Detail Katalog
ID: 29226Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
KEEFEKTIFAN PELAKSANAAN PROGRAM PENANGANAN ANAK TERLANTAR DI KABUPATEN TANGERANG PROVINSI BANTEN / ANUGRAH KARTIKA YUDHA
Pengarang:
ANUGRAH KARTIKA YUDHA ; Marthalina
ANUGRAH KARTIKA YUDHA ; Marthalina
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Anak terlantar
Deskripsi Fisik:
15
15
Nomor Panggil:
362.735 982 3 ANU k
362.735 982 3 ANU k
Control Number:
INLIS000000001192457
INLIS000000001192457
BIB ID:
0010-0126000902
0010-0126000902
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Fenomena meningkatnya jumlah anak terlantar di
Kabupaten Tangerang menjadi perhatian serius, terutama karena ketidaksesuaian antara
capaian program pelayanan sosial oleh Dinas Sosial dan kondisi riil di lapangan. Berdasarkan
data BPS, jumlah anak terlantar di Kabupaten Tangerang mencapai 80.134 jiwa pada tahun
2023, menjadikannya wilayah dengan jumlah anak terlantar tertinggi di Provinsi Banten.
Meskipun laporan kinerja menunjukkan bahwa pelayanan PMKS telah melampaui target,
jumlah anak terlantar justru meningkat signifikan. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar
terkait efektivitas pelaksanaan program penanganan anak terlantar di daerah tersebut. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan pelaksanaan program penanganan anak
terlantar oleh Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan
penghambat yang memengaruhi keberhasilan program tersebut. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara mendalam dengan informan terkait, studi dokumentasi terhadap kebijakan dan
laporan instansi, serta observasi lapangan. Analisis data menggunakan teknik interaktif model
Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan/verifikasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah
memberikan manfaat nyata dalam bentuk layanan dasar seperti sandang, permakanan, dan
rehabilitasi sosial. Namun, efektivitasnya belum optimal karena terkendala oleh validitas data
penerima yang rendah, keterbatasan fasilitas dan anggaran, kekurangan tenaga profesional,
serta stigma negatif dari masyarakat. Kesimpulan: Pelaksanaan program penanganan anak
terlantar di Kabupaten Tangerang sudah berjalan, namun belum mencapai efektivitas
maksimal. Diperlukan peningkatan akurasi data, penguatan sumber daya manusia dan
anggaran, serta keterlibatan aktif masyarakat dan LSM untuk mendukung keberlanjutan
program secara lebih komprehensif.
Kata Kunci: Keefektifan Program, Anak Terlantar, PMKS, Kabupaten Tangerang,
Rehabilitasi Sosial
Kabupaten Tangerang menjadi perhatian serius, terutama karena ketidaksesuaian antara
capaian program pelayanan sosial oleh Dinas Sosial dan kondisi riil di lapangan. Berdasarkan
data BPS, jumlah anak terlantar di Kabupaten Tangerang mencapai 80.134 jiwa pada tahun
2023, menjadikannya wilayah dengan jumlah anak terlantar tertinggi di Provinsi Banten.
Meskipun laporan kinerja menunjukkan bahwa pelayanan PMKS telah melampaui target,
jumlah anak terlantar justru meningkat signifikan. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar
terkait efektivitas pelaksanaan program penanganan anak terlantar di daerah tersebut. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan pelaksanaan program penanganan anak
terlantar oleh Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan
penghambat yang memengaruhi keberhasilan program tersebut. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara mendalam dengan informan terkait, studi dokumentasi terhadap kebijakan dan
laporan instansi, serta observasi lapangan. Analisis data menggunakan teknik interaktif model
Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan/verifikasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah
memberikan manfaat nyata dalam bentuk layanan dasar seperti sandang, permakanan, dan
rehabilitasi sosial. Namun, efektivitasnya belum optimal karena terkendala oleh validitas data
penerima yang rendah, keterbatasan fasilitas dan anggaran, kekurangan tenaga profesional,
serta stigma negatif dari masyarakat. Kesimpulan: Pelaksanaan program penanganan anak
terlantar di Kabupaten Tangerang sudah berjalan, namun belum mencapai efektivitas
maksimal. Diperlukan peningkatan akurasi data, penguatan sumber daya manusia dan
anggaran, serta keterlibatan aktif masyarakat dan LSM untuk mendukung keberlanjutan
program secara lebih komprehensif.
Kata Kunci: Keefektifan Program, Anak Terlantar, PMKS, Kabupaten Tangerang,
Rehabilitasi Sosial
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06897/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192457 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260126123323 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000902 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a KEEFEKTIFAN PELAKSANAAN PROGRAM PENANGANAN ANAK TERLANTAR DI KABUPATEN TANGERANG PROVINSI BANTEN /$c ANUGRAH KARTIKA YUDHA | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a ANUGRAH KARTIKA YUDHA | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 15 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23498 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Marthalina | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 362.735 982 3 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 362.735 982 3 ANU k | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Anak terlantar | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Fenomena meningkatnya jumlah anak terlantar di Kabupaten Tangerang menjadi perhatian serius, terutama karena ketidaksesuaian antara capaian program pelayanan sosial oleh Dinas Sosial dan kondisi riil di lapangan. Berdasarkan data BPS, jumlah anak terlantar di Kabupaten Tangerang mencapai 80.134 jiwa pada tahun 2023, menjadikannya wilayah dengan jumlah anak terlantar tertinggi di Provinsi Banten. Meskipun laporan kinerja menunjukkan bahwa pelayanan PMKS telah melampaui target, jumlah anak terlantar justru meningkat signifikan. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar terkait efektivitas pelaksanaan program penanganan anak terlantar di daerah tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan pelaksanaan program penanganan anak terlantar oleh Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi keberhasilan program tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan terkait, studi dokumentasi terhadap kebijakan dan laporan instansi, serta observasi lapangan. Analisis data menggunakan teknik interaktif model Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah memberikan manfaat nyata dalam bentuk layanan dasar seperti sandang, permakanan, dan rehabilitasi sosial. Namun, efektivitasnya belum optimal karena terkendala oleh validitas data penerima yang rendah, keterbatasan fasilitas dan anggaran, kekurangan tenaga profesional, serta stigma negatif dari masyarakat. Kesimpulan: Pelaksanaan program penanganan anak terlantar di Kabupaten Tangerang sudah berjalan, namun belum mencapai efektivitas maksimal. Diperlukan peningkatan akurasi data, penguatan sumber daya manusia dan anggaran, serta keterlibatan aktif masyarakat dan LSM untuk mendukung keberlanjutan program secara lebih komprehensif. Kata Kunci: Keefektifan Program, Anak Terlantar, PMKS, Kabupaten Tangerang, Rehabilitasi Sosial | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 26 Jan 2026