Detail Katalog
ID: 28824Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
OPTIMALISASI TATA KELOLA PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATAWAN KE HARANGGAOL KABUPATEN SIMALUNGUN PROVINSI SUMATERA UTARA / Alonta Onenimus Jawak
Pengarang:
Alonta Onenimus Jawak ; Helwani
Alonta Onenimus Jawak ; Helwani
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
perkembangan ekonomi dan pariwisata
Deskripsi Fisik:
11
11
Nomor Panggil:
338.959 812 33 ALO o
338.959 812 33 ALO o
Control Number:
INLIS000000001192076
INLIS000000001192076
BIB ID:
0010-0126000521
0010-0126000521
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Optimalisasi tata kelola pariwisata dan ekonomi kreatif di
Haranggaol, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, mengalami kesenjangan antara
potensi besar dan realitas pengelolaan yang ada. Meskipun memiliki daya tarik alami dan budaya
yang luar biasa, sektor pariwisata di kawasan ini menghadapi berbagai tantangan, seperti infrastruktur yang buruk, minimnya fasilitas pendukung, serta kurangnya keterlibatan masyarakat
lokal dalam pengembangan ekonomi kreatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
optimalisasi tata kelola pariwisata dan ekonomi kreatif di Haranggaol guna meningkatkan daya tarik wisatawan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa pengelolaan pariwisata di Haranggaol belum optimal, dengan aspek perencanaan strategis yang masih lemah, keterbatasan sarana dan prasarana, serta rendahnya keterlibatan masyarakat. Tantangan utama termasuk infrastruktur yang tidak memadai dan dampak negatif dari keramba jaring apung. Namun, terdapat peluang signifikan dari potensi alam dan tren wisata yang dapat dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak pengunjung. Kesimpulan: Optimalisasi tata kelola pariwisata dan ekonomi kreatif di Haranggaol memerlukan pendekatan yang lebih kolaboratif dan berkelanjutan. Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Simalungun diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam merumuskan kebijakan dan program yang mendukung pengembangan pariwisata secara terpadu.
Kata Kunci: Optimalisasi, Tata Kelola, Pariwisata
Haranggaol, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, mengalami kesenjangan antara
potensi besar dan realitas pengelolaan yang ada. Meskipun memiliki daya tarik alami dan budaya
yang luar biasa, sektor pariwisata di kawasan ini menghadapi berbagai tantangan, seperti infrastruktur yang buruk, minimnya fasilitas pendukung, serta kurangnya keterlibatan masyarakat
lokal dalam pengembangan ekonomi kreatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
optimalisasi tata kelola pariwisata dan ekonomi kreatif di Haranggaol guna meningkatkan daya tarik wisatawan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa pengelolaan pariwisata di Haranggaol belum optimal, dengan aspek perencanaan strategis yang masih lemah, keterbatasan sarana dan prasarana, serta rendahnya keterlibatan masyarakat. Tantangan utama termasuk infrastruktur yang tidak memadai dan dampak negatif dari keramba jaring apung. Namun, terdapat peluang signifikan dari potensi alam dan tren wisata yang dapat dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak pengunjung. Kesimpulan: Optimalisasi tata kelola pariwisata dan ekonomi kreatif di Haranggaol memerlukan pendekatan yang lebih kolaboratif dan berkelanjutan. Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Simalungun diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam merumuskan kebijakan dan program yang mendukung pengembangan pariwisata secara terpadu.
Kata Kunci: Optimalisasi, Tata Kelola, Pariwisata
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06700/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192076 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260120100931 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000521 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a OPTIMALISASI TATA KELOLA PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATAWAN KE HARANGGAOL KABUPATEN SIMALUNGUN PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Alonta Onenimus Jawak | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Alonta Onenimus Jawak | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 11 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23528 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Helwani | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 338.959 812 33 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 338.959 812 33 ALO o | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a perkembangan ekonomi dan pariwisata | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Optimalisasi tata kelola pariwisata dan ekonomi kreatif di Haranggaol, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, mengalami kesenjangan antara potensi besar dan realitas pengelolaan yang ada. Meskipun memiliki daya tarik alami dan budaya yang luar biasa, sektor pariwisata di kawasan ini menghadapi berbagai tantangan, seperti infrastruktur yang buruk, minimnya fasilitas pendukung, serta kurangnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan ekonomi kreatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi tata kelola pariwisata dan ekonomi kreatif di Haranggaol guna meningkatkan daya tarik wisatawan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa pengelolaan pariwisata di Haranggaol belum optimal, dengan aspek perencanaan strategis yang masih lemah, keterbatasan sarana dan prasarana, serta rendahnya keterlibatan masyarakat. Tantangan utama termasuk infrastruktur yang tidak memadai dan dampak negatif dari keramba jaring apung. Namun, terdapat peluang signifikan dari potensi alam dan tren wisata yang dapat dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak pengunjung. Kesimpulan: Optimalisasi tata kelola pariwisata dan ekonomi kreatif di Haranggaol memerlukan pendekatan yang lebih kolaboratif dan berkelanjutan. Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Simalungun diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam merumuskan kebijakan dan program yang mendukung pengembangan pariwisata secara terpadu. Kata Kunci: Optimalisasi, Tata Kelola, Pariwisata | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 20 Jan 2026