Detail Katalog
ID: 29178Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
MITIGASI BENCANA KEBAKARAN PEMUKIMAN PADAT PENDUDUK DI KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR / Hulu, Ilhansyah Putra Fatya
Pengarang:
Hulu, Ilhansyah Putra Fatya ; Muslim
Hulu, Ilhansyah Putra Fatya ; Muslim
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Upaya mitigasi
Deskripsi Fisik:
16
16
Nomor Panggil:
363.345 983 831 HUL m
363.345 983 831 HUL m
Control Number:
INLIS000000001192409
INLIS000000001192409
BIB ID:
0010-0126000854
0010-0126000854
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kebakaran merupakan salah satu bencana yang
sering terjadi di Kota Samarinda. Pada periode tahun 2015 hingga 2022 sudah terjadi sebanyak
2.349 kejadian kebakaran. Jumlah kerusakan dan kerugian yang disebabkan oleh kebakaran di
wilayah pemukiman padat penduduk tidaklah kecil. Hal-hal yang memperbesar potensi
terjadinya kebakaran adalah, kepadatan penduduk yang tinggi, penataan wilayah pemukiman
yang belum tertata dengan baik, penggunaan instalasi listrik yang belum sesuai standar, dan
minimnya peralatan kebakaran untuk warga yang tinggal di titik-titik rawan kebakaran. Maka
dari itu, diperlukan suatu upaya yang dilakukan dalam rangka mengurangi atau mencegah
risiko yang ditimbulkan dari kebakaran melalui mitigasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan mitigasi kebakaran pada pemukiman padat
penduduk Kota Samarinda. Metode: Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian
ialah metode kualitatif deskriptif. Dalam proses pengumpulan data menggunakan beberapa
teknik yaitu wawancara dan studi dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh oleh
peneliti adalah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Samarinda telah melakukan
berbagai upaya mitigasi, baik dari segi struktural yaitu pembangunan infrastruktur fisik,
pemasangan water hydrant serta peralatan kebakaran dan kendaraan yang memadai. Pada sisi
non-struktural, telah dilakukannya upaya-upaya yaitu, penguatan hukum atau regulasi yang
berlaku terkait sistem proteksi pada bangunan, memberikan keahlian (transfer of skill) melalui
kegiatan pelatihan dan simulasi, memberikan pendidikan (transfer of knowledge) melalui
kegiatan penyuluhan, melakukan sosialisasi dengan cara menyebarluaskan informasi tentang
kebakaran secara masif melalui berbagai platform sosial media, lalu dari upaya-upaya yang
telah dilakukan menghasilkan adanya perubahan perilaku ke arah yang lebih peduli dan penuh
kewaspadaan serta secara tidak langsung memperkuat ikatan sosial antarwarga Kota Samarinda
dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda juga memberikan
keteladanan kepada masyarakat Kota Samarinda sebagai contoh role model agar dapat ditiru
di semua kalangan usia penduduk Kota Samarinda. Kesimpulan: Pelaksanaan mitigasi
kebakaran di pemukiman padat penduduk di Kota Samarinda sudah berjalan dengan baik dan
efektif.
Kata kunci: Kebakaran, Mitigasi Bencana, Pemukiman Padat Penduduk.
sering terjadi di Kota Samarinda. Pada periode tahun 2015 hingga 2022 sudah terjadi sebanyak
2.349 kejadian kebakaran. Jumlah kerusakan dan kerugian yang disebabkan oleh kebakaran di
wilayah pemukiman padat penduduk tidaklah kecil. Hal-hal yang memperbesar potensi
terjadinya kebakaran adalah, kepadatan penduduk yang tinggi, penataan wilayah pemukiman
yang belum tertata dengan baik, penggunaan instalasi listrik yang belum sesuai standar, dan
minimnya peralatan kebakaran untuk warga yang tinggal di titik-titik rawan kebakaran. Maka
dari itu, diperlukan suatu upaya yang dilakukan dalam rangka mengurangi atau mencegah
risiko yang ditimbulkan dari kebakaran melalui mitigasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan mitigasi kebakaran pada pemukiman padat
penduduk Kota Samarinda. Metode: Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian
ialah metode kualitatif deskriptif. Dalam proses pengumpulan data menggunakan beberapa
teknik yaitu wawancara dan studi dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh oleh
peneliti adalah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Samarinda telah melakukan
berbagai upaya mitigasi, baik dari segi struktural yaitu pembangunan infrastruktur fisik,
pemasangan water hydrant serta peralatan kebakaran dan kendaraan yang memadai. Pada sisi
non-struktural, telah dilakukannya upaya-upaya yaitu, penguatan hukum atau regulasi yang
berlaku terkait sistem proteksi pada bangunan, memberikan keahlian (transfer of skill) melalui
kegiatan pelatihan dan simulasi, memberikan pendidikan (transfer of knowledge) melalui
kegiatan penyuluhan, melakukan sosialisasi dengan cara menyebarluaskan informasi tentang
kebakaran secara masif melalui berbagai platform sosial media, lalu dari upaya-upaya yang
telah dilakukan menghasilkan adanya perubahan perilaku ke arah yang lebih peduli dan penuh
kewaspadaan serta secara tidak langsung memperkuat ikatan sosial antarwarga Kota Samarinda
dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda juga memberikan
keteladanan kepada masyarakat Kota Samarinda sebagai contoh role model agar dapat ditiru
di semua kalangan usia penduduk Kota Samarinda. Kesimpulan: Pelaksanaan mitigasi
kebakaran di pemukiman padat penduduk di Kota Samarinda sudah berjalan dengan baik dan
efektif.
Kata kunci: Kebakaran, Mitigasi Bencana, Pemukiman Padat Penduduk.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06874/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192409 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260123120348 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000854 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a MITIGASI BENCANA KEBAKARAN PEMUKIMAN PADAT PENDUDUK DI KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR /$c Hulu, Ilhansyah Putra Fatya | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Hulu, Ilhansyah Putra Fatya | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 16 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24761 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Muslim | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.345 983 831 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.345 983 831 HUL m | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Upaya mitigasi | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kebakaran merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Kota Samarinda. Pada periode tahun 2015 hingga 2022 sudah terjadi sebanyak 2.349 kejadian kebakaran. Jumlah kerusakan dan kerugian yang disebabkan oleh kebakaran di wilayah pemukiman padat penduduk tidaklah kecil. Hal-hal yang memperbesar potensi terjadinya kebakaran adalah, kepadatan penduduk yang tinggi, penataan wilayah pemukiman yang belum tertata dengan baik, penggunaan instalasi listrik yang belum sesuai standar, dan minimnya peralatan kebakaran untuk warga yang tinggal di titik-titik rawan kebakaran. Maka dari itu, diperlukan suatu upaya yang dilakukan dalam rangka mengurangi atau mencegah risiko yang ditimbulkan dari kebakaran melalui mitigasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan mitigasi kebakaran pada pemukiman padat penduduk Kota Samarinda. Metode: Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ialah metode kualitatif deskriptif. Dalam proses pengumpulan data menggunakan beberapa teknik yaitu wawancara dan studi dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh oleh peneliti adalah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Samarinda telah melakukan berbagai upaya mitigasi, baik dari segi struktural yaitu pembangunan infrastruktur fisik, pemasangan water hydrant serta peralatan kebakaran dan kendaraan yang memadai. Pada sisi non-struktural, telah dilakukannya upaya-upaya yaitu, penguatan hukum atau regulasi yang berlaku terkait sistem proteksi pada bangunan, memberikan keahlian (transfer of skill) melalui kegiatan pelatihan dan simulasi, memberikan pendidikan (transfer of knowledge) melalui kegiatan penyuluhan, melakukan sosialisasi dengan cara menyebarluaskan informasi tentang kebakaran secara masif melalui berbagai platform sosial media, lalu dari upaya-upaya yang telah dilakukan menghasilkan adanya perubahan perilaku ke arah yang lebih peduli dan penuh kewaspadaan serta secara tidak langsung memperkuat ikatan sosial antarwarga Kota Samarinda dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda juga memberikan keteladanan kepada masyarakat Kota Samarinda sebagai contoh role model agar dapat ditiru di semua kalangan usia penduduk Kota Samarinda. Kesimpulan: Pelaksanaan mitigasi kebakaran di pemukiman padat penduduk di Kota Samarinda sudah berjalan dengan baik dan efektif. Kata kunci: Kebakaran, Mitigasi Bencana, Pemukiman Padat Penduduk. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 23 Jan 2026