Detail Katalog
ID: 29372Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
KESIAPSIAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KABUPATEN KOTABARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN / Nadya Fitri Adeliani
Pengarang:
Nadya Fitri Adeliani ; Selamat Jalaludin
Nadya Fitri Adeliani ; Selamat Jalaludin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Penanggulangan bencana
Deskripsi Fisik:
13
13
Nomor Panggil:
363.345 983 651 NAD k
363.345 983 651 NAD k
Control Number:
INLIS000000001192603
INLIS000000001192603
BIB ID:
0010-0126001048
0010-0126001048
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Kotabaru merupakan salah satu wilayah di
Provinsi Kalimantan Selatan yang rawan mengalami bencana banjir. Kondisi geografis yang
didominasi oleh dataran rendah serta curah hujan yang tinggi menjadi faktor utama penyebab
terjadinya banjir setiap tahunnya. Banjir yang terjadi menimbulkan dampak yang tidak hanya
mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa
serta merusak infrastruktur publik. Dalam konteks tersebut, kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam menghadapi bencana banjir menjadi hal yang penting. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kotabaru
dalam penanggulangan bencana banjir. Metode: Dalam penelitian ini digunakan pendekatan yaitu
metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan
menggunakan teknik snowball sampling dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil: Temuan yang diperoleh peneliti dalam penelitian
ini yaitu kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kotabaru telah berjalan cukup baik berdasarkan lima
dimensi kesiapsiagaan, namun belum mencapai tingkat optimal. Faktor penghambat yang
ditemukan meliputi keterbatasan infrastruktur, kurangnya alat peringatan dini, serta keterbatasan
sumber daya manusia. Kesimpulan: BPBD terus melakukan perbaikan melalui kolaborasi dengan
instansi terkait, peningkatan kapasitas SDM, dan sosialisasi kepada masyarakat.
Kata Kunci: Banjir; Penanggulangan Bencana; Kesiapsiagaan
Provinsi Kalimantan Selatan yang rawan mengalami bencana banjir. Kondisi geografis yang
didominasi oleh dataran rendah serta curah hujan yang tinggi menjadi faktor utama penyebab
terjadinya banjir setiap tahunnya. Banjir yang terjadi menimbulkan dampak yang tidak hanya
mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa
serta merusak infrastruktur publik. Dalam konteks tersebut, kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam menghadapi bencana banjir menjadi hal yang penting. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kotabaru
dalam penanggulangan bencana banjir. Metode: Dalam penelitian ini digunakan pendekatan yaitu
metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan
menggunakan teknik snowball sampling dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil: Temuan yang diperoleh peneliti dalam penelitian
ini yaitu kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kotabaru telah berjalan cukup baik berdasarkan lima
dimensi kesiapsiagaan, namun belum mencapai tingkat optimal. Faktor penghambat yang
ditemukan meliputi keterbatasan infrastruktur, kurangnya alat peringatan dini, serta keterbatasan
sumber daya manusia. Kesimpulan: BPBD terus melakukan perbaikan melalui kolaborasi dengan
instansi terkait, peningkatan kapasitas SDM, dan sosialisasi kepada masyarakat.
Kata Kunci: Banjir; Penanggulangan Bencana; Kesiapsiagaan
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07010/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192603 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260127083618 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126001048 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a KESIAPSIAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KABUPATEN KOTABARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN /$c Nadya Fitri Adeliani | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Nadya Fitri Adeliani | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 13 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21386 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Selamat Jalaludin | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.345 983 651 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.345 983 651 NAD k | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Penanggulangan bencana | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Kotabaru merupakan salah satu wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan yang rawan mengalami bencana banjir. Kondisi geografis yang didominasi oleh dataran rendah serta curah hujan yang tinggi menjadi faktor utama penyebab terjadinya banjir setiap tahunnya. Banjir yang terjadi menimbulkan dampak yang tidak hanya mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa serta merusak infrastruktur publik. Dalam konteks tersebut, kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam menghadapi bencana banjir menjadi hal yang penting. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kotabaru dalam penanggulangan bencana banjir. Metode: Dalam penelitian ini digunakan pendekatan yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil: Temuan yang diperoleh peneliti dalam penelitian ini yaitu kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kotabaru telah berjalan cukup baik berdasarkan lima dimensi kesiapsiagaan, namun belum mencapai tingkat optimal. Faktor penghambat yang ditemukan meliputi keterbatasan infrastruktur, kurangnya alat peringatan dini, serta keterbatasan sumber daya manusia. Kesimpulan: BPBD terus melakukan perbaikan melalui kolaborasi dengan instansi terkait, peningkatan kapasitas SDM, dan sosialisasi kepada masyarakat. Kata Kunci: Banjir; Penanggulangan Bencana; Kesiapsiagaan | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 27 Jan 2026