Detail Katalog
ID: 29236Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
INOVASI PELAYANAN KETERTIBAN UMUM DAN PENEGAKAN PERATURAN DAERAH MELALUI WEBSITE SITIBUM GAKDA DI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN SINTANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT / Theresia Farica De Ganza
Pengarang:
Theresia Farica De Ganza ; Batubara, Yusi Eva
Theresia Farica De Ganza ; Batubara, Yusi Eva
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
peraturan daerah
Deskripsi Fisik:
17 : Ilus
17 : Ilus
Nomor Panggil:
349.598 326 1 THE i
349.598 326 1 THE i
Control Number:
INLIS000000001192467
INLIS000000001192467
BIB ID:
0010-0126000912
0010-0126000912
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Idealnya dalam suatu pemerintahan daerah terdapat sebuah inovasi yang menunjang kegiatan pemerintahan. Namun, di Kabupaten Sintang, inovasi
daerah masih sangat minim. Padahal, banyak terjadi gangguan ketertiban umum dan pelenggaran terhadap peraturan daerah. Meskipun, sudah diberlakukan Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum sejak tahun 2017, data Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang menunjukkan bahwa, gangguan ketertiban umum dan pelanggaran peraturan masih kerap terjadi dari tahun 2021 hingga 2023. Selain itu, akses masyarakat terhadap layanan pengaduan publik belum ada. Sehingga masyarakat melakukan pelaporan dan pengaduan langsung kepada pejabat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah Kabupaten Sintang untuk menghadirkan sutau inovasi layanan bagi masyarakat guna menangani masalah ketertiban umum dan penegakan peraturan daerah yang berkelanjutan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi pelayanan ketertiban umum dan penegakan peraturan daerah melalui website SITIBUM GAKDA di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan website SITIBUM GAKDA memudahkan masyarakat dalam melaporkan pelanggaran, mempercepat proses tindak lanjut, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban umum. Namun demikian, masih terdapat hambatan berupa keterbatasan biaya operasional dan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap SITIBUM GAKDA. Kesimpulan: Inovasi pelayanan melalui website SITIBUM
GAKDA belum optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima indikator inovasi menurut Rogers terdapat dua indikator yang belum tercapai yaitu Triability (Kemungkinan Dicoba) dan Compatibility (Kesesuaian) adalah laporan yang didapat tidak mencakup seluruh wilayah Kabupaten Sintang serta sosialisasi yang belum menyeluruh. Upaya yang dapat
dilakukan adalah melakukan kegiatan sosialisasi secara intensif dan melakukan pengajuan
anggaran yang memadai.
Kata Kunci: Inovasi, Pelayanan, Ketertiban Umum, Penegakan Perda
daerah masih sangat minim. Padahal, banyak terjadi gangguan ketertiban umum dan pelenggaran terhadap peraturan daerah. Meskipun, sudah diberlakukan Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum sejak tahun 2017, data Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang menunjukkan bahwa, gangguan ketertiban umum dan pelanggaran peraturan masih kerap terjadi dari tahun 2021 hingga 2023. Selain itu, akses masyarakat terhadap layanan pengaduan publik belum ada. Sehingga masyarakat melakukan pelaporan dan pengaduan langsung kepada pejabat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah Kabupaten Sintang untuk menghadirkan sutau inovasi layanan bagi masyarakat guna menangani masalah ketertiban umum dan penegakan peraturan daerah yang berkelanjutan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi pelayanan ketertiban umum dan penegakan peraturan daerah melalui website SITIBUM GAKDA di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan website SITIBUM GAKDA memudahkan masyarakat dalam melaporkan pelanggaran, mempercepat proses tindak lanjut, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban umum. Namun demikian, masih terdapat hambatan berupa keterbatasan biaya operasional dan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap SITIBUM GAKDA. Kesimpulan: Inovasi pelayanan melalui website SITIBUM
GAKDA belum optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima indikator inovasi menurut Rogers terdapat dua indikator yang belum tercapai yaitu Triability (Kemungkinan Dicoba) dan Compatibility (Kesesuaian) adalah laporan yang didapat tidak mencakup seluruh wilayah Kabupaten Sintang serta sosialisasi yang belum menyeluruh. Upaya yang dapat
dilakukan adalah melakukan kegiatan sosialisasi secara intensif dan melakukan pengajuan
anggaran yang memadai.
Kata Kunci: Inovasi, Pelayanan, Ketertiban Umum, Penegakan Perda
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06907/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192467 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260126053220 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000912 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a INOVASI PELAYANAN KETERTIBAN UMUM DAN PENEGAKAN PERATURAN DAERAH MELALUI WEBSITE SITIBUM GAKDA DI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN SINTANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT /$c Theresia Farica De Ganza | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Theresia Farica De Ganza | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 17 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23534 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Batubara, Yusi Eva | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 349.598 326 1 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 349.598 326 1 THE i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a peraturan daerah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Idealnya dalam suatu pemerintahan daerah terdapat sebuah inovasi yang menunjang kegiatan pemerintahan. Namun, di Kabupaten Sintang, inovasi daerah masih sangat minim. Padahal, banyak terjadi gangguan ketertiban umum dan pelenggaran terhadap peraturan daerah. Meskipun, sudah diberlakukan Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum sejak tahun 2017, data Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang menunjukkan bahwa, gangguan ketertiban umum dan pelanggaran peraturan masih kerap terjadi dari tahun 2021 hingga 2023. Selain itu, akses masyarakat terhadap layanan pengaduan publik belum ada. Sehingga masyarakat melakukan pelaporan dan pengaduan langsung kepada pejabat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah Kabupaten Sintang untuk menghadirkan sutau inovasi layanan bagi masyarakat guna menangani masalah ketertiban umum dan penegakan peraturan daerah yang berkelanjutan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi pelayanan ketertiban umum dan penegakan peraturan daerah melalui website SITIBUM GAKDA di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan website SITIBUM GAKDA memudahkan masyarakat dalam melaporkan pelanggaran, mempercepat proses tindak lanjut, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban umum. Namun demikian, masih terdapat hambatan berupa keterbatasan biaya operasional dan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap SITIBUM GAKDA. Kesimpulan: Inovasi pelayanan melalui website SITIBUM GAKDA belum optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima indikator inovasi menurut Rogers terdapat dua indikator yang belum tercapai yaitu Triability (Kemungkinan Dicoba) dan Compatibility (Kesesuaian) adalah laporan yang didapat tidak mencakup seluruh wilayah Kabupaten Sintang serta sosialisasi yang belum menyeluruh. Upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan kegiatan sosialisasi secara intensif dan melakukan pengajuan anggaran yang memadai. Kata Kunci: Inovasi, Pelayanan, Ketertiban Umum, Penegakan Perda | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 26 Jan 2026