Detail Katalog

ID: 29114
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

MANAJEMEN PEMERINTAHAN DALAM PENGELOLAAN WISATA KAMPUNG ADAT DI KABUPATEN SUMBA TENGAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR / RIZKY AFRIANI

Pengarang:
RIZKY AFRIANI ; Simangunsong, Fernandes
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Manajemen pariwisata
Deskripsi Fisik:
10 : Ilus
Nomor Panggil:
352.175 986 812 RIZ m
Control Number:
INLIS000000001192346
BIB ID:
0010-0126000791
Catatan
Permasalahan (GAP) Adanya kesenjangan antara potensi besar wisata kampung adat di Kabupaten Sumba Tengah dengan pengelolaannya yang belum oprimal. Hal ini tercermin dari capaian kunjungan wisatawan yang masih jauh dibawah target yang ditetapkan dalam RPJMD. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen pemerintahan dalam pengelolaan wisata kampung adat di Kabupaten Sumba Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori manajemen oleh Terry. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dengan analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian informasi dan penarikan kesimpulan. Adapun informan dalam penelitian yang dilakukan penulis yaitu melibatkan Sekertaris Daerah Kabupaten Sumba Tengah, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabid Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kabid Kemitraan, Kabid Kebudayaan, Pengelola Kampung Adat, Masyarakat dan Wisatawan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan telah diarahkan pada pembangunan berkelanjutan dan pelestarian budaya, namun masih terkendala oleh terbatasnya SDM, anggaran, infrastruktur, dan promosi digital. Pemerintah telah melakukan pelatihan, promosi, dan pembangunan fasilitas, serta menggandeng masyarakat dan sektor lain untuk mengatasi hambatan tersebut. Kesimpulan: Manajemen pemerintahan dalam pengelolaan wisata kampung adat berjalan cukup baik, namun masih perlu penguatan dalam pelaksanaan dan pengawasan melalui peningkatan kualitas SDM, anggaran, dan partisipasi masyarakat. Kata Kunci: Manajemen Pemerintahan, Pengelolaan Wisata, Kampung Adat, Sumba Tengah
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06845/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192346 1
005 _ _ 20260122022749 2
035 # # $a 0010-0126000791 3
245 1 # $a MANAJEMEN PEMERINTAHAN DALAM PENGELOLAAN WISATA KAMPUNG ADAT DI KABUPATEN SUMBA TENGAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /$c RIZKY AFRIANI 4
100 _ # $a RIZKY AFRIANI 5
300 # # $a 10 : $b Ilus 6
700 3 # $a Simangunsong, Fernandes 7
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 8
082 # # $a 352.175 986 812 9
084 # # $a 352.175 986 812 RIZ m 10
650 # 4 $a Manajemen pariwisata 11
520 # # $a Permasalahan (GAP) Adanya kesenjangan antara potensi besar wisata kampung adat di Kabupaten Sumba Tengah dengan pengelolaannya yang belum oprimal. Hal ini tercermin dari capaian kunjungan wisatawan yang masih jauh dibawah target yang ditetapkan dalam RPJMD. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen pemerintahan dalam pengelolaan wisata kampung adat di Kabupaten Sumba Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori manajemen oleh Terry. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dengan analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian informasi dan penarikan kesimpulan. Adapun informan dalam penelitian yang dilakukan penulis yaitu melibatkan Sekertaris Daerah Kabupaten Sumba Tengah, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabid Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kabid Kemitraan, Kabid Kebudayaan, Pengelola Kampung Adat, Masyarakat dan Wisatawan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan telah diarahkan pada pembangunan berkelanjutan dan pelestarian budaya, namun masih terkendala oleh terbatasnya SDM, anggaran, infrastruktur, dan promosi digital. Pemerintah telah melakukan pelatihan, promosi, dan pembangunan fasilitas, serta menggandeng masyarakat dan sektor lain untuk mengatasi hambatan tersebut. Kesimpulan: Manajemen pemerintahan dalam pengelolaan wisata kampung adat berjalan cukup baik, namun masih perlu penguatan dalam pelaksanaan dan pengawasan melalui peningkatan kualitas SDM, anggaran, dan partisipasi masyarakat. Kata Kunci: Manajemen Pemerintahan, Pengelolaan Wisata, Kampung Adat, Sumba Tengah 12
856 # # $a - 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name