Detail Katalog

ID: 28906
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN PADA GENERASI MUDA DI KOTA JAMBI / ALIFA VIKRI

Pengarang:
ALIFA VIKRI ; Djohermansyah Djohan
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Ideologi Nasionalis
Deskripsi Fisik:
10 : ilus
Nomor Panggil:
320.545 981 541 ALI p
Control Number:
INLIS000000001192157
BIB ID:
0010-0126000602
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Generasi muda Indonesia menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Gejala menurunnya pemahaman terhadap ideologi Pancasila, kurangnya apresiasi terhadap simbol-simbol negara, serta meningkatnya kenakalan remaja mencerminkan adanya degradasi wawasan kebangsaan di kalangan pemuda. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jambi dalam meningkatkan wawasan kebangsaan generasi muda, mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung, serta merumuskan strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi kendala tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori peran Kesbangpol dari Gede Diva, yang mencakup tiga peran utama: fasilitator, regulator, dan katalisator. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesbangpol telah melaksanakan berbagai program sosialisasi nilai-nilai kebangsaan yang berdampak positif terhadap peningkatan pemahaman generasi muda, meskipun cakupan dan frekuensi kegiatan masih terbatas. Hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, dan kurangnya sinergi dengan lembaga pendidikan. Namun demikian, adanya dukungan dari pemerintah daerah dan komitmen internal Kesbangpol menjadi faktor pendukung yang signifikan. Kesimpulan: Untuk meningkatkan efektivitas peran Kesbangpol dalam penguatan wawasan kebangsaan, diperlukan penguatan kerja sama lintas sektor, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pengembangan program yang adaptif terhadap kebutuhan generasi muda. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan kebijakan nasionalisme di kalangan pemuda secara berkelanjutan. Kata Kunci: Peran Kesbangpol, Generasi Muda, Wawasan Kebangsaan, Nasionalisme.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00150/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192157 1
005 _ _ 20260121071846 2
035 # # $a 0010-0126000602 3
245 1 # $a PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN PADA GENERASI MUDA DI KOTA JAMBI /$c ALIFA VIKRI 4
100 _ # $a ALIFA VIKRI 5
300 # # $a 10 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22944 7
700 _ # $a Djohermansyah Djohan 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 9
082 # # $a 320.545 981 541 10
084 # # $a 320.545 981 541 ALI p 11
650 # 4 $a Ideologi Nasionalis 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Generasi muda Indonesia menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Gejala menurunnya pemahaman terhadap ideologi Pancasila, kurangnya apresiasi terhadap simbol-simbol negara, serta meningkatnya kenakalan remaja mencerminkan adanya degradasi wawasan kebangsaan di kalangan pemuda. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jambi dalam meningkatkan wawasan kebangsaan generasi muda, mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung, serta merumuskan strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi kendala tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori peran Kesbangpol dari Gede Diva, yang mencakup tiga peran utama: fasilitator, regulator, dan katalisator. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesbangpol telah melaksanakan berbagai program sosialisasi nilai-nilai kebangsaan yang berdampak positif terhadap peningkatan pemahaman generasi muda, meskipun cakupan dan frekuensi kegiatan masih terbatas. Hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, dan kurangnya sinergi dengan lembaga pendidikan. Namun demikian, adanya dukungan dari pemerintah daerah dan komitmen internal Kesbangpol menjadi faktor pendukung yang signifikan. Kesimpulan: Untuk meningkatkan efektivitas peran Kesbangpol dalam penguatan wawasan kebangsaan, diperlukan penguatan kerja sama lintas sektor, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pengembangan program yang adaptif terhadap kebutuhan generasi muda. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan kebijakan nasionalisme di kalangan pemuda secara berkelanjutan. Kata Kunci: Peran Kesbangpol, Generasi Muda, Wawasan Kebangsaan, Nasionalisme. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name