Detail Katalog

ID: 29442
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA GEMPA BUMI OLEH BPBD KABUPATEN KAIMANA PROVINSI PAPUA BARAT / Firstnanda Arya Zacky Wicaksana

Pengarang:
Firstnanda Arya Zacky Wicaksana ; Ida Yunari Ristiani
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
risiko bencana
Deskripsi Fisik:
16 : Ilus
Nomor Panggil:
363.345 988 331 FIR p
Control Number:
INLIS000000001192673
BIB ID:
0010-0126001118
Catatan
Permasalahan (Kesenjangan Penelitian): Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan bencana gempa bumi yang tinggi akibat posisinya yang berada di jalur pertemuan lempeng tektonik aktif. Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana gempa bumi, terbukti dari minimnya kesiapsiagaan, pengetahuan mitigasi, serta infrastruktur yang tidak tahan gempa. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana pemberdayaan masyarakat Kaimana dalam pengurangan risiko bencana gempa bumi oleh BPBD Kabupaten Kaimana. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat Kaimana dalam pengurangan risiko bencana gempa bumi oleh BPBD Kabupaten Kaimana. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil Dan Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas masyarakat dalam pengurangan risiko masih tergolong rendah. Partisipasi masyarakat terbatas, edukasi tentang mitigasi gempa belum merata, serta fasilitas pelatihan dan simulasi masih minim. Faktor penghambat meliputi kurangnya edukasi kebencanaan, keterbatasan anggaran, serta lemahnya koordinasi kelembagaan. BPBD Kaimana telah melakukan sosialisasi dan pelatihan, namun belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara optimal. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi gempa bumi di Kaimana masih memerlukan intervensi yang lebih intensif dan sistematis. Disarankan agar BPBD memperluas cakupan pelatihan dan edukasi, serta pemerintah daerah mengintegrasikan pengurangan risiko bencana ke dalam perencanaan pembangunan daerah. Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, pengurangan risiko, bencana gempa bumi, BPBD Kaimana.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07064/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192673 1
005 _ _ 20260128110506 2
035 # # $a 0010-0126001118 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA GEMPA BUMI OLEH BPBD KABUPATEN KAIMANA PROVINSI PAPUA BARAT /$c Firstnanda Arya Zacky Wicaksana 4
100 _ # $a Firstnanda Arya Zacky Wicaksana 5
300 # # $a 16 : $b Ilus 6
700 _ # $a Ida Yunari Ristiani 7
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 8
082 # # $a 363.345 988 331 9
084 # # $a 363.345 988 331 FIR p 10
650 # 4 $a risiko bencana 11
520 # # $a Permasalahan (Kesenjangan Penelitian): Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan bencana gempa bumi yang tinggi akibat posisinya yang berada di jalur pertemuan lempeng tektonik aktif. Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana gempa bumi, terbukti dari minimnya kesiapsiagaan, pengetahuan mitigasi, serta infrastruktur yang tidak tahan gempa. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana pemberdayaan masyarakat Kaimana dalam pengurangan risiko bencana gempa bumi oleh BPBD Kabupaten Kaimana. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat Kaimana dalam pengurangan risiko bencana gempa bumi oleh BPBD Kabupaten Kaimana. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil Dan Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas masyarakat dalam pengurangan risiko masih tergolong rendah. Partisipasi masyarakat terbatas, edukasi tentang mitigasi gempa belum merata, serta fasilitas pelatihan dan simulasi masih minim. Faktor penghambat meliputi kurangnya edukasi kebencanaan, keterbatasan anggaran, serta lemahnya koordinasi kelembagaan. BPBD Kaimana telah melakukan sosialisasi dan pelatihan, namun belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara optimal. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi gempa bumi di Kaimana masih memerlukan intervensi yang lebih intensif dan sistematis. Disarankan agar BPBD memperluas cakupan pelatihan dan edukasi, serta pemerintah daerah mengintegrasikan pengurangan risiko bencana ke dalam perencanaan pembangunan daerah. Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, pengurangan risiko, bencana gempa bumi, BPBD Kaimana. 12
856 # # $a - 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name