Detail Katalog

ID: 29060
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

STRATEGI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA DALAM PENANGANAN KASUS KEKERASANTERHADAP ANAK DI KABUPATEN PASAMAN BARAT / Siregar, Satria Wahyu

Pengarang:
Siregar, Satria Wahyu ; Khasan Effendy
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Kekerasan Terhadap Anak
Deskripsi Fisik:
15 : Ilus
Nomor Panggil:
362.7 SIR s
Control Number:
INLIS000000001192293
BIB ID:
0010-0126000738
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat masih tergolong tinggi. Sementara perlindungan terhadap anak sudah diatur di dalam Peraturan Bupati Nomor 12 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelayanan Penanganan Pengaduan Tindak Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Tujuan: Untuk menganalisis strategi Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Pasaman Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Berdasarkan teori strategi yang mencakup lima dimensi purpose, environment, direction, action, dan learning, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pasaman Barat telah menerapkan strategi yang komprehensif dalam menangani kekerasan terhadap anak. Dinas menetapkan tujuan yang jelas, memahami konteks lingkungan, mengarahkan langkah yang terkoordinasi, melaksanakan tindakan nyata seperti layanan dan edukasi, serta melakukan evaluasi berkelanjutan. Namun, pelaksanaan strategi masih menghadapi tantangan struktural dan kultural yang memerlukan penguatan kolaborasi dan optimalisasi sumber daya. Kesimpulan: penelitian menunjukkan bahwa strategi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pasaman Barat dalam menangani kekerasan terhadap anak telah berjalan sesuai dengan lima elemen strategi, meskipun masih menghadapi berbagai kendala di lapangan.
Kata kunci: Strategi, Kekerasan terhadap Anak, Perlindungan Anak, Pemerintahan Daerah
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06797/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192293 1
005 _ _ 20260122104627 2
035 # # $a 0010-0126000738 3
245 1 # $a STRATEGI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA DALAM PENANGANAN KASUS KEKERASANTERHADAP ANAK DI KABUPATEN PASAMAN BARAT /$c Siregar, Satria Wahyu 4
100 3 # $a Siregar, Satria Wahyu 5
300 # # $a 15 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22573 7
700 _ # $a Khasan Effendy 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 362.7 10
084 # # $a 362.7 SIR s 11
650 # 4 $a Kekerasan Terhadap Anak 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat masih tergolong tinggi. Sementara perlindungan terhadap anak sudah diatur di dalam Peraturan Bupati Nomor 12 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelayanan Penanganan Pengaduan Tindak Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Tujuan: Untuk menganalisis strategi Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Pasaman Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Berdasarkan teori strategi yang mencakup lima dimensi purpose, environment, direction, action, dan learning, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pasaman Barat telah menerapkan strategi yang komprehensif dalam menangani kekerasan terhadap anak. Dinas menetapkan tujuan yang jelas, memahami konteks lingkungan, mengarahkan langkah yang terkoordinasi, melaksanakan tindakan nyata seperti layanan dan edukasi, serta melakukan evaluasi berkelanjutan. Namun, pelaksanaan strategi masih menghadapi tantangan struktural dan kultural yang memerlukan penguatan kolaborasi dan optimalisasi sumber daya. Kesimpulan: penelitian menunjukkan bahwa strategi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pasaman Barat dalam menangani kekerasan terhadap anak telah berjalan sesuai dengan lima elemen strategi, meskipun masih menghadapi berbagai kendala di lapangan. Kata kunci: Strategi, Kekerasan terhadap Anak, Perlindungan Anak, Pemerintahan Daerah 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 22 Jan 2026
Export