Detail Katalog

ID: 29387
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL PADA PERILAKU PENGGUNA SISTEM PARKIR CASHLESS DI KOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR / Diaz Irhamsyah Handarifkan

Pengarang:
Diaz Irhamsyah Handarifkan ; Rina Wahyuni
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Fasilitas Parkir
Deskripsi Fisik:
23 : Ilus
Nomor Panggil:
388.474 095 982 861 DIA a
Control Number:
INLIS000000001192618
BIB ID:
0010-0126001063
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini berfokus pada rendahnya tingkat adopsi sistem parkir non-tunai oleh masyarakat di Surabaya, meskipun sistem tersebut telah diterapkan di tujuh lokasi parkir khusus (PTK) sejak Februari 2024. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ketersediaan teknologi dengan penerimaan pengguna. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku pengguna dalam mengadopsi dan menggunakan sistem parkir cashless di Surabaya dengan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner digital (Google Forms) yang disebarkan kepada 151 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode stratified sampling berdasarkan kategori usia dan jenis kelamin. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS), mencakup pengujian outer dan inner model. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna cenderung proaktif dan mendukung penerapan sistem parkir cashless. Hal ini dibuktikan dengan nilai R² sebesar 0,739 untuk variabel Sikap terhadap Penggunaan dan 0,839 untuk variabel Niat Perilaku untuk Menggunakan. Analisis moderasi menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin secara signifikan memoderasi pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan terhadap Niat Menggunakan, sementara variabel usia tidak menunjukkan hasil yang signifikan. Kesimpulan: Niat masyarakat untuk mengadopsi sistem parkir cashless di Surabaya sangat dipengaruhi oleh persepsi dan sikap mereka. Disarankan untuk meningkatkan literasi digital dan memberikan dukungan teknologi, khususnya bagi pengguna yang lebih tua dan perempuan. Pemerintah Kota Surabaya juga perlu memperluas akses infrastruktur dan melakukan sosialisasi yang lebih luas untuk meningkatkan penerimaan masyarakat secara merata. Kata kunci: Technology Acceptance Model, Parkir Cashless, SEM-PLS
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07021/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192618 1
005 _ _ 20260128085606 2
035 # # $a 0010-0126001063 3
245 1 # $a ANALISIS TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL PADA PERILAKU PENGGUNA SISTEM PARKIR CASHLESS DI KOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR /$c Diaz Irhamsyah Handarifkan 4
100 _ # $a Diaz Irhamsyah Handarifkan 5
300 # # $a 23 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/24483 7
700 _ # $a Rina Wahyuni 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 9
082 # # $a 388.474 095 982 861 10
084 # # $a 388.474 095 982 861 DIA a 11
650 # 4 $a Fasilitas Parkir 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini berfokus pada rendahnya tingkat adopsi sistem parkir non-tunai oleh masyarakat di Surabaya, meskipun sistem tersebut telah diterapkan di tujuh lokasi parkir khusus (PTK) sejak Februari 2024. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ketersediaan teknologi dengan penerimaan pengguna. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku pengguna dalam mengadopsi dan menggunakan sistem parkir cashless di Surabaya dengan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner digital (Google Forms) yang disebarkan kepada 151 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode stratified sampling berdasarkan kategori usia dan jenis kelamin. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS), mencakup pengujian outer dan inner model. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna cenderung proaktif dan mendukung penerapan sistem parkir cashless. Hal ini dibuktikan dengan nilai R² sebesar 0,739 untuk variabel Sikap terhadap Penggunaan dan 0,839 untuk variabel Niat Perilaku untuk Menggunakan. Analisis moderasi menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin secara signifikan memoderasi pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan terhadap Niat Menggunakan, sementara variabel usia tidak menunjukkan hasil yang signifikan. Kesimpulan: Niat masyarakat untuk mengadopsi sistem parkir cashless di Surabaya sangat dipengaruhi oleh persepsi dan sikap mereka. Disarankan untuk meningkatkan literasi digital dan memberikan dukungan teknologi, khususnya bagi pengguna yang lebih tua dan perempuan. Pemerintah Kota Surabaya juga perlu memperluas akses infrastruktur dan melakukan sosialisasi yang lebih luas untuk meningkatkan penerimaan masyarakat secara merata. Kata kunci: Technology Acceptance Model, Parkir Cashless, SEM-PLS 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name