Detail Katalog

ID: 29189
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

KESIAPSIAGAAN DINAS KESEHATAN DALAM PENANGGULANGAN KRISIS KESEHATAN AKIBAT BENCANA ALAM DI KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA / Paembonan, Muh. Ravi

Pengarang:
Paembonan, Muh. Ravi ; Ida Yunari Ristiani
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Kementerian Kesehatan
Deskripsi Fisik:
16
Nomor Panggil:
353.609 598 483 1 MUH k
Control Number:
INLIS000000001192420
BIB ID:
0010-0126000865
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Kendari merupakan salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara yang memiliki tingkat risiko bencana alam tinggi, seperti banjir, gempa bumi, dan cuaca ekstrem. Bencana-bencana tersebut berpotensi menimbulkan krisis kesehatan yang memerlukan kesiapsiagaan optimal dari Dinas Kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapsiagaan Dinas Kesehatan Kota Kendari dalam penanggulangan krisis kesehatan akibat bencana alam. Metode: Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan kerangka Six Building Blocks of Health System dari World Health Organization (WHO), dengan
fokus pada dimensi sumber daya manusia kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembiayaan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan Dinas Kesehatan Kota Kendari masih belum optimal. Meskipun telah dibentuk tim tanggap darurat seperti Emergency Medical Team (EMT) dan Public Health Rapid Response Team (PHRRT), koordinasi lintas sektor belum berjalan efektif. Selain itu, pelayanan kesehatan darurat masih terbatas dan belum tersedia alokasi anggaran khusus untuk mendukung program kesiapsiagaan, seperti pelatihan, simulasi, dan penguatan sistem peringatan dini. Kesimpulan: Penelitian ini merekomendasikan perlunya penyusunan standar operasional prosedur yang baku, penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengadaan anggaran khusus untuk mendukung penanggulangan krisis kesehatan akibat bencana alam di Kota Kendari.
Kata kunci: Kesiapsiagaan, Krisis Kesehatan, Dinas Kesehatan, Bencana Alam
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06875/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192420 1
005 _ _ 20260123015815 2
035 # # $a 0010-0126000865 3
245 1 # $a KESIAPSIAGAAN DINAS KESEHATAN DALAM PENANGGULANGAN KRISIS KESEHATAN AKIBAT BENCANA ALAM DI KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA /$c Paembonan, Muh. Ravi 4
100 3 # $a Paembonan, Muh. Ravi 5
300 # # $a 16 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23391 7
700 _ # $a Ida Yunari Ristiani 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 353.609 598 483 1 10
084 # # $a 353.609 598 483 1 MUH k 11
650 # 4 $a Kementerian Kesehatan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Kendari merupakan salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara yang memiliki tingkat risiko bencana alam tinggi, seperti banjir, gempa bumi, dan cuaca ekstrem. Bencana-bencana tersebut berpotensi menimbulkan krisis kesehatan yang memerlukan kesiapsiagaan optimal dari Dinas Kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapsiagaan Dinas Kesehatan Kota Kendari dalam penanggulangan krisis kesehatan akibat bencana alam. Metode: Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan kerangka Six Building Blocks of Health System dari World Health Organization (WHO), dengan fokus pada dimensi sumber daya manusia kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembiayaan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan Dinas Kesehatan Kota Kendari masih belum optimal. Meskipun telah dibentuk tim tanggap darurat seperti Emergency Medical Team (EMT) dan Public Health Rapid Response Team (PHRRT), koordinasi lintas sektor belum berjalan efektif. Selain itu, pelayanan kesehatan darurat masih terbatas dan belum tersedia alokasi anggaran khusus untuk mendukung program kesiapsiagaan, seperti pelatihan, simulasi, dan penguatan sistem peringatan dini. Kesimpulan: Penelitian ini merekomendasikan perlunya penyusunan standar operasional prosedur yang baku, penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengadaan anggaran khusus untuk mendukung penanggulangan krisis kesehatan akibat bencana alam di Kota Kendari. Kata kunci: Kesiapsiagaan, Krisis Kesehatan, Dinas Kesehatan, Bencana Alam 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 23 Jan 2026
Export