Detail Katalog

ID: 29396
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS KESIAPAN INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENUNJANG PENERAPAN E-GOVERNMENT DENGAN FRAMEWORK COBIT 2019 : (Studi Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur) / Raiden A.N. Fuy

Pengarang:
Raiden A.N. Fuy ; Rozali Ilham
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Infrastruktur Teknologi Informasi
Deskripsi Fisik:
14 : Ilus
Nomor Panggil:
006.759 868 62 RAI a
Control Number:
INLIS000000001192627
BIB ID:
0010-0126001072
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penerapan e-government di Indonesia telah menjadi bagian penting dari reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik. Namun, banyak pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam kesiapan infrastruktur teknologi informasi (TI), terutama di daerah pinggiran seperti Kabupaten Kupang. Keterbatasan jaringan internet, minimnya perangkat pendukung, dan lemahnya kapasitas sumber daya manusia menjadi hambatan utama.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis infrastruktur TI dalam mendukung penerapan e- government di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kupang menggunakan framework COBIT 2019. Metode: Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan pendekatan konvergen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kusioner, observasi, dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Analisis kesiapan dilakukan dengan mengukur 13 proses tata kelola TI berdasarkan COBIT 2019 dalam skala kapabilitas (capability levels) dengan process assessment model (PAM). Hasil/Temuan: Keadaan infrastruktur TI masih membutuhkan perbaikan dan peningkatan dari segi jaringan, perangkat dan sumber daya pendukung, hal ini bisa dilihat juga dari proses penilaian tingkat kapabilitas dengan framework COBIT 2019 menunjukkan bahwa sebagian besar proses yaitu APO07, APO12, APO13, BAI06, BAI10, DSS01, DSS03, DSS05 dan MEA01) berada pada Level 1 (performed), dua proses yaitu APO01 dan BAI09 berada pada Level 2 (managed), dan dua proses lainnya yaitu EDM04 dan BAI04 pada Level 0 (incompleted). Tidak ada proses yang mencapai Level 3 sebagai standar minimal kesiapan. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara harapan dan realitas kesiapan TI yang dinilai.Kesimpulan: Kesiapan infrastruktur TI di Kabupaten Kupang belum memadai untuk mendukung e-government secara optimal. Diperlukan penguatan kapasitas
SDM, investasi infrastruktur, serta perbaikan tata kelola dan kebijakan internal berbasis prinsip
COBIT 2019.
Kata Kunci: Tata Kelola TI, Infrastruktur TI, E-government, COBIT 2019
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07029/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192627 1
005 _ _ 20260128091124 2
035 # # $a 0010-0126001072 3
245 1 # $a ANALISIS KESIAPAN INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENUNJANG PENERAPAN E-GOVERNMENT DENGAN FRAMEWORK COBIT 2019 : $b (Studi Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur) /$c Raiden A.N. Fuy 4
100 _ # $a Raiden A.N. Fuy 5
300 # # $a 14 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22464 7
700 _ # $a Rozali Ilham 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 006.759 868 62 10
084 # # $a 006.759 868 62 RAI a 11
650 # 4 $a Infrastruktur Teknologi Informasi 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penerapan e-government di Indonesia telah menjadi bagian penting dari reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik. Namun, banyak pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam kesiapan infrastruktur teknologi informasi (TI), terutama di daerah pinggiran seperti Kabupaten Kupang. Keterbatasan jaringan internet, minimnya perangkat pendukung, dan lemahnya kapasitas sumber daya manusia menjadi hambatan utama.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis infrastruktur TI dalam mendukung penerapan e- government di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kupang menggunakan framework COBIT 2019. Metode: Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan pendekatan konvergen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kusioner, observasi, dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Analisis kesiapan dilakukan dengan mengukur 13 proses tata kelola TI berdasarkan COBIT 2019 dalam skala kapabilitas (capability levels) dengan process assessment model (PAM). Hasil/Temuan: Keadaan infrastruktur TI masih membutuhkan perbaikan dan peningkatan dari segi jaringan, perangkat dan sumber daya pendukung, hal ini bisa dilihat juga dari proses penilaian tingkat kapabilitas dengan framework COBIT 2019 menunjukkan bahwa sebagian besar proses yaitu APO07, APO12, APO13, BAI06, BAI10, DSS01, DSS03, DSS05 dan MEA01) berada pada Level 1 (performed), dua proses yaitu APO01 dan BAI09 berada pada Level 2 (managed), dan dua proses lainnya yaitu EDM04 dan BAI04 pada Level 0 (incompleted). Tidak ada proses yang mencapai Level 3 sebagai standar minimal kesiapan. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara harapan dan realitas kesiapan TI yang dinilai.Kesimpulan: Kesiapan infrastruktur TI di Kabupaten Kupang belum memadai untuk mendukung e-government secara optimal. Diperlukan penguatan kapasitas SDM, investasi infrastruktur, serta perbaikan tata kelola dan kebijakan internal berbasis prinsip COBIT 2019. Kata Kunci: Tata Kelola TI, Infrastruktur TI, E-government, COBIT 2019 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name