Detail Katalog
ID: 29417Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
KOLABORASI PENERTIBAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN DINAS SOSIAL DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU / Shilva Salsabila
Pengarang:
Shilva Salsabila ; Didi Sudiana
Shilva Salsabila ; Didi Sudiana
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Kesejahteraan Sosial
Deskripsi Fisik:
12
12
Nomor Panggil:
361.095 981 7 SHI k
361.095 981 7 SHI k
Control Number:
INLIS000000001192648
INLIS000000001192648
BIB ID:
0010-0126001093
0010-0126001093
Catatan
Permasalahan / Latar Belakang (GAP): Penanganan masalah gelandangan dan pengemis (gepeng) merupakan salah satu tantangan sosial yang memerlukan sinergi antar instansi pemerintah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kolaborasi antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sosial dalam upaya penertiban gepeng di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Metode: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari pihak-pihak terkait, termasuk pejabat Satpol PP, Dinas Sosial, serta masyarakat setempat.Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang terjalin antara kedua instansi masih menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya koordinasi, terbatasnya sumber daya manusia dan anggaran, serta belum optimalnya program rehabilitasi sosial bagi gepeng Namun demikian, terdapat komitmen dari kedua pihak untuk meningkatkan efektivitas penanganan melalui penguatan koordinasi, perencanaan bersama, serta sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat Kesimpulan/Saran: Penelitian ini merekomendasikan peningkatan integrasi program kerja antar instansi dan pelibatan pihak ketiga seperti LSM dan komunitas lokal dalam proses penanganan gepeng secara berkelanjutan. Kata Kunci: kolaborasi, penertiban, gelandangan, pengemis, Satpol PP, Dinas Sosial, Kota Bengkulu
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07044/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192648 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260128100233 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126001093 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a KOLABORASI PENERTIBAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN DINAS SOSIAL DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU /$c Shilva Salsabila | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Shilva Salsabila | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 12 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/24663 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Didi Sudiana | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 361.095 981 7 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 361.095 981 7 SHI k | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Kesejahteraan Sosial | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan / Latar Belakang (GAP): Penanganan masalah gelandangan dan pengemis (gepeng) merupakan salah satu tantangan sosial yang memerlukan sinergi antar instansi pemerintah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kolaborasi antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sosial dalam upaya penertiban gepeng di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Metode: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari pihak-pihak terkait, termasuk pejabat Satpol PP, Dinas Sosial, serta masyarakat setempat.Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang terjalin antara kedua instansi masih menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya koordinasi, terbatasnya sumber daya manusia dan anggaran, serta belum optimalnya program rehabilitasi sosial bagi gepeng Namun demikian, terdapat komitmen dari kedua pihak untuk meningkatkan efektivitas penanganan melalui penguatan koordinasi, perencanaan bersama, serta sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat Kesimpulan/Saran: Penelitian ini merekomendasikan peningkatan integrasi program kerja antar instansi dan pelibatan pihak ketiga seperti LSM dan komunitas lokal dalam proses penanganan gepeng secara berkelanjutan. Kata Kunci: kolaborasi, penertiban, gelandangan, pengemis, Satpol PP, Dinas Sosial, Kota Bengkulu | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 28 Jan 2026