Fisik:
15
15
Nomor Panggil:
658.359 848 33 MUH p
658.359 848 33 MUH p
Control Number:
INLIS000000001192075
INLIS000000001192075
BIB ID:
0010-0126000520
0010-0126000520
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN)
menjadi bagian penting dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan adaptif. Namun, di
BKPSDM Kabupaten Bombana masih ditemukan berbagai kendala, seperti rendahnya partisipasi
pegawai dalam pelatihan, belum relevannya diklat dengan kebutuhan jabatan, serta belum adanya
strategi kelembagaan yang berbasis data kinerja. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan
antara kebutuhan pengembangan kompetensi dengan pelaksanaan aktual di lapangan. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran empirik dan menganalisis pengembangan
kompetensi Pegawai Negeri Sipil di BKPSDM Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan
data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi di BKPSDM Kabupaten Bombana belum berjalan
secara optimal dilihat dari 4 indikator yang digunakan hanya 2 indikator saja yang menunjukkan
hasil yang baik. Hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, minimnya evaluasi
pascapelatihan, serta rendahnya motivasi dan partisipasi pegawai. Kesimpulan: Pengembangan
kompetensi ASN di BKPSDM Kabupaten Bombana masih belum berjalan optimal dihadapi
berbagai tantangan struktural dan kultural. Oleh karena itu, diperlukan strategi kelembagaan yang
lebih terarah dan berbasis data, pelibatan pimpinan dalam pembinaan karier, serta penguatan budaya
kerja kolaboratif untuk meningkatkan efektivitas pengembangan sumber daya manusia aparatur.
Kata Kunci: Pengembangan Kompetensi, Pegawai Negeri Sipil, BKPSDM Bombana
menjadi bagian penting dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan adaptif. Namun, di
BKPSDM Kabupaten Bombana masih ditemukan berbagai kendala, seperti rendahnya partisipasi
pegawai dalam pelatihan, belum relevannya diklat dengan kebutuhan jabatan, serta belum adanya
strategi kelembagaan yang berbasis data kinerja. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan
antara kebutuhan pengembangan kompetensi dengan pelaksanaan aktual di lapangan. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran empirik dan menganalisis pengembangan
kompetensi Pegawai Negeri Sipil di BKPSDM Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan
data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi di BKPSDM Kabupaten Bombana belum berjalan
secara optimal dilihat dari 4 indikator yang digunakan hanya 2 indikator saja yang menunjukkan
hasil yang baik. Hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, minimnya evaluasi
pascapelatihan, serta rendahnya motivasi dan partisipasi pegawai. Kesimpulan: Pengembangan
kompetensi ASN di BKPSDM Kabupaten Bombana masih belum berjalan optimal dihadapi
berbagai tantangan struktural dan kultural. Oleh karena itu, diperlukan strategi kelembagaan yang
lebih terarah dan berbasis data, pelibatan pimpinan dalam pembinaan karier, serta penguatan budaya
kerja kolaboratif untuk meningkatkan efektivitas pengembangan sumber daya manusia aparatur.
Kata Kunci: Pengembangan Kompetensi, Pegawai Negeri Sipil, BKPSDM Bombana
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06699/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192075 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260120100905 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000520 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BKPSDM KABUPATEN BOMBANA PROVINSI SULAWESI TENGGARA /$c Muh Mirza Gibran | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Muh Mirza Gibran | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 15 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24081 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Ajud Tajudin | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 658.359 848 33 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 658.359 848 33 MUH p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Manajemen Kepegawaian | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi bagian penting dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan adaptif. Namun, di BKPSDM Kabupaten Bombana masih ditemukan berbagai kendala, seperti rendahnya partisipasi pegawai dalam pelatihan, belum relevannya diklat dengan kebutuhan jabatan, serta belum adanya strategi kelembagaan yang berbasis data kinerja. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan pengembangan kompetensi dengan pelaksanaan aktual di lapangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran empirik dan menganalisis pengembangan kompetensi Pegawai Negeri Sipil di BKPSDM Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi di BKPSDM Kabupaten Bombana belum berjalan secara optimal dilihat dari 4 indikator yang digunakan hanya 2 indikator saja yang menunjukkan hasil yang baik. Hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, minimnya evaluasi pascapelatihan, serta rendahnya motivasi dan partisipasi pegawai. Kesimpulan: Pengembangan kompetensi ASN di BKPSDM Kabupaten Bombana masih belum berjalan optimal dihadapi berbagai tantangan struktural dan kultural. Oleh karena itu, diperlukan strategi kelembagaan yang lebih terarah dan berbasis data, pelibatan pimpinan dalam pembinaan karier, serta penguatan budaya kerja kolaboratif untuk meningkatkan efektivitas pengembangan sumber daya manusia aparatur. Kata Kunci: Pengembangan Kompetensi, Pegawai Negeri Sipil, BKPSDM Bombana | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 20 Jan 2026