Detail Katalog

ID: 29510
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

OPTIMALISASI DINAS LINGKUNGAN HIDUP DALAM PEMANFAATAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KABUPATEN MALUKU TENGAH PROVINSI MALUKU / Pattiasina, Reasly Valenzia

Pengarang:
Pattiasina, Reasly Valenzia ; Nurhadi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
lingkungan
Deskripsi Fisik:
14 : Ilus
Nomor Panggil:
333.759 852 23 PAT o
Control Number:
INLIS000000001192741
BIB ID:
0010-0126001186
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Ruang Terbuka Hijau (RTH) memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Namun, di Kabupaten Maluku Tengah, khususnya Kecamatan Kota Masohi, pemanfaatan RTH belum optimal, terlihat dari data tahun 2023 yang hanya mencapai 0,28% dari total luas wilayah, jauh di bawah ketentuan minimal 30% sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya optimalisasi pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Maluku Tengah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta strategi yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling, yaitu pejabat dan staf di Dinas Lingkungan Hidup yang memiliki kompetensi dan keterlibatan langsung terhadap pengelolaan RTH. Hasil/Temuan: Penelitian menunjukkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup telah melakukan sejumlah upaya seperti perencanaan tata ruang hijau, penanaman kembali, serta sosialisasi kepada masyarakat. Namun, optimalisasi masih terkendala oleh keterbatasan lahan, anggaran, minimnya partisipasi masyarakat, dan lemahnya koordinasi antarinstansi. Di sisi lain, dukungan regulasi dan komitmen pemerintah daerah menjadi faktor pendukung dalam pelaksanaan program. Kesimpulan: Optimalisasi pemanfaatan RTH di Kabupaten Maluku Tengah memerlukan pendekatan kolaboratif, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penguatan regulasi dan pengawasan yang berkelanjutan. Dinas Lingkungan Hidup perlu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan dalam pengelolaan RTH untuk mencapai target luasan yang ideal sesuai ketentuan nasional. Kata kunci: Optimalisasi, Ruang Terbuka Hijau, Dinas Lingkungan Hidup, Maluku Tengah, Efektivitas
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07123/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192741 1
005 _ _ 20260128020021 2
035 # # $a 0010-0126001186 3
245 1 # $a OPTIMALISASI DINAS LINGKUNGAN HIDUP DALAM PEMANFAATAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KABUPATEN MALUKU TENGAH PROVINSI MALUKU /$c Pattiasina, Reasly Valenzia 4
100 3 # $a Pattiasina, Reasly Valenzia 5
300 # # $a 14 : $b Ilus 6
700 _ # $a Nurhadi 7
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 8
082 # # $a 333.759 852 23 9
084 # # $a 333.759 852 23 PAT o 10
650 # 4 $a lingkungan 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Ruang Terbuka Hijau (RTH) memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Namun, di Kabupaten Maluku Tengah, khususnya Kecamatan Kota Masohi, pemanfaatan RTH belum optimal, terlihat dari data tahun 2023 yang hanya mencapai 0,28% dari total luas wilayah, jauh di bawah ketentuan minimal 30% sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya optimalisasi pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Maluku Tengah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta strategi yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling, yaitu pejabat dan staf di Dinas Lingkungan Hidup yang memiliki kompetensi dan keterlibatan langsung terhadap pengelolaan RTH. Hasil/Temuan: Penelitian menunjukkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup telah melakukan sejumlah upaya seperti perencanaan tata ruang hijau, penanaman kembali, serta sosialisasi kepada masyarakat. Namun, optimalisasi masih terkendala oleh keterbatasan lahan, anggaran, minimnya partisipasi masyarakat, dan lemahnya koordinasi antarinstansi. Di sisi lain, dukungan regulasi dan komitmen pemerintah daerah menjadi faktor pendukung dalam pelaksanaan program. Kesimpulan: Optimalisasi pemanfaatan RTH di Kabupaten Maluku Tengah memerlukan pendekatan kolaboratif, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penguatan regulasi dan pengawasan yang berkelanjutan. Dinas Lingkungan Hidup perlu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan dalam pengelolaan RTH untuk mencapai target luasan yang ideal sesuai ketentuan nasional. Kata kunci: Optimalisasi, Ruang Terbuka Hijau, Dinas Lingkungan Hidup, Maluku Tengah, Efektivitas 12
856 # # $a - 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 28 Jan 2026
Export