Detail Katalog
ID: 29288Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH DALAM MENINGKATKAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI PROVINSI LAMPUNG / ZHAFIR NAUFAL AL KAHFI
Pengarang:
ZHAFIR NAUFAL AL KAHFI ; Ayu Widowati Johannes
ZHAFIR NAUFAL AL KAHFI ; Ayu Widowati Johannes
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Pengelolaan keuangan daerah
Deskripsi Fisik:
15 : Ilus
15 : Ilus
Nomor Panggil:
352.459 818 ZHA e
352.459 818 ZHA e
Control Number:
INLIS000000001192519
INLIS000000001192519
BIB ID:
0010-0126000964
0010-0126000964
Catatan
Permasalahan (GAP) Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Provinsi Lampung telah
menerapkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai instrumen strategis untuk
mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Namun,
efektivitas SIPD belum sepenuhnya optimal karena berbagai kendala seperti keterbatasan
sumber daya manusia, infrastruktur teknologi yang belum memadai, serta permasalahan teknis
sistem. Hambatan ini berdampak pada kualitas laporan keuangan dan kepercayaan publik.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas SIPD dalam meningkatkan
pengelolaan keuangan daerah di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
Provinsi Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
dengan metode induktif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,
observasi langsung, dan dokumentasi dengan melibatkan pejabat dan pengguna SIPD di
BPKAD. Teori efektivitas organisasi Duncan digunakan sebagai landasan analisis dengan tiga
dimensi utama: pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa SIPD memberikan kontribusi positif terhadap perolehan opini Wajar
Tanpa Pengecualian (WTP) selama sepuluh tahun berturut-turut. Penelitian menunjukan
bahwa dimensi pencapaian tujuan SIPD telah sesuai prosedur dan mencapai tujuan. Pada
dimensi integrasi menemukan tidak ada masalah dalam hal ketersediaan SOP, struktur
organisasi, pembagian tugas, dan pemanfaataan teknologi dalam sistem pengelolaan
penelitian,serta dalam dimensi adaptasi sudah berjalan sesuai tatanan dalam kemampuan SDM
dan pelatihan. Namun demikian, pelaksanaan SIPD masih terhambat oleh minimnya pelatihan,
kesalahan teknis, dan akses internet yang terbatas. Upaya yang dilakukan meliputi bimbingan
teknis, peningkatan kapasitas SDM, dan pengawasan berkelanjutan. Kesimpulan: Penelitian
ini menyimpulkan bahwa pengelolaan keuangan daerah di provinsi lampung sudah berjalan
efektif dan sesuai prosedur SIPD. Untuk meningkatkan efektivitas diperlukan penguatan
pelaksanaan SIPD melalui peningkatan pelatihan, infrastruktur, dan penyesuaian kebijakan
sangat diperlukan untuk memaksimalkan efektivitasnya dalam mendukung prinsip good
governance dan akuntabilitas keuangan di Provinsi Lampung.
Kata kunci: Akuntabilitas, Efektivitas, Good Governance, Lampung, Manajemen Keuangan,
SIPD, Transparansi
menerapkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai instrumen strategis untuk
mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Namun,
efektivitas SIPD belum sepenuhnya optimal karena berbagai kendala seperti keterbatasan
sumber daya manusia, infrastruktur teknologi yang belum memadai, serta permasalahan teknis
sistem. Hambatan ini berdampak pada kualitas laporan keuangan dan kepercayaan publik.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas SIPD dalam meningkatkan
pengelolaan keuangan daerah di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
Provinsi Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
dengan metode induktif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,
observasi langsung, dan dokumentasi dengan melibatkan pejabat dan pengguna SIPD di
BPKAD. Teori efektivitas organisasi Duncan digunakan sebagai landasan analisis dengan tiga
dimensi utama: pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa SIPD memberikan kontribusi positif terhadap perolehan opini Wajar
Tanpa Pengecualian (WTP) selama sepuluh tahun berturut-turut. Penelitian menunjukan
bahwa dimensi pencapaian tujuan SIPD telah sesuai prosedur dan mencapai tujuan. Pada
dimensi integrasi menemukan tidak ada masalah dalam hal ketersediaan SOP, struktur
organisasi, pembagian tugas, dan pemanfaataan teknologi dalam sistem pengelolaan
penelitian,serta dalam dimensi adaptasi sudah berjalan sesuai tatanan dalam kemampuan SDM
dan pelatihan. Namun demikian, pelaksanaan SIPD masih terhambat oleh minimnya pelatihan,
kesalahan teknis, dan akses internet yang terbatas. Upaya yang dilakukan meliputi bimbingan
teknis, peningkatan kapasitas SDM, dan pengawasan berkelanjutan. Kesimpulan: Penelitian
ini menyimpulkan bahwa pengelolaan keuangan daerah di provinsi lampung sudah berjalan
efektif dan sesuai prosedur SIPD. Untuk meningkatkan efektivitas diperlukan penguatan
pelaksanaan SIPD melalui peningkatan pelatihan, infrastruktur, dan penyesuaian kebijakan
sangat diperlukan untuk memaksimalkan efektivitasnya dalam mendukung prinsip good
governance dan akuntabilitas keuangan di Provinsi Lampung.
Kata kunci: Akuntabilitas, Efektivitas, Good Governance, Lampung, Manajemen Keuangan,
SIPD, Transparansi
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06954/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192519 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260127095418 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000964 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH DALAM MENINGKATKAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI PROVINSI LAMPUNG /$c ZHAFIR NAUFAL AL KAHFI | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a ZHAFIR NAUFAL AL KAHFI | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 15 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22753 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Ayu Widowati Johannes | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.459 818 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.459 818 ZHA e | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pengelolaan keuangan daerah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan (GAP) Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Provinsi Lampung telah menerapkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai instrumen strategis untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Namun, efektivitas SIPD belum sepenuhnya optimal karena berbagai kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi yang belum memadai, serta permasalahan teknis sistem. Hambatan ini berdampak pada kualitas laporan keuangan dan kepercayaan publik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas SIPD dalam meningkatkan pengelolaan keuangan daerah di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode induktif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi dengan melibatkan pejabat dan pengguna SIPD di BPKAD. Teori efektivitas organisasi Duncan digunakan sebagai landasan analisis dengan tiga dimensi utama: pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPD memberikan kontribusi positif terhadap perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama sepuluh tahun berturut-turut. Penelitian menunjukan bahwa dimensi pencapaian tujuan SIPD telah sesuai prosedur dan mencapai tujuan. Pada dimensi integrasi menemukan tidak ada masalah dalam hal ketersediaan SOP, struktur organisasi, pembagian tugas, dan pemanfaataan teknologi dalam sistem pengelolaan penelitian,serta dalam dimensi adaptasi sudah berjalan sesuai tatanan dalam kemampuan SDM dan pelatihan. Namun demikian, pelaksanaan SIPD masih terhambat oleh minimnya pelatihan, kesalahan teknis, dan akses internet yang terbatas. Upaya yang dilakukan meliputi bimbingan teknis, peningkatan kapasitas SDM, dan pengawasan berkelanjutan. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan keuangan daerah di provinsi lampung sudah berjalan efektif dan sesuai prosedur SIPD. Untuk meningkatkan efektivitas diperlukan penguatan pelaksanaan SIPD melalui peningkatan pelatihan, infrastruktur, dan penyesuaian kebijakan sangat diperlukan untuk memaksimalkan efektivitasnya dalam mendukung prinsip good governance dan akuntabilitas keuangan di Provinsi Lampung. Kata kunci: Akuntabilitas, Efektivitas, Good Governance, Lampung, Manajemen Keuangan, SIPD, Transparansi | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 27 Jan 2026