Detail Katalog

ID: 29506
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

STRATEGI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI RIAU DALAM PEMBINAAN PEGAWAI ALIH JABATAN STRUKTURAL KE FUNGSIONAL / ARYO PURNOMO

Pengarang:
ARYO PURNOMO ; Azharisman Rozie
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Manajemen Personalia
Deskripsi Fisik:
14
Nomor Panggil:
658.3 ARY s
Control Number:
INLIS000000001192737
BIB ID:
0010-0126001182
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Jabatan sebelum dan sesudah penyetaraan daristruktur
organisasi di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau terlihat adanya penyetaraan dari
jabatan struktural ke jabatan fungsional. Penyederhanaan birokrasi memberi kewajiban pada
pejabat yang dialihkan ke jabatan untuk segera melaksanakan adaptasi melalui kerja baru dan
mampu mengerjakan tugas berprinsip mengutamakan ketepatan dan kecepatan untuk itu
diperlukan suatu pembinaan dengan tujuan mengurangi ataupun menghilangkan dampak
negatif akibat pelaksanaan penyederhanaan birokrasi dengan Badan Kepegawaian Daerah
Provinsi Riau Sebagai leading sector. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
apa saja strategi yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daereah Provinsi Riau dalam
pembinaan pegawai alih jabatan dari struktural ke fungsional. Metode: Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih dengan alasan, metode kualitatif
mampu menjelaskan dengan rinci menganai topik utama penelitian yang dibahas, sehingga hasil
akhirnya dapat dimengerti oleh semua pihak sebagai bahan evaluasi dimasa yang akan datang.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, studi dokumen. dan observasi
langsung. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori Strategi oleh Geoff
Mulgan (2009). Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 12 informan. Analisis data
dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan juga penarikan
kesimpulan serta verifikasi. Adapun penelitian ini menggunakan instrument Tunggal yaitu penulis
itu sendiri. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa setrategi BKD Provinsi Riau dalam
melakukan pembinaan pada pegawai yang alih jabatan terlihat dari analisis beberapa dimensi, pada
dimensi strategi tujuan BKD Provinsi Riau melakukan strategi dengan menyusun rencana pembinaan
yang menitikberatkan pada pengembangan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja pegawai, pada
dimensi lingkungan terlihat adanya pemetaan dari segi latar belakang Pendidikan sehingga adanya
ketepatan penempatan jabatan fungsional, pada dimensi pengarahan terlihat sudah ada pengarahan yang
jelas dari BKD Provinsi Riau kepada pegawai terkait, pada dimensi tindakan terlihat menerbitkan Surat
Keputusan(SK) pengangkatan ke jabatan fungsional, pada dimensi pembelajaran terlihat adanya arah
pembelajaran yang terkonsep dan bertahap kepada pegawai yang dilakukan pembinaan. Kesimpulan:
Pembinaan pegawai alih jabatan struktural ke fungsional yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah
Provinsi Riau sejauh ini sudah terlaksana dengan baik namun kurang optimal dikarenakan terdapat
beberapahambatanterutamadalamproseskomunikasidanadanyaresistensidaripegawai.
KataKunci:Strategi,Pembinaan,AlihJabatanStrukturalkeFungsional
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07119/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192737 1
005 _ _ 20260128014917 2
035 # # $a 0010-0126001182 3
245 1 # $a STRATEGI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI RIAU DALAM PEMBINAAN PEGAWAI ALIH JABATAN STRUKTURAL KE FUNGSIONAL /$c ARYO PURNOMO 4
100 _ # $a ARYO PURNOMO 5
300 # # $a 14 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24839 7
700 _ # $a Azharisman Rozie 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 658.3 10
084 # # $a 658.3 ARY s 11
650 # 4 $a Manajemen Personalia 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Jabatan sebelum dan sesudah penyetaraan daristruktur organisasi di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau terlihat adanya penyetaraan dari jabatan struktural ke jabatan fungsional. Penyederhanaan birokrasi memberi kewajiban pada pejabat yang dialihkan ke jabatan untuk segera melaksanakan adaptasi melalui kerja baru dan mampu mengerjakan tugas berprinsip mengutamakan ketepatan dan kecepatan untuk itu diperlukan suatu pembinaan dengan tujuan mengurangi ataupun menghilangkan dampak negatif akibat pelaksanaan penyederhanaan birokrasi dengan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau Sebagai leading sector. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apa saja strategi yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daereah Provinsi Riau dalam pembinaan pegawai alih jabatan dari struktural ke fungsional. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih dengan alasan, metode kualitatif mampu menjelaskan dengan rinci menganai topik utama penelitian yang dibahas, sehingga hasil akhirnya dapat dimengerti oleh semua pihak sebagai bahan evaluasi dimasa yang akan datang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, studi dokumen. dan observasi langsung. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah Teori Strategi oleh Geoff Mulgan (2009). Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 12 informan. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan serta verifikasi. Adapun penelitian ini menggunakan instrument Tunggal yaitu penulis itu sendiri. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa setrategi BKD Provinsi Riau dalam melakukan pembinaan pada pegawai yang alih jabatan terlihat dari analisis beberapa dimensi, pada dimensi strategi tujuan BKD Provinsi Riau melakukan strategi dengan menyusun rencana pembinaan yang menitikberatkan pada pengembangan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja pegawai, pada dimensi lingkungan terlihat adanya pemetaan dari segi latar belakang Pendidikan sehingga adanya ketepatan penempatan jabatan fungsional, pada dimensi pengarahan terlihat sudah ada pengarahan yang jelas dari BKD Provinsi Riau kepada pegawai terkait, pada dimensi tindakan terlihat menerbitkan Surat Keputusan(SK) pengangkatan ke jabatan fungsional, pada dimensi pembelajaran terlihat adanya arah pembelajaran yang terkonsep dan bertahap kepada pegawai yang dilakukan pembinaan. Kesimpulan: Pembinaan pegawai alih jabatan struktural ke fungsional yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau sejauh ini sudah terlaksana dengan baik namun kurang optimal dikarenakan terdapat beberapahambatanterutamadalamproseskomunikasidanadanyaresistensidaripegawai. KataKunci:Strategi,Pembinaan,AlihJabatanStrukturalkeFungsional 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name