Detail Katalog

ID: 29240
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

KEPENTINGAN POLITIK DALAM PENYELESAIAN KEBAKARAN HUTAN DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT PROVINSI KALIMANTAN TENGAH / CAROLINE MARCIA DAVINIE PAKILI

Pengarang:
CAROLINE MARCIA DAVINIE PAKILI ; Ani Martini
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
penanggulangan kebakaran hutan
Deskripsi Fisik:
12 : Ilus
Nomor Panggil:
634.965 983 412 CAR k
Control Number:
INLIS000000001192471
BIB ID:
0010-0126000916
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kebakaran hutan dan lahan menjadi bencana tahunan di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang dipengaruhi oleh kepentingan politik
aktor tertentu. Lemahnya penegakan regulasi, lobi politik oleh perusahaan, serta koordinasi antar pemangku kepentingan menjadi kendala utama. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kepentingan politik dalam penyelesaian kebakaran hutan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi penyelesaian yang efektif di Kabupaten Kotawaringin Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman serta analisis SWOT untuk strategi. Hasil/Temuan: Kepentingan politik mempengaruhi pengambilan kebijakan penanggulangan kebakaran hutan. Faktor pendukung meliputi regulasi nasional, partisipasi masyarakat, dan komitmen pemerintah daerah. Faktor penghambat meliputi lemahnya koordinasi, keterbatasan anggaran, dan dominasi aktor swasta. Strategi yang dirumuskan yaitu penguatan kolaborasi multi-aktor, reformasi kelembagaan, penguatan regulasi, dan peningkatan partisipasi masyarakat. Kesimpulan: Kepentingan politik perlu dikelola melalui kebijakan yang inklusif, transparan, dan berbasis partisipasi masyarakat agar penyelesaian kebakaran hutan dapat berjalan efektif.
Kata Kunci: Kepentingan Politik; Kebakaran Hutan; Strategi; Kotawaringin Barat; Kebijakan
Lingkungan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06911/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192471 1
005 _ _ 20260126054820 2
035 # # $a 0010-0126000916 3
245 1 # $a KEPENTINGAN POLITIK DALAM PENYELESAIAN KEBAKARAN HUTAN DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT PROVINSI KALIMANTAN TENGAH /$c CAROLINE MARCIA DAVINIE PAKILI 4
100 _ # $a CAROLINE MARCIA DAVINIE PAKILI 5
300 # # $a 12 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23805 7
700 _ # $a Ani Martini 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 634.965 983 412 10
084 # # $a 634.965 983 412 CAR k 11
650 # 4 $a penanggulangan kebakaran hutan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kebakaran hutan dan lahan menjadi bencana tahunan di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang dipengaruhi oleh kepentingan politik aktor tertentu. Lemahnya penegakan regulasi, lobi politik oleh perusahaan, serta koordinasi antar pemangku kepentingan menjadi kendala utama. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kepentingan politik dalam penyelesaian kebakaran hutan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi penyelesaian yang efektif di Kabupaten Kotawaringin Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman serta analisis SWOT untuk strategi. Hasil/Temuan: Kepentingan politik mempengaruhi pengambilan kebijakan penanggulangan kebakaran hutan. Faktor pendukung meliputi regulasi nasional, partisipasi masyarakat, dan komitmen pemerintah daerah. Faktor penghambat meliputi lemahnya koordinasi, keterbatasan anggaran, dan dominasi aktor swasta. Strategi yang dirumuskan yaitu penguatan kolaborasi multi-aktor, reformasi kelembagaan, penguatan regulasi, dan peningkatan partisipasi masyarakat. Kesimpulan: Kepentingan politik perlu dikelola melalui kebijakan yang inklusif, transparan, dan berbasis partisipasi masyarakat agar penyelesaian kebakaran hutan dapat berjalan efektif. Kata Kunci: Kepentingan Politik; Kebakaran Hutan; Strategi; Kotawaringin Barat; Kebijakan Lingkungan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name