Detail Katalog

ID: 29207
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

Strategi Pengurangan Risiko Bencana Tsunami Di Kabupaten Lampung Selatan / Haikal Yoga Kurnia

Pengarang:
Haikal Yoga Kurnia ; Mujahidin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Penanggulangan Bencana Tsunami
Deskripsi Fisik:
12 : Ilus
Nomor Panggil:
363.349 459 818 HAI s
Control Number:
INLIS000000001192438
BIB ID:
0010-0126000883
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Lampung Selatan merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana tsunami, disebabkan oleh lokasinya yang berdekatan dengan Gunung Anak Krakatau serta garis pantai yang menghadap langsung ke Selat Sunda dan Samudera Hindia. Ancaman ini menuntut kesiapsiagaan yang tinggi dari pemerintah daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun, implementasi strategi mitigasi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan anggaran, rendahnya partisipasi masyarakat, dan belum optimalnya koordinasi antarinstansi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pengurangan risiko bencana tsunami yang diterapkan oleh BPBD Kabupaten Lampung Selatan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pejabat BPBD, tokoh masyarakat, serta warga terdampak. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi sistem peringatan dini sudah berjalan dengan baik; pada pembangunan jalur evakuasi telah meiliki rute jalur evakuasi sesuai dengan standar mitigasi bencana; pada dimensi pemetaan risiko ditemukan terdapatnya peta resiko tsunami di tiap-tiap desa; pada dimensi edukasi kebencanaan ditemukan telah dilaksanakannya edukasi dari tingkat sekolah dasar, sekolah menengah atas hingga Tingkat Masyarakat; serta pada dimensi terakhir yakni koordinasi lintas sektor telah dibentuknya forum koordinasi via WA dan penyelarasan jaringan radio. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi mitigasi bencana tsunami di Kabupaten Lampung Selatan telah berjalan cukup baik, meskipun memerlukan perencanaan jangka panjang yang lebih terintegrasi, peningkatan kapasitas kelembagaan BPBD, intensifikasi edukasi kebencanaan, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya guna
membentuk masyarakat yang tangguh terhadap bencana
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06880/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192438 1
005 _ _ 20260126103358 2
035 # # $a 0010-0126000883 3
245 1 # $a Strategi Pengurangan Risiko Bencana Tsunami Di Kabupaten Lampung Selatan /$c Haikal Yoga Kurnia 4
100 _ # $a Haikal Yoga Kurnia 5
300 # # $a 12 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24828 7
700 _ # $a Mujahidin 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 363.349 459 818 10
084 # # $a 363.349 459 818 HAI s 11
650 # 4 $a Penanggulangan Bencana Tsunami 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Lampung Selatan merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana tsunami, disebabkan oleh lokasinya yang berdekatan dengan Gunung Anak Krakatau serta garis pantai yang menghadap langsung ke Selat Sunda dan Samudera Hindia. Ancaman ini menuntut kesiapsiagaan yang tinggi dari pemerintah daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun, implementasi strategi mitigasi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan anggaran, rendahnya partisipasi masyarakat, dan belum optimalnya koordinasi antarinstansi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pengurangan risiko bencana tsunami yang diterapkan oleh BPBD Kabupaten Lampung Selatan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pejabat BPBD, tokoh masyarakat, serta warga terdampak. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi sistem peringatan dini sudah berjalan dengan baik; pada pembangunan jalur evakuasi telah meiliki rute jalur evakuasi sesuai dengan standar mitigasi bencana; pada dimensi pemetaan risiko ditemukan terdapatnya peta resiko tsunami di tiap-tiap desa; pada dimensi edukasi kebencanaan ditemukan telah dilaksanakannya edukasi dari tingkat sekolah dasar, sekolah menengah atas hingga Tingkat Masyarakat; serta pada dimensi terakhir yakni koordinasi lintas sektor telah dibentuknya forum koordinasi via WA dan penyelarasan jaringan radio. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi mitigasi bencana tsunami di Kabupaten Lampung Selatan telah berjalan cukup baik, meskipun memerlukan perencanaan jangka panjang yang lebih terintegrasi, peningkatan kapasitas kelembagaan BPBD, intensifikasi edukasi kebencanaan, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya guna membentuk masyarakat yang tangguh terhadap bencana 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name