Detail Katalog

ID: 29056
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP OPINI BADAN PEMERIKSA KEUANGAN DI KOTA BEKASI / Herjuno Hadyan

Pengarang:
Herjuno Hadyan ; Anindita Primastuti
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Pajak Daerah
Deskripsi Fisik:
15 : Ilus
Nomor Panggil:
336.259 824 22 HER k
Control Number:
INLIS000000001192289
BIB ID:
0010-0126000734
Catatan
Permasalahan (GAP) Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan keuangan dan
transparansi sangat penting untuk akuntabilitas lembaga pemerintah. Di Kota Bekasi,laporan
keuangan masih terdapat kekurangan dalam pengelolaan aset,pelaporan belanja modal dan
sistem pengendalian internal sehingga Badan Pemeriksa Keuangan memberikan opini wajar
dengan pengecualian pada tahun 2021-2023. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas laporan keuangan yang disusun oleh Pemerintah Kota Bekasi. Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Peserta penelitian melibatkan staf dari BPKAD Kota Bekasi, pejabat pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya. Analisis dilakukan berdasarkan teori Mahmudi (2010) dengan menilai laporan keuangan berdasarkan empat dimensi: relevansi, keandalan, dapat dibandingkan, dan dapat dipahami. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan di Kota Bekasi tergolong sedang, dengan ruang untuk perbaikan di semua dimensi. Tantangan utama yang ditemukan meliputi masalah dalam ketepatan waktu dan kelengkapan data keuangan, inkonsistensi dalam penerapan standar pelaporan, dan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap laporan keuangan tersebut. Namun, beberapa langkah positif telah dilakukan untuk meningkatkan keterbandingan laporan dari waktu ke waktu dan transparansi operasional keuangan. Kesimpulan: Untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan dan hasil audit yang lebih baik, Pemerintah Kota Bekasi perlu fokus pada perbaikan ketepatan waktu, keandalan, dan pemahaman laporan keuangan. Selain itu, penyederhanaan penyajian laporan keuangan agar mudah dipahami oleh pemangku kepentingan dan masyarakat juga sangat penting. Penguatan sistem pengendalian internal dan manajemen keuangan yang mendasar juga akan menjadi kunci dalam mencapai akuntabilitas dan transparansi yang lebih baik.
Kata kunci: Akuntabilitas, Laporan Keuangan, Opini Auditor, Relevan, Andal.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06793/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192289 1
005 _ _ 20260122103701 2
035 # # $a 0010-0126000734 3
245 1 # $a KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP OPINI BADAN PEMERIKSA KEUANGAN DI KOTA BEKASI /$c Herjuno Hadyan 4
100 _ # $a Herjuno Hadyan 5
300 # # $a 15 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21238 7
700 _ # $a Anindita Primastuti 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 336.259 824 22 10
084 # # $a 336.259 824 22 HER k 11
650 # 4 $a Pajak Daerah 12
520 # # $a Permasalahan (GAP) Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan keuangan dan transparansi sangat penting untuk akuntabilitas lembaga pemerintah. Di Kota Bekasi,laporan keuangan masih terdapat kekurangan dalam pengelolaan aset,pelaporan belanja modal dan sistem pengendalian internal sehingga Badan Pemeriksa Keuangan memberikan opini wajar dengan pengecualian pada tahun 2021-2023. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas laporan keuangan yang disusun oleh Pemerintah Kota Bekasi. Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Peserta penelitian melibatkan staf dari BPKAD Kota Bekasi, pejabat pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya. Analisis dilakukan berdasarkan teori Mahmudi (2010) dengan menilai laporan keuangan berdasarkan empat dimensi: relevansi, keandalan, dapat dibandingkan, dan dapat dipahami. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan di Kota Bekasi tergolong sedang, dengan ruang untuk perbaikan di semua dimensi. Tantangan utama yang ditemukan meliputi masalah dalam ketepatan waktu dan kelengkapan data keuangan, inkonsistensi dalam penerapan standar pelaporan, dan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap laporan keuangan tersebut. Namun, beberapa langkah positif telah dilakukan untuk meningkatkan keterbandingan laporan dari waktu ke waktu dan transparansi operasional keuangan. Kesimpulan: Untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan dan hasil audit yang lebih baik, Pemerintah Kota Bekasi perlu fokus pada perbaikan ketepatan waktu, keandalan, dan pemahaman laporan keuangan. Selain itu, penyederhanaan penyajian laporan keuangan agar mudah dipahami oleh pemangku kepentingan dan masyarakat juga sangat penting. Penguatan sistem pengendalian internal dan manajemen keuangan yang mendasar juga akan menjadi kunci dalam mencapai akuntabilitas dan transparansi yang lebih baik. Kata kunci: Akuntabilitas, Laporan Keuangan, Opini Auditor, Relevan, Andal. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name