Detail Katalog

ID: 28866
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

STRATEGI TIM SATGAS DALAM PENERTIBAN ILLEGAL DRILLING DI KABUPATEN MUSI BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN / Syali Agusti

Pengarang:
Syali Agusti ; Baiq Aprimawati
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
strategi penertiban
Deskripsi Fisik:
18 : Ilus
Nomor Panggil:
363.759 816 15 SYA s
Control Number:
INLIS000000001192117
BIB ID:
0010-0126000562
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Penelitian ini berangkat dari adanya fenomena kegiatan pencurian minyak melalui pengeboran ilegal masih terus terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin. Kekurangan pengawasan pemerintah dan kurangnya perhatian dalam merawat sumur-sumur tua di kecamatan tersebut menjadi pemicunya. Tak hanya itu, kurangnya keseriusan pemerintah dan penegak hukum turut menyebabkan meningkatnya praktik illegal drilling. Keberadaan Tim Satgas diharapkan mampu melaksanakan strategi yang tepat dalam mengatasi masalah ini. Strategi yang tepat tentu saja dibutuhkan agar penertiban illegal drilling yang dilakukan oleh Tim Satgas dapat berjalan dengan maksimal. Tujuan: Oleh karena itu, tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk menemukan faktor faktor penghambat dalam penertiban dan strategi untuk mengatasinya. Metode: Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi menurut Quinn. Dalam proses penelitian peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan
teknik pengupulan data wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini adalah Penertiban illegal drilling di Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan upaya belum optimal dalam menciptakan wilayah yang aman dan tertib, bebas dari aktivitas ilegal yang merusak. Kesimpulan: Meskipun terdapat berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kesulitan akses lokasi, rendahnya pemahaman masyarakat, keterbatasan peralatan, tantangan penegakan hukum, serta ketergantungan ekonomi masyarakat terhadap aktivitas ini.
Untuk mengatasi hambatan tersebut, dilakukan strategi seperti sosialisasi dan edukasi intensif, patroli berkala, pemanfaatan alat bantu seperti drone dan CCTV, serta penguatan koordinasi antarinstansi guna memastikan konsistensi penegakan hukum.
Kata Kunci: Strategi, Penertiban, Illegal Drilling, Satgas
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06724/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192117 1
005 _ _ 20260120112647 2
035 # # $a 0010-0126000562 3
245 1 # $a STRATEGI TIM SATGAS DALAM PENERTIBAN ILLEGAL DRILLING DI KABUPATEN MUSI BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c Syali Agusti 4
100 _ # $a Syali Agusti 5
300 # # $a 18 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20242 7
700 _ # $a Baiq Aprimawati 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 363.759 816 15 10
084 # # $a 363.759 816 15 SYA s 11
650 # 4 $a strategi penertiban 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Penelitian ini berangkat dari adanya fenomena kegiatan pencurian minyak melalui pengeboran ilegal masih terus terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin. Kekurangan pengawasan pemerintah dan kurangnya perhatian dalam merawat sumur-sumur tua di kecamatan tersebut menjadi pemicunya. Tak hanya itu, kurangnya keseriusan pemerintah dan penegak hukum turut menyebabkan meningkatnya praktik illegal drilling. Keberadaan Tim Satgas diharapkan mampu melaksanakan strategi yang tepat dalam mengatasi masalah ini. Strategi yang tepat tentu saja dibutuhkan agar penertiban illegal drilling yang dilakukan oleh Tim Satgas dapat berjalan dengan maksimal. Tujuan: Oleh karena itu, tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk menemukan faktor faktor penghambat dalam penertiban dan strategi untuk mengatasinya. Metode: Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi menurut Quinn. Dalam proses penelitian peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengupulan data wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini adalah Penertiban illegal drilling di Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan upaya belum optimal dalam menciptakan wilayah yang aman dan tertib, bebas dari aktivitas ilegal yang merusak. Kesimpulan: Meskipun terdapat berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kesulitan akses lokasi, rendahnya pemahaman masyarakat, keterbatasan peralatan, tantangan penegakan hukum, serta ketergantungan ekonomi masyarakat terhadap aktivitas ini. Untuk mengatasi hambatan tersebut, dilakukan strategi seperti sosialisasi dan edukasi intensif, patroli berkala, pemanfaatan alat bantu seperti drone dan CCTV, serta penguatan koordinasi antarinstansi guna memastikan konsistensi penegakan hukum. Kata Kunci: Strategi, Penertiban, Illegal Drilling, Satgas 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name