Detail Katalog
ID: 29435Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
IMPLEMENTASI SIMBADA DALAM PENGELOLAAN ASET DAERAH DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT / Nainggolan, Paulus Jusoa
Pengarang:
Nainggolan, Paulus Jusoa ; Decky Dwi Utomo
Nainggolan, Paulus Jusoa ; Decky Dwi Utomo
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Teknologi Informasi
Deskripsi Fisik:
14
14
Nomor Panggil:
004. 095 983 412 NAI i
004. 095 983 412 NAI i
Control Number:
INLIS000000001192666
INLIS000000001192666
BIB ID:
0010-0126001111
0010-0126001111
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan aset daerah merupakan bagian krusial dalam mewujudkan kemandirian fiskal dan efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Kabupaten Kotawaringin Barat telah mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA) sebagai bagian dari transformasi digital. Namun, belum terdapat kajian komprehensif yang mengevaluasi efektivitas implementasi SIMBADA, sementara permasalahan seperti rendahnya literasi digital, ketimpangan kompetensi SDM, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta belum seragamnya SOP masih menjadi hambatan utama. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SIMBADA dalam pengelolaan aset daerah di Kabupaten Kotawaringin Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semistruktur dengan informan dari BPKAD dan OPD pengguna SIMBADA, serta dokumentasi pendukung. Analisis data menggunakan model implementasi kebijakan Edward III (1980) yang mencakup dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMBADA belum sepenuhnya optimal. Hambatan utama meliputi belum meratanya kompetensi teknis SDM, kejelasan komunikasi lintas unit yang masih terbatas, serta fasilitas infrastruktur yang belum memadai di beberapa OPD. Namun, terdapat kemajuan dari sisi struktur birokrasi dan penerimaan sistem oleh pegawai yang terus meningkat. Kesimpulan: Efektivitas SIMBADA dipengaruhi oleh sinergi antara komunikasi yang konsisten, peningkatan kapasitas teknis, pembenahan SOP, dan kepemimpinan yang mendorong transformasi digital. Upaya strategis perlu difokuskan pada pelatihan berkelanjutan, penyusunan SOP terpadu, dan penguatan infrastruktur teknologi untuk mendukung pengelolaan aset daerah secara digital dan akuntabel. Kata kunci: SIMBADA, Pengelolaan Aset Daerah, Implementasi Kebijakan, Edward III, Tata Kelola Digital
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07059/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192666 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260128104729 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126001111 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a IMPLEMENTASI SIMBADA DALAM PENGELOLAAN ASET DAERAH DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT /$c Nainggolan, Paulus Jusoa | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Nainggolan, Paulus Jusoa | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 14 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/24560 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Decky Dwi Utomo | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 004. 095 983 412 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 004. 095 983 412 NAI i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Teknologi Informasi | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan aset daerah merupakan bagian krusial dalam mewujudkan kemandirian fiskal dan efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Kabupaten Kotawaringin Barat telah mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA) sebagai bagian dari transformasi digital. Namun, belum terdapat kajian komprehensif yang mengevaluasi efektivitas implementasi SIMBADA, sementara permasalahan seperti rendahnya literasi digital, ketimpangan kompetensi SDM, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta belum seragamnya SOP masih menjadi hambatan utama. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SIMBADA dalam pengelolaan aset daerah di Kabupaten Kotawaringin Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semistruktur dengan informan dari BPKAD dan OPD pengguna SIMBADA, serta dokumentasi pendukung. Analisis data menggunakan model implementasi kebijakan Edward III (1980) yang mencakup dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMBADA belum sepenuhnya optimal. Hambatan utama meliputi belum meratanya kompetensi teknis SDM, kejelasan komunikasi lintas unit yang masih terbatas, serta fasilitas infrastruktur yang belum memadai di beberapa OPD. Namun, terdapat kemajuan dari sisi struktur birokrasi dan penerimaan sistem oleh pegawai yang terus meningkat. Kesimpulan: Efektivitas SIMBADA dipengaruhi oleh sinergi antara komunikasi yang konsisten, peningkatan kapasitas teknis, pembenahan SOP, dan kepemimpinan yang mendorong transformasi digital. Upaya strategis perlu difokuskan pada pelatihan berkelanjutan, penyusunan SOP terpadu, dan penguatan infrastruktur teknologi untuk mendukung pengelolaan aset daerah secara digital dan akuntabel. Kata kunci: SIMBADA, Pengelolaan Aset Daerah, Implementasi Kebijakan, Edward III, Tata Kelola Digital | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 28 Jan 2026