Detail Katalog
ID: 29302Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
ANALISIS LITERASI DIGITAL MASYARAKAT DI KABUPATEN SORONG UNTUK MENDUKUNG KESIAPAN PENERAPAN PELAYANAN PUBLIK BERBASIS DIGITAL / Eduardus Julio Bastian Matutina
Pengarang:
Eduardus Julio Bastian Matutina ; Mohammad Rezza Fahlevvi
Eduardus Julio Bastian Matutina ; Mohammad Rezza Fahlevvi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
digital
Deskripsi Fisik:
13 : Ilus
13 : Ilus
Nomor Panggil:
004.659 883 12 EDU a
004.659 883 12 EDU a
Control Number:
INLIS000000001192533
INLIS000000001192533
BIB ID:
0010-0126000978
0010-0126000978
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Bentuk dataran rendah, pegunungan, dan pantai
Kabupaten Sorong membuat akses masyarakat ke informasi yang dibutuhkan menjadi sulit.
penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memerlukan literasi digital masyarakat
yang memadai untuk meminimalkan risiko kejahatan siber. Rendahnya literasi digital menjadi
tantangan utama yang memerlukan perhatian lebih. Kondisi yang terjadi pada Provinsi Papua
Barat khususnya Kabupaten Sorong menunjukkan bahwa masyarakat disana kurang handal
dalam penggunaan teknologi informasi, hal inilah yang melatarbelakangi penelitian ini
dilakukan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas literasi digital
masyarakat di Kabupaten Sorong apakah mampu dalam menggunakan teknologi informasi
digital dalam melakukan pelayanan publik digital. Metode: Penelitian ini menggunakan
pendekatan Kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena model kualitatif memberikan keleluasaan
penuh bagi peneliti untuk mendeskripsikan sesuatu secara rinci dan bukan bermain hanya dengan angka. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi serta triangulasi data. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori pilar literasi oleh Kominfo tahun 2020. Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini dikelompokan dalam 5 kelas. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri. Hasil/Temuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi literasi digital masyarakat di Kabupaten Sorong untuk melihat kesiapan dalam menghadapi penerapan pelayanan public berbasis digital, Adapun pada dimensi kecakapan digital Masyarakat Kabupaten Sorong masih belum mahir dalam mengoperasikan beberapa teknologi digital, pada dimensi etika digital Masyarakat Sorong sudah menunjukkan hal yang positif dengan penerapan etika berkomunikasi di ranah digital, pada dimensi keamanan digital diketahui bahwa masih terdapat kurang maksimalnya keamanan digital di Kabupaten Sorong, pada dimensi budaya digital masih belum banyak ditemukan kegiatan
yang secara digital menjadi kebiasaan. Kesimpulan: Secara umum hasil penelitian kualitatif
yang dilakukan menunjukkan literasi digital masyarakat di Kabupaten Sorong sudah berada
pada kategori baik dengan beberapa catatan, sehingga dapat dikatakan penerapan pelayanan digital yang diterapkan
Kata Kunci: Literasi Digital, Pelayanan Publik Digital, E-Government, Kabupaten Sorong, Transformasi Digital
Kabupaten Sorong membuat akses masyarakat ke informasi yang dibutuhkan menjadi sulit.
penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memerlukan literasi digital masyarakat
yang memadai untuk meminimalkan risiko kejahatan siber. Rendahnya literasi digital menjadi
tantangan utama yang memerlukan perhatian lebih. Kondisi yang terjadi pada Provinsi Papua
Barat khususnya Kabupaten Sorong menunjukkan bahwa masyarakat disana kurang handal
dalam penggunaan teknologi informasi, hal inilah yang melatarbelakangi penelitian ini
dilakukan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas literasi digital
masyarakat di Kabupaten Sorong apakah mampu dalam menggunakan teknologi informasi
digital dalam melakukan pelayanan publik digital. Metode: Penelitian ini menggunakan
pendekatan Kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena model kualitatif memberikan keleluasaan
penuh bagi peneliti untuk mendeskripsikan sesuatu secara rinci dan bukan bermain hanya dengan angka. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi serta triangulasi data. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori pilar literasi oleh Kominfo tahun 2020. Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini dikelompokan dalam 5 kelas. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri. Hasil/Temuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi literasi digital masyarakat di Kabupaten Sorong untuk melihat kesiapan dalam menghadapi penerapan pelayanan public berbasis digital, Adapun pada dimensi kecakapan digital Masyarakat Kabupaten Sorong masih belum mahir dalam mengoperasikan beberapa teknologi digital, pada dimensi etika digital Masyarakat Sorong sudah menunjukkan hal yang positif dengan penerapan etika berkomunikasi di ranah digital, pada dimensi keamanan digital diketahui bahwa masih terdapat kurang maksimalnya keamanan digital di Kabupaten Sorong, pada dimensi budaya digital masih belum banyak ditemukan kegiatan
yang secara digital menjadi kebiasaan. Kesimpulan: Secara umum hasil penelitian kualitatif
yang dilakukan menunjukkan literasi digital masyarakat di Kabupaten Sorong sudah berada
pada kategori baik dengan beberapa catatan, sehingga dapat dikatakan penerapan pelayanan digital yang diterapkan
Kata Kunci: Literasi Digital, Pelayanan Publik Digital, E-Government, Kabupaten Sorong, Transformasi Digital
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06965/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192533 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260127102327 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000978 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a ANALISIS LITERASI DIGITAL MASYARAKAT DI KABUPATEN SORONG UNTUK MENDUKUNG KESIAPAN PENERAPAN PELAYANAN PUBLIK BERBASIS DIGITAL /$c Eduardus Julio Bastian Matutina | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Eduardus Julio Bastian Matutina | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 13 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22677 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Mohammad Rezza Fahlevvi | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 004.659 883 12 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 004.659 883 12 EDU a | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a digital | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Bentuk dataran rendah, pegunungan, dan pantai Kabupaten Sorong membuat akses masyarakat ke informasi yang dibutuhkan menjadi sulit. penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memerlukan literasi digital masyarakat yang memadai untuk meminimalkan risiko kejahatan siber. Rendahnya literasi digital menjadi tantangan utama yang memerlukan perhatian lebih. Kondisi yang terjadi pada Provinsi Papua Barat khususnya Kabupaten Sorong menunjukkan bahwa masyarakat disana kurang handal dalam penggunaan teknologi informasi, hal inilah yang melatarbelakangi penelitian ini dilakukan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas literasi digital masyarakat di Kabupaten Sorong apakah mampu dalam menggunakan teknologi informasi digital dalam melakukan pelayanan publik digital. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena model kualitatif memberikan keleluasaan penuh bagi peneliti untuk mendeskripsikan sesuatu secara rinci dan bukan bermain hanya dengan angka. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi serta triangulasi data. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori pilar literasi oleh Kominfo tahun 2020. Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini dikelompokan dalam 5 kelas. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri. Hasil/Temuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi literasi digital masyarakat di Kabupaten Sorong untuk melihat kesiapan dalam menghadapi penerapan pelayanan public berbasis digital, Adapun pada dimensi kecakapan digital Masyarakat Kabupaten Sorong masih belum mahir dalam mengoperasikan beberapa teknologi digital, pada dimensi etika digital Masyarakat Sorong sudah menunjukkan hal yang positif dengan penerapan etika berkomunikasi di ranah digital, pada dimensi keamanan digital diketahui bahwa masih terdapat kurang maksimalnya keamanan digital di Kabupaten Sorong, pada dimensi budaya digital masih belum banyak ditemukan kegiatan yang secara digital menjadi kebiasaan. Kesimpulan: Secara umum hasil penelitian kualitatif yang dilakukan menunjukkan literasi digital masyarakat di Kabupaten Sorong sudah berada pada kategori baik dengan beberapa catatan, sehingga dapat dikatakan penerapan pelayanan digital yang diterapkan Kata Kunci: Literasi Digital, Pelayanan Publik Digital, E-Government, Kabupaten Sorong, Transformasi Digital | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 27 Jan 2026