Detail Katalog

ID: 29269
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENUNJUKAN WALI NAGARI PERSIAPAN DALAM PROSES PEMEKARAN WILAYAH NAGARI KOTO TANGAH KECAMATAN TILATANG KAMANG KABUPATEN AGAM PROVINSI SUMATERA BARAT / Faruq Alfitrah

Pengarang:
Faruq Alfitrah ; Fadhli Zul Fauzi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Pemerintahan Desa
Deskripsi Fisik:
10 : Ilus
Nomor Panggil:
352.1709598 1382 FAR p
Control Number:
INLIS000000001192500
BIB ID:
0010-0126000945
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang: Penelitian ini membahas proses penunjukan dan pelaksanaan
tugas Wali Nagari Persiapan dalam rangka pemekaran wilayah Nagari Koto Tangah, Kecamatan
Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Pemekaran wilayah nagari
merupakan strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik, pemerataan
pembangunan, serta memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat lokal. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui proses penunjukan wali nagari persiapan di Nagari Koto Tangah.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, teknik
pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teori
yang digunakan sebagai pisau analisis adalah Principal-Agent Theory oleh Damon Coletta (2013),
yang menyoroti relasi antara pemberi amanah (principal) dan pelaksana tugas(agent) dalam konteks
kelembagaan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penunjukan Wali
Nagari Persiapan dilakukan oleh Bupati melalui mekanisme administratif dan evaluasi kriteria
tertentu. Wali Nagari Persiapan memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan struktur
kelembagaan, administrasi, dan sosial kemasyarakatan sebagai fondasi berdirinya nagari baru.
Dalam pelaksanaannya, ditemukan berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya,
kurangnya koordinasi, serta hambatan partisipasi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan
perlunya penguatan dukungan kelembagaan dan mekanisme insentif agar peran Wali Nagari
Persiapan dapat berjalan optimal dalam mendukung suksesnya pemekaran wilayah. Kesimpulan:
penelitian ini menyimpulkan bahwa penunjukan dan peran Wali Nagari Persiapan sangat strategis
dalam mempercepat proses pemekaran wilayah nagari. Namun, keberhasilannya masih
menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya, kurangnya koordinasi, serta partisipasi
masyarakat yang belum optimal .Disarankan agar pemerintah daerah memperkuat dukungan
kelembagaan dan mekanisme insentif, serta meningkatkan pelibatan masyarakat dalam setiap
tahapan pemekaran nagari untuk memastikan proses berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Pemekaran wilayah, Wali Nagari Persiapan, Nagari Koto Tangah, otonomi
daerah, teori Principal-Agent, pemerintahan nagari.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06938/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192500 1
005 _ _ 20260127091518 2
035 # # $a 0010-0126000945 3
245 1 # $a PENUNJUKAN WALI NAGARI PERSIAPAN DALAM PROSES PEMEKARAN WILAYAH NAGARI KOTO TANGAH KECAMATAN TILATANG KAMANG KABUPATEN AGAM PROVINSI SUMATERA BARAT /$c Faruq Alfitrah 4
100 _ # $a Faruq Alfitrah 5
300 # # $a 10 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/25009 7
700 _ # $a Fadhli Zul Fauzi 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 352.1709598 1382 10
084 # # $a 352.1709598 1382 FAR p 11
650 # 4 $a Pemerintahan Desa 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang: Penelitian ini membahas proses penunjukan dan pelaksanaan tugas Wali Nagari Persiapan dalam rangka pemekaran wilayah Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Pemekaran wilayah nagari merupakan strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik, pemerataan pembangunan, serta memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat lokal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penunjukan wali nagari persiapan di Nagari Koto Tangah. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah Principal-Agent Theory oleh Damon Coletta (2013), yang menyoroti relasi antara pemberi amanah (principal) dan pelaksana tugas(agent) dalam konteks kelembagaan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penunjukan Wali Nagari Persiapan dilakukan oleh Bupati melalui mekanisme administratif dan evaluasi kriteria tertentu. Wali Nagari Persiapan memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan struktur kelembagaan, administrasi, dan sosial kemasyarakatan sebagai fondasi berdirinya nagari baru. Dalam pelaksanaannya, ditemukan berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya koordinasi, serta hambatan partisipasi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan dukungan kelembagaan dan mekanisme insentif agar peran Wali Nagari Persiapan dapat berjalan optimal dalam mendukung suksesnya pemekaran wilayah. Kesimpulan: penelitian ini menyimpulkan bahwa penunjukan dan peran Wali Nagari Persiapan sangat strategis dalam mempercepat proses pemekaran wilayah nagari. Namun, keberhasilannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya, kurangnya koordinasi, serta partisipasi masyarakat yang belum optimal .Disarankan agar pemerintah daerah memperkuat dukungan kelembagaan dan mekanisme insentif, serta meningkatkan pelibatan masyarakat dalam setiap tahapan pemekaran nagari untuk memastikan proses berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Pemekaran wilayah, Wali Nagari Persiapan, Nagari Koto Tangah, otonomi daerah, teori Principal-Agent, pemerintahan nagari. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name