Detail Katalog

ID: 28941
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

Efektivitas Program Simulasi dan Edukasi Bencana (SIEDUN) Dalam Membangun Desa Tangguh Bencana di Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat (Studi Kasus di Desa Bandorasa Kulon) : (Studi Kasus di Desa Bandorasa Kulon) / Fatwa Sayidina Alauliya

Pengarang:
Fatwa Sayidina Alauliya ; Dedy Suhendi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Pengamanan dari Bencana
Deskripsi Fisik:
11 : Ilus
Nomor Panggil:
363.345 982 454 FAT e
Control Number:
INLIS000000001192191
BIB ID:
0010-0126000636
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peneliti memfokuskan pada permasalahan bahwa desa Bandorasa Kulon di Kabupaten Kuningan berpotensi dilanda bencana alam dengan tingkat kerentanan yang cukup tinggi, sehingga diperlukan program pembangunan desa tangguh bencana agar masyarakat desa mampu menanggulangi bencana secara mandiri. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas program SIEDUN dalam membangun desa tangguh bencana di Kabupaten 2 Kuningan di Desa Bandorasa Kulon. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teori Sutrisno (2010). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara ( 6 informan), observasi, dan dokumentasi serta teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program SIEDUN di Desa Bandorasa Kulon dapat terlaksana dengan baik dan efektif sehingga dapat memberikan dampak atau perubahan di desa. Program ini mampu mencapai indikator efektivitas seperti pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, dan pencapaian tujuan, serta membawa perubahan nyata melalui pembentukan forum, peta evakuasi, dan jalur evakuasi Kesimpulan: Program Simulasi dan Edukasi Kebencanaan (SIEDUN) di Desa Bandorasa Kulon terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam penanggulangan bencana dan menjadikan Desa Bandorasa Kulon sebagai Desa Tangguh Bencana. Untuk mengoptimalkan pelaksanaan program, disarankan untuk memperluas jangkauan program, melengkapi sarana pendukung, melakukan monitoring secara berkala, dan memperbanyak mitra pendukung pelaksanaan program.
Kata kunci: Desa tangguh bencana, pengurangan risiko bencana, simulasi edukasi
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00164/IPDN/2026 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192191 1
005 _ _ 20260121095958 2
035 # # $a 0010-0126000636 3
245 1 # $a Efektivitas Program Simulasi dan Edukasi Bencana (SIEDUN) Dalam Membangun Desa Tangguh Bencana di Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat (Studi Kasus di Desa Bandorasa Kulon) : $b (Studi Kasus di Desa Bandorasa Kulon) /$c Fatwa Sayidina Alauliya 4
100 _ # $a Fatwa Sayidina Alauliya 5
300 # # $a 11 : $b Ilus 6
700 _ # $a Dedy Suhendi 7
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 8
082 # # $a 363.345 982 454 9
084 # # $a 363.345 982 454 FAT e 10
650 # 4 $a Pengamanan dari Bencana 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peneliti memfokuskan pada permasalahan bahwa desa Bandorasa Kulon di Kabupaten Kuningan berpotensi dilanda bencana alam dengan tingkat kerentanan yang cukup tinggi, sehingga diperlukan program pembangunan desa tangguh bencana agar masyarakat desa mampu menanggulangi bencana secara mandiri. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas program SIEDUN dalam membangun desa tangguh bencana di Kabupaten 2 Kuningan di Desa Bandorasa Kulon. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teori Sutrisno (2010). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara ( 6 informan), observasi, dan dokumentasi serta teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program SIEDUN di Desa Bandorasa Kulon dapat terlaksana dengan baik dan efektif sehingga dapat memberikan dampak atau perubahan di desa. Program ini mampu mencapai indikator efektivitas seperti pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, dan pencapaian tujuan, serta membawa perubahan nyata melalui pembentukan forum, peta evakuasi, dan jalur evakuasi Kesimpulan: Program Simulasi dan Edukasi Kebencanaan (SIEDUN) di Desa Bandorasa Kulon terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam penanggulangan bencana dan menjadikan Desa Bandorasa Kulon sebagai Desa Tangguh Bencana. Untuk mengoptimalkan pelaksanaan program, disarankan untuk memperluas jangkauan program, melengkapi sarana pendukung, melakukan monitoring secara berkala, dan memperbanyak mitra pendukung pelaksanaan program. Kata kunci: Desa tangguh bencana, pengurangan risiko bencana, simulasi edukasi 12
856 # # $a - 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name