Detail Katalog

ID: 29418
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

AKSESIBILITAS PELAYANAN KARTU KELUARGA DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KOTA BATAM PROVINSI KEPULAUAN RIAU / Refaldo Ramadhan

Pengarang:
Refaldo Ramadhan ; Pusung, Piet Hein
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Administrasi Perkotaan
Deskripsi Fisik:
16
Nomor Panggil:
352.160 959 814 36 REF a
Control Number:
INLIS000000001192649
BIB ID:
0010-0126001094
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pelayanan administrasi kependudukan di Kota Batam, khususnya dalam hal penerbitan Kartu Keluarga (KK), masih menghadapi berbagai kendala yang signifikan, terutama di wilayah kepulauan seperti Kecamatan Galang, Bulang, dan Belakang Padang. Meskipun cakupan penerbitan KK terus meningkat secara kuantitatif dari tahun ke tahun, masih terdapat kesenjangan akses layanan yang dipengaruhi oleh faktor geografis, keterbatasan sarana transportasi, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pembaruan data kependudukan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat aksesibilitas pelayanan pembuatan Kartu Keluarga di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas pelayanan pembuatan KK di wilayah kepulauan Kota Batam masih tergolong rendah. Dibuktikan dengan 3 dimensi yang digunakan masih menunjukkan hasil yang kurang baik dari semua dimensi. Faktor penghambat utama adalah jauhnya jarak tempuh menuju Disdukcapil, tingginya biaya transportasi laut dan darat, serta waktu tempuh yang lama. Selain itu, ditemukan pula hambatan non-fisik seperti rendahnya kesadaran masyarakat, kuatnya budaya “tiba masa tiba akal”, cuaca buruk yang mempengaruhi jaringan dan listrik, serta praktik percaloan dalam pengurusan KK. Kesimpulan: Aksesibilitas pelayanan pembuatan KK di wilayah kepulauan Kota Batam masih tergolong rendah. Untuk itu perlu meningkatkan aksesibilitas pelayanan KK secara merata di wilayah kepulauan, diperlukan pendekatan yang lebih adaptif seperti penyediaan transportasi dinas, penjadwalan layanan keliling yang lebih intensif, dan edukasi publik yang konsisten agar kesadaran masyarakat meningkat. Kata Kunci: Aksesibilitas, Kartu Keluarga, Kepulauan, Administrasi Kependudukan
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07045/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192649 1
005 _ _ 20260128101024 2
035 # # $a 0010-0126001094 3
245 1 # $a AKSESIBILITAS PELAYANAN KARTU KELUARGA DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KOTA BATAM PROVINSI KEPULAUAN RIAU /$c Refaldo Ramadhan 4
100 _ # $a Refaldo Ramadhan 5
300 # # $a 16 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/24359 7
700 _ # $a Pusung, Piet Hein 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 9
082 # # $a 352.160 959 814 36 10
084 # # $a 352.160 959 814 36 REF a 11
650 # 4 $a Administrasi Perkotaan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pelayanan administrasi kependudukan di Kota Batam, khususnya dalam hal penerbitan Kartu Keluarga (KK), masih menghadapi berbagai kendala yang signifikan, terutama di wilayah kepulauan seperti Kecamatan Galang, Bulang, dan Belakang Padang. Meskipun cakupan penerbitan KK terus meningkat secara kuantitatif dari tahun ke tahun, masih terdapat kesenjangan akses layanan yang dipengaruhi oleh faktor geografis, keterbatasan sarana transportasi, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pembaruan data kependudukan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat aksesibilitas pelayanan pembuatan Kartu Keluarga di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas pelayanan pembuatan KK di wilayah kepulauan Kota Batam masih tergolong rendah. Dibuktikan dengan 3 dimensi yang digunakan masih menunjukkan hasil yang kurang baik dari semua dimensi. Faktor penghambat utama adalah jauhnya jarak tempuh menuju Disdukcapil, tingginya biaya transportasi laut dan darat, serta waktu tempuh yang lama. Selain itu, ditemukan pula hambatan non-fisik seperti rendahnya kesadaran masyarakat, kuatnya budaya “tiba masa tiba akal”, cuaca buruk yang mempengaruhi jaringan dan listrik, serta praktik percaloan dalam pengurusan KK. Kesimpulan: Aksesibilitas pelayanan pembuatan KK di wilayah kepulauan Kota Batam masih tergolong rendah. Untuk itu perlu meningkatkan aksesibilitas pelayanan KK secara merata di wilayah kepulauan, diperlukan pendekatan yang lebih adaptif seperti penyediaan transportasi dinas, penjadwalan layanan keliling yang lebih intensif, dan edukasi publik yang konsisten agar kesadaran masyarakat meningkat. Kata Kunci: Aksesibilitas, Kartu Keluarga, Kepulauan, Administrasi Kependudukan 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name