Detail Katalog

ID: 29468
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EFEKTIVITAS PELAKSANAAN ECOLOGICAL FISCAL TRANSFER DI KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA / Raflie Fajrin

Pengarang:
Raflie Fajrin ; Asep Hendra
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
keuangan publik
Deskripsi Fisik:
16 : Ilus
Nomor Panggil:
336.598 391 2 RAF e
Control Number:
INLIS000000001192699
BIB ID:
0010-0126001144
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Pelaksanaan Ecological Fiscal Transfer (EFT) di Kabupaten Bulungan masih belum optimal akibat kendala administratif dan teknis. Desa-desa mengalami kesulitan dalam pengumpulan data dan keterbatasan akses digital, terutama di wilayah terpencil. Akibatnya, banyak desa gagal mengakses dana TAKE, yang menyebabkan kesenjangan pembangunan dan stagnasi Indeks Desa Membangun (IDM). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pelaksanaan Ecological Fiscal Transfer di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: TAKE berperan sebagai solusi fiskal yang inovatif dan strategis, khususnya bagi desa yang memiliki keterbatasan sumber daya keuangan. Pelaksanaan program ini juga dianggap tepat sasaran karena langsung melibatkan pemerintah desa sebagai garda terdepan dalam pembangunan wilayah dan pengelolaan sumber daya alam lokal. Namun secara keseluruhan, pelaksanaan TAKE belum dapat dianggap sepenuhnya efektif karena terdapat beberapa faktor yang menghambat pelaksanaannya. Kesimpulan: Secara umum, pelaksanaan EFT di Kabupaten Bulungan belum berjalan efektif. Beberapa tantangan masih ada, terutama terkait ketepatan sasaran program. Beberapa desa kesulitan memenuhi target indikator yang ditetapkan akibat keterbatasan sumber daya manusia dan hambatan teknis seperti akses internet yang tidak merata. Kesiapan sumber daya manusia di tingkat desa menjadi tantangan besar, terutama dalam penginputan data dan pemahaman mandiri terhadap indikator penilaian EFT. Kata Kunci: Efektivitas, Ecological Fiscal Transfer, TAKE, pengelolaan lingkungan, Kabupaten Bulungan
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07086/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192699 1
005 _ _ 20260128114948 2
035 # # $a 0010-0126001144 3
245 1 # $a EFEKTIVITAS PELAKSANAAN ECOLOGICAL FISCAL TRANSFER DI KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA /$c Raflie Fajrin 4
100 _ # $a Raflie Fajrin 5
300 # # $a 16 : $b Ilus 6
700 _ # $a Asep Hendra 7
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 8
082 # # $a 336.598 391 2 9
084 # # $a 336.598 391 2 RAF e 10
650 # 4 $a keuangan publik 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Pelaksanaan Ecological Fiscal Transfer (EFT) di Kabupaten Bulungan masih belum optimal akibat kendala administratif dan teknis. Desa-desa mengalami kesulitan dalam pengumpulan data dan keterbatasan akses digital, terutama di wilayah terpencil. Akibatnya, banyak desa gagal mengakses dana TAKE, yang menyebabkan kesenjangan pembangunan dan stagnasi Indeks Desa Membangun (IDM). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pelaksanaan Ecological Fiscal Transfer di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: TAKE berperan sebagai solusi fiskal yang inovatif dan strategis, khususnya bagi desa yang memiliki keterbatasan sumber daya keuangan. Pelaksanaan program ini juga dianggap tepat sasaran karena langsung melibatkan pemerintah desa sebagai garda terdepan dalam pembangunan wilayah dan pengelolaan sumber daya alam lokal. Namun secara keseluruhan, pelaksanaan TAKE belum dapat dianggap sepenuhnya efektif karena terdapat beberapa faktor yang menghambat pelaksanaannya. Kesimpulan: Secara umum, pelaksanaan EFT di Kabupaten Bulungan belum berjalan efektif. Beberapa tantangan masih ada, terutama terkait ketepatan sasaran program. Beberapa desa kesulitan memenuhi target indikator yang ditetapkan akibat keterbatasan sumber daya manusia dan hambatan teknis seperti akses internet yang tidak merata. Kesiapan sumber daya manusia di tingkat desa menjadi tantangan besar, terutama dalam penginputan data dan pemahaman mandiri terhadap indikator penilaian EFT. Kata Kunci: Efektivitas, Ecological Fiscal Transfer, TAKE, pengelolaan lingkungan, Kabupaten Bulungan 12
856 # # $a - 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 28 Jan 2026
Export