Detail Katalog
ID: 29448Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
TATA KELOLA PEMERINTAHAN DALAM REVITALISASI PASAR TRADISIONAL DI PASAR INDUK TALANG PADANG KABUPATEN TANGGAMUS / Elca Maghfiro. S.N
Pengarang:
Elca Maghfiro. S.N ; Anwar Rosshad
Elca Maghfiro. S.N ; Anwar Rosshad
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Pasar Tradisional
Deskripsi Fisik:
12 : Ilus
12 : Ilus
Nomor Panggil:
381.159 818 12 ELC t
381.159 818 12 ELC t
Control Number:
INLIS000000001192679
INLIS000000001192679
BIB ID:
0010-0126001124
0010-0126001124
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Pasar tradisional memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, namun keberadaannya semakin terpinggirkan akibat keterbatasan infrastruktur bangunan dan pengelolaan non fisik pasar yang tidak optimal. Revitalisasi pasar tradisional menjadi pasar semi modern di Pasar Induk Talang Padang menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan daya saing pasar dan pelayanan publik. Meski demikian, proses revitalisasi yang melibatkan kerja sama dengan pihak swasta menyisakan berbagai persoalan dalam pengelolaan pasar, mulai dari keterisian kios yang dibangun, partisipasi pedagang dan masyarakat, hingga transparansi informasi.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tata kelola pemerintahan Kabupaten Tanggamus dalam pelaksanaan program revitalisasi pasar Induk Talang Padang berdasarkan prinsip Good Governance menurut (UNDP). Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola pemerintah dalam revitalisasi
pasar Induk Talang Padang belum sepenuhnya dijalankan sesuai dengan prinsip Good Governance menurut (UNDP). Akuntabilitas dan efisiensi sudah terpenuhi dengan baik, namun aspek lain seperti partisipasi masyarakat dan pedagang, keadilan distribusi kios, dan penegakan hukum belum berjalan maksimal. Kurangnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan pemangku kepentingan mengakibatkan rendahnya pemanfaatan fasilitas pasar dan munculnya konflik sosial. Kesimpulan : Tata kelola pemerintahan dalam revitalisasi pasar Induk Talang Padang masih menghadapi tantangan besar dalam aspek pengelolaan non-fisik pasar. Diperlukan upaya pembenahan sistem pengelolaan pasar secara kolaboratif dan berkelanjutan dengan melibatkan pedagang dan masyarakat secara aktif dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan
Kata Kunci : Revitalisasi Pasar. Good Governance, Tata Kelola Pemerintahan, Pasar Tradisional
pasar Induk Talang Padang belum sepenuhnya dijalankan sesuai dengan prinsip Good Governance menurut (UNDP). Akuntabilitas dan efisiensi sudah terpenuhi dengan baik, namun aspek lain seperti partisipasi masyarakat dan pedagang, keadilan distribusi kios, dan penegakan hukum belum berjalan maksimal. Kurangnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan pemangku kepentingan mengakibatkan rendahnya pemanfaatan fasilitas pasar dan munculnya konflik sosial. Kesimpulan : Tata kelola pemerintahan dalam revitalisasi pasar Induk Talang Padang masih menghadapi tantangan besar dalam aspek pengelolaan non-fisik pasar. Diperlukan upaya pembenahan sistem pengelolaan pasar secara kolaboratif dan berkelanjutan dengan melibatkan pedagang dan masyarakat secara aktif dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan
Kata Kunci : Revitalisasi Pasar. Good Governance, Tata Kelola Pemerintahan, Pasar Tradisional
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07068/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192679 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260128111625 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126001124 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a TATA KELOLA PEMERINTAHAN DALAM REVITALISASI PASAR TRADISIONAL DI PASAR INDUK TALANG PADANG KABUPATEN TANGGAMUS /$c Elca Maghfiro. S.N | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Elca Maghfiro. S.N | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 12 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23190 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Anwar Rosshad | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 381.159 818 12 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 381.159 818 12 ELC t | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pasar Tradisional | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Pasar tradisional memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, namun keberadaannya semakin terpinggirkan akibat keterbatasan infrastruktur bangunan dan pengelolaan non fisik pasar yang tidak optimal. Revitalisasi pasar tradisional menjadi pasar semi modern di Pasar Induk Talang Padang menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan daya saing pasar dan pelayanan publik. Meski demikian, proses revitalisasi yang melibatkan kerja sama dengan pihak swasta menyisakan berbagai persoalan dalam pengelolaan pasar, mulai dari keterisian kios yang dibangun, partisipasi pedagang dan masyarakat, hingga transparansi informasi.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tata kelola pemerintahan Kabupaten Tanggamus dalam pelaksanaan program revitalisasi pasar Induk Talang Padang berdasarkan prinsip Good Governance menurut (UNDP). Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola pemerintah dalam revitalisasi pasar Induk Talang Padang belum sepenuhnya dijalankan sesuai dengan prinsip Good Governance menurut (UNDP). Akuntabilitas dan efisiensi sudah terpenuhi dengan baik, namun aspek lain seperti partisipasi masyarakat dan pedagang, keadilan distribusi kios, dan penegakan hukum belum berjalan maksimal. Kurangnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan pemangku kepentingan mengakibatkan rendahnya pemanfaatan fasilitas pasar dan munculnya konflik sosial. Kesimpulan : Tata kelola pemerintahan dalam revitalisasi pasar Induk Talang Padang masih menghadapi tantangan besar dalam aspek pengelolaan non-fisik pasar. Diperlukan upaya pembenahan sistem pengelolaan pasar secara kolaboratif dan berkelanjutan dengan melibatkan pedagang dan masyarakat secara aktif dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan Kata Kunci : Revitalisasi Pasar. Good Governance, Tata Kelola Pemerintahan, Pasar Tradisional | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 28 Jan 2026