Detail Katalog
ID: 29303Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KOTA SORONG PROVINSI PAPUA BARAT DAYA / Tenau, Agnes Sisilia
Pengarang:
Tenau, Agnes Sisilia ; Achmad Nur Sutikno
Tenau, Agnes Sisilia ; Achmad Nur Sutikno
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Pengamanan dari Bencana Banjir
Deskripsi Fisik:
15
15
Nomor Panggil:
363.349 309 598 831 3 TEN i
363.349 309 598 831 3 TEN i
Control Number:
INLIS000000001192534
INLIS000000001192534
BIB ID:
0010-0126000979
0010-0126000979
Catatan
Permasalahan: Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di Kota Sorong dan berdampak
signifikan terhadap kehidupan masyarakat serta pembangunan daerah. Penanggulangan bencana banjir
oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong sangat bergantung pada penggunaan
teknologi untuk pemantauan dan mitigasi. Namun, keterbatasan ketersediaan teknologi dan ketepatan
penggunaannya menjadi hambatan utama dalam efektivitas penanggulangan. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penanggulangan banjir oleh BPBD Kota Sorong
dengan fokus pada aspek teknologi yang digunakan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah
kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan
pejabat BPBD dan observasi lapangan terkait penggunaan teknologi seperti drone, Early Warning
System (EWS), laptop, dan Handy Talky (HT). Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk
mengidentifikasi kendala dan peluang dalam pemanfaatan teknologi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa BPBD Kota Sorong telah memanfaatkan berbagai teknologi sebagai alat bantu
dalam mitigasi banjir, namun keterbatasan anggaran mengakibatkan teknologi yang ada tidak terawat
dengan baik dan ketersediaan alat baru sangat minim. Ketergantungan pada peminjaman teknologi dari
instansi lain, seperti Dinas PUPR, juga menghambat kelancaran operasional. Selain itu, kurangnya
pelatihan dan kapasitas sumber daya manusia dalam mengoperasikan teknologi turut memengaruhi
efektivitas pelaksanaan kebijakan. Kesimpulan: Keberhasilan penanggulangan banjir di Kota Sorong
sangat dipengaruhi oleh ketepatan penggunaan dan ketersediaan teknologi yang memadai, dukungan
anggaran, koordinasi antar lembaga, serta peningkatan kapasitas SDM. Diperlukan perbaikan
manajemen teknologi dan penguatan sinergi antar instansi agar penanganan bencana dapat berjalan lebih
efektif dan responsif.
Kata kunci: Implementasi, Banjir, Penanggulangan Bencana
signifikan terhadap kehidupan masyarakat serta pembangunan daerah. Penanggulangan bencana banjir
oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong sangat bergantung pada penggunaan
teknologi untuk pemantauan dan mitigasi. Namun, keterbatasan ketersediaan teknologi dan ketepatan
penggunaannya menjadi hambatan utama dalam efektivitas penanggulangan. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penanggulangan banjir oleh BPBD Kota Sorong
dengan fokus pada aspek teknologi yang digunakan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah
kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan
pejabat BPBD dan observasi lapangan terkait penggunaan teknologi seperti drone, Early Warning
System (EWS), laptop, dan Handy Talky (HT). Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk
mengidentifikasi kendala dan peluang dalam pemanfaatan teknologi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa BPBD Kota Sorong telah memanfaatkan berbagai teknologi sebagai alat bantu
dalam mitigasi banjir, namun keterbatasan anggaran mengakibatkan teknologi yang ada tidak terawat
dengan baik dan ketersediaan alat baru sangat minim. Ketergantungan pada peminjaman teknologi dari
instansi lain, seperti Dinas PUPR, juga menghambat kelancaran operasional. Selain itu, kurangnya
pelatihan dan kapasitas sumber daya manusia dalam mengoperasikan teknologi turut memengaruhi
efektivitas pelaksanaan kebijakan. Kesimpulan: Keberhasilan penanggulangan banjir di Kota Sorong
sangat dipengaruhi oleh ketepatan penggunaan dan ketersediaan teknologi yang memadai, dukungan
anggaran, koordinasi antar lembaga, serta peningkatan kapasitas SDM. Diperlukan perbaikan
manajemen teknologi dan penguatan sinergi antar instansi agar penanganan bencana dapat berjalan lebih
efektif dan responsif.
Kata kunci: Implementasi, Banjir, Penanggulangan Bencana
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06966/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192534 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260127102528 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126000979 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KOTA SORONG PROVINSI PAPUA BARAT DAYA /$c Tenau, Agnes Sisilia | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Tenau, Agnes Sisilia | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 15 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23020 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Achmad Nur Sutikno | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.349 309 598 831 3 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.349 309 598 831 3 TEN i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pengamanan dari Bencana Banjir | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan: Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di Kota Sorong dan berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat serta pembangunan daerah. Penanggulangan bencana banjir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong sangat bergantung pada penggunaan teknologi untuk pemantauan dan mitigasi. Namun, keterbatasan ketersediaan teknologi dan ketepatan penggunaannya menjadi hambatan utama dalam efektivitas penanggulangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penanggulangan banjir oleh BPBD Kota Sorong dengan fokus pada aspek teknologi yang digunakan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat BPBD dan observasi lapangan terkait penggunaan teknologi seperti drone, Early Warning System (EWS), laptop, dan Handy Talky (HT). Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi kendala dan peluang dalam pemanfaatan teknologi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kota Sorong telah memanfaatkan berbagai teknologi sebagai alat bantu dalam mitigasi banjir, namun keterbatasan anggaran mengakibatkan teknologi yang ada tidak terawat dengan baik dan ketersediaan alat baru sangat minim. Ketergantungan pada peminjaman teknologi dari instansi lain, seperti Dinas PUPR, juga menghambat kelancaran operasional. Selain itu, kurangnya pelatihan dan kapasitas sumber daya manusia dalam mengoperasikan teknologi turut memengaruhi efektivitas pelaksanaan kebijakan. Kesimpulan: Keberhasilan penanggulangan banjir di Kota Sorong sangat dipengaruhi oleh ketepatan penggunaan dan ketersediaan teknologi yang memadai, dukungan anggaran, koordinasi antar lembaga, serta peningkatan kapasitas SDM. Diperlukan perbaikan manajemen teknologi dan penguatan sinergi antar instansi agar penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif dan responsif. Kata kunci: Implementasi, Banjir, Penanggulangan Bencana | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 27 Jan 2026