Detail Katalog

ID: 29260
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

KOLABORASI MULTI-STAKEHOLDER DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA PAREPARE PROVINSI SULAWESI SELATAN / Nabilah Ramahadi Putri

Pengarang:
Nabilah Ramahadi Putri ; Lalu Ahmad Murdhani
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Sanitasi lingkungan
Deskripsi Fisik:
12
Nomor Panggil:
363.725 984 7 NAB k
Control Number:
INLIS000000001192491
BIB ID:
0010-0126000936
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang
meningkat telah menyebabkan timbulan sampah di Kota Parepare semakin tinggi, mencapai
rata-rata 79,33 ton per hari. Hal ini diperparah oleh rendahnya kesadaran masyarakat dan
keterbatasan infrastruktur pengelolaan sampah, sehingga menimbulkan persoalan lingkungan
yang kompleks. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis
kolaborasi multi-stakeholder dalam pengelolaan sampah di Kota Parepare menggunakan teori
collaborative governance dari Ansell dan Gash. Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara
berbagai pemangku kepentingan menjadi krusial. Metode: Penelitian ini menggunakan teori
collaborative governance yang dikembangkan oleh Ansell dan Gash, yang menekankan
pentingnya pengambilan keputusan secara kolektif antara aktor publik dan non-publik secara
formal dan berorientasi pada konsensus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi dari berbagai pihak seperti Dinas Lingkungan Hidup serta komunitas
masyarakat di Kota Parepare. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kolaborasi multi-stakeholder di Kota Parepare sudah mulai terbentuk,
khususnya dalam kegiatan pengangkutan, pengumpulan, dan edukasi masyarakat. Namun,
masih terdapat berbagai hambatan, seperti koordinasi antar pihak yang belum optimal,
keterbatasan dana, serta peran aktif masyarakat yang belum konsisten. Upaya yang dilakukan
untuk mengatasi hambatan ini antara lain adalah penguatan peran fasilitator dari pemerintah,
peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pelibatan komunitas lokal dalam
perencanaan dan implementasi kegiatan pengelolaan sampah. Kesimpulan: Penelitian ini
merekomendasikan perlunya penguatan struktur kelembagaan kolaboratif, peningkatan
literasi lingkungan di masyarakat, serta optimalisasi peran sektor swasta dalam mendukung
pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Kolaborasi yang efektif diharapkan dapat menjadi
solusi strategis dalam mewujudkan Kota Parepare yang bersih dan berdaya saing lingkungan.
Kata Kunci: kolaborasi, multi-stakeholder, pengelolaan sampah, collaborative
governance.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06931/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192491 1
005 _ _ 20260127084454 2
035 # # $a 0010-0126000936 3
245 1 # $a KOLABORASI MULTI-STAKEHOLDER DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA PAREPARE PROVINSI SULAWESI SELATAN /$c Nabilah Ramahadi Putri 4
100 _ # $a Nabilah Ramahadi Putri 5
300 # # $a 12 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20229 7
700 _ # $a Lalu Ahmad Murdhani 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 363.725 984 7 10
084 # # $a 363.725 984 7 NAB k 11
650 # 4 $a Sanitasi lingkungan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang meningkat telah menyebabkan timbulan sampah di Kota Parepare semakin tinggi, mencapai rata-rata 79,33 ton per hari. Hal ini diperparah oleh rendahnya kesadaran masyarakat dan keterbatasan infrastruktur pengelolaan sampah, sehingga menimbulkan persoalan lingkungan yang kompleks. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kolaborasi multi-stakeholder dalam pengelolaan sampah di Kota Parepare menggunakan teori collaborative governance dari Ansell dan Gash. Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan menjadi krusial. Metode: Penelitian ini menggunakan teori collaborative governance yang dikembangkan oleh Ansell dan Gash, yang menekankan pentingnya pengambilan keputusan secara kolektif antara aktor publik dan non-publik secara formal dan berorientasi pada konsensus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dari berbagai pihak seperti Dinas Lingkungan Hidup serta komunitas masyarakat di Kota Parepare. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi multi-stakeholder di Kota Parepare sudah mulai terbentuk, khususnya dalam kegiatan pengangkutan, pengumpulan, dan edukasi masyarakat. Namun, masih terdapat berbagai hambatan, seperti koordinasi antar pihak yang belum optimal, keterbatasan dana, serta peran aktif masyarakat yang belum konsisten. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan ini antara lain adalah penguatan peran fasilitator dari pemerintah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pelibatan komunitas lokal dalam perencanaan dan implementasi kegiatan pengelolaan sampah. Kesimpulan: Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan struktur kelembagaan kolaboratif, peningkatan literasi lingkungan di masyarakat, serta optimalisasi peran sektor swasta dalam mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Kolaborasi yang efektif diharapkan dapat menjadi solusi strategis dalam mewujudkan Kota Parepare yang bersih dan berdaya saing lingkungan. Kata Kunci: kolaborasi, multi-stakeholder, pengelolaan sampah, collaborative governance. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name