Detail Katalog
ID: 29120Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
STRATEGI DINAS SOSIAL DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT PENYANDANG DISABILITASDI KABUPATEN MANGGARAI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR / MARIO LAURENSIUS REYNHARD JERANURU
Pengarang:
MARIO LAURENSIUS REYNHARD JERANURU ; Samsul Arifin
MARIO LAURENSIUS REYNHARD JERANURU ; Samsul Arifin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
adminitrasi negara dalam bidang kesejahteraan sosial
Deskripsi Fisik:
15
15
Nomor Panggil:
353.598 682 1 MAR s
353.598 682 1 MAR s
Control Number:
INLIS000000001192352
INLIS000000001192352
BIB ID:
0010-0126000797
0010-0126000797
Catatan
Permasalahan (Kesenjangan Penelitian): Penyandang disabilitas merupakan kelompok rentan
yang seringkali mengalami diskriminasi, keterbatasan akses, dan minimnya partisipasi dalam
pembangunan sosial. Di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, strategi
pemberdayaan penyandang disabilitas oleh Dinas Sosial dinilai belum berjalan optimal. Programprogram yang dijalankan cenderung bersifat karitatif dan belum menyentuh aspek pelatihan keterampilan atau pendidikan yang mendukung kemandirian. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan masyarakat disabilitas dan strategi pemberdayaan yang diterapkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Dinas Sosial dalam memberdayakan masyarakat penyandang disabilitas di Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan
melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: menunjukkan
bahwa Dinas Sosial telah memiliki beberapa strategi dalam memberdayakan penyandang
disabilitas, seperti pelatihan keterampilan dan pendampingan sosial, namun implementasinya masih belum merata dan konsisten. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran, rendahnya jumlah tenaga pendamping profesional, serta minimnya fasilitas pendidikan dan pelatihan yang ramah disabilitas. Selain itu, partisipasi penyandang disabilitas dalam perencanaan kebijakan masih sangat terbatas. Kesimpulan: pemberdayaan penyandang disabilitas di Kabupaten Manggarai membutuhkan pendekatan yang lebih sistematis, inklusif, dan berkelanjutan. Diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk menciptakan program yang tidak hanya bersifat bantuan sementara, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas dan kemandirian penyandang disabilitas secara menyeluruh.
Kata Kunci: Strategi, Memberdayakan, Penyandang Disabilitas
yang seringkali mengalami diskriminasi, keterbatasan akses, dan minimnya partisipasi dalam
pembangunan sosial. Di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, strategi
pemberdayaan penyandang disabilitas oleh Dinas Sosial dinilai belum berjalan optimal. Programprogram yang dijalankan cenderung bersifat karitatif dan belum menyentuh aspek pelatihan keterampilan atau pendidikan yang mendukung kemandirian. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan masyarakat disabilitas dan strategi pemberdayaan yang diterapkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Dinas Sosial dalam memberdayakan masyarakat penyandang disabilitas di Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan
melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: menunjukkan
bahwa Dinas Sosial telah memiliki beberapa strategi dalam memberdayakan penyandang
disabilitas, seperti pelatihan keterampilan dan pendampingan sosial, namun implementasinya masih belum merata dan konsisten. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran, rendahnya jumlah tenaga pendamping profesional, serta minimnya fasilitas pendidikan dan pelatihan yang ramah disabilitas. Selain itu, partisipasi penyandang disabilitas dalam perencanaan kebijakan masih sangat terbatas. Kesimpulan: pemberdayaan penyandang disabilitas di Kabupaten Manggarai membutuhkan pendekatan yang lebih sistematis, inklusif, dan berkelanjutan. Diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk menciptakan program yang tidak hanya bersifat bantuan sementara, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas dan kemandirian penyandang disabilitas secara menyeluruh.
Kata Kunci: Strategi, Memberdayakan, Penyandang Disabilitas
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06851/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192352 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260122024231 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000797 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a STRATEGI DINAS SOSIAL DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT PENYANDANG DISABILITASDI KABUPATEN MANGGARAI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /$c MARIO LAURENSIUS REYNHARD JERANURU | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a MARIO LAURENSIUS REYNHARD JERANURU | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 15 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24025 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Samsul Arifin | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 353.598 682 1 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 353.598 682 1 MAR s | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a adminitrasi negara dalam bidang kesejahteraan sosial | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan (Kesenjangan Penelitian): Penyandang disabilitas merupakan kelompok rentan yang seringkali mengalami diskriminasi, keterbatasan akses, dan minimnya partisipasi dalam pembangunan sosial. Di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, strategi pemberdayaan penyandang disabilitas oleh Dinas Sosial dinilai belum berjalan optimal. Programprogram yang dijalankan cenderung bersifat karitatif dan belum menyentuh aspek pelatihan keterampilan atau pendidikan yang mendukung kemandirian. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan masyarakat disabilitas dan strategi pemberdayaan yang diterapkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Dinas Sosial dalam memberdayakan masyarakat penyandang disabilitas di Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: menunjukkan bahwa Dinas Sosial telah memiliki beberapa strategi dalam memberdayakan penyandang disabilitas, seperti pelatihan keterampilan dan pendampingan sosial, namun implementasinya masih belum merata dan konsisten. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran, rendahnya jumlah tenaga pendamping profesional, serta minimnya fasilitas pendidikan dan pelatihan yang ramah disabilitas. Selain itu, partisipasi penyandang disabilitas dalam perencanaan kebijakan masih sangat terbatas. Kesimpulan: pemberdayaan penyandang disabilitas di Kabupaten Manggarai membutuhkan pendekatan yang lebih sistematis, inklusif, dan berkelanjutan. Diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk menciptakan program yang tidak hanya bersifat bantuan sementara, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas dan kemandirian penyandang disabilitas secara menyeluruh. Kata Kunci: Strategi, Memberdayakan, Penyandang Disabilitas | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 22 Jan 2026