Detail Katalog

ID: 29525
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EFEKTIVITAS ABSENSI MANUAL TERHADAP DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL / Kogoya, Edoardus Junior Dodimen.A

Pengarang:
Kogoya, Edoardus Junior Dodimen.A ; Riko Wijaya
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Pengawasan Manajemen Personalia
Deskripsi Fisik:
16
Nomor Panggil:
658.302 095 988 1 KOG e
Control Number:
INLIS000000001192756
BIB ID:
0010-0126001201
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan faktor penting dalam mendukung kinerja organisasi pemerintahan. Di Sekretariat Daerah Provinsi Papua Pegunungan, sistem absensi manual masih menjadi metode utama pencatatan kehadiran, meskipun metode ini rentan dimanipulasi, kurang transparan, dan sulit dikontrol. Ketiadaan sistem absensi digital serta lemahnya pengawasan menyebabkan rendahnya efektivitas absensi manual dalam menumbuhkan disiplin kerja. Hal ini menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan profesionalisme ASN, khususnya di daerah otonomi baru yang masih terbatas infrastruktur dan sistem manajemennya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas absensi manual terhadap disiplin PNS di Sekretariat Daerah Provinsi Papua Pegunungan. Metode: Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem absensi manual belum berjalan efektif dalam meningkatkan disiplin PNS yang dibuktikan dengan 3 dimensi yang digunakan belum ada yang menunjukkan hasil yang optimal. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengawasan dari atasan, tidak konsistennya sanksi terhadap pelanggaran absensi, serta masih adanya praktik manipulasi data kehadiran. Selain itu, keterbatasan anggaran dan belum tersedianya sistem absensi digital juga memperkuat kelemahan implementasi absensi manual. Kesimpulan: Efektivitas absensi manual di Sekretariat Daerah Provinsi Papua Pegunungan tergolong rendah dan belum mampu menjadi instrumen penguat kedisiplinan pegawai. Oleh karena itu, dibutuhkan perbaikan tata kelola absensi melalui peningkatan pengawasan, penerapan sanksi secara tegas dan adil, serta perencanaan bertahap menuju digitalisasi sistem kehadiran guna mendukung peningkatan disiplin dan kinerja ASN Kata Kunci: Efektivitas, Absensi Manual, Disiplin, Pegawai Negeri Sipil
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07138/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192756 1
005 _ _ 20260128103428 2
035 # # $a 0010-0126001201 3
245 1 # $a EFEKTIVITAS ABSENSI MANUAL TERHADAP DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL /$c Kogoya, Edoardus Junior Dodimen.A 4
100 _ # $a Kogoya, Edoardus Junior Dodimen.A 5
300 # # $a 16 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/24942 7
700 _ # $a Riko Wijaya 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 9
082 # # $a 658.302 095 988 1 10
084 # # $a 658.302 095 988 1 KOG e 11
650 # 4 $a Pengawasan Manajemen Personalia 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan faktor penting dalam mendukung kinerja organisasi pemerintahan. Di Sekretariat Daerah Provinsi Papua Pegunungan, sistem absensi manual masih menjadi metode utama pencatatan kehadiran, meskipun metode ini rentan dimanipulasi, kurang transparan, dan sulit dikontrol. Ketiadaan sistem absensi digital serta lemahnya pengawasan menyebabkan rendahnya efektivitas absensi manual dalam menumbuhkan disiplin kerja. Hal ini menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan profesionalisme ASN, khususnya di daerah otonomi baru yang masih terbatas infrastruktur dan sistem manajemennya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas absensi manual terhadap disiplin PNS di Sekretariat Daerah Provinsi Papua Pegunungan. Metode: Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem absensi manual belum berjalan efektif dalam meningkatkan disiplin PNS yang dibuktikan dengan 3 dimensi yang digunakan belum ada yang menunjukkan hasil yang optimal. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengawasan dari atasan, tidak konsistennya sanksi terhadap pelanggaran absensi, serta masih adanya praktik manipulasi data kehadiran. Selain itu, keterbatasan anggaran dan belum tersedianya sistem absensi digital juga memperkuat kelemahan implementasi absensi manual. Kesimpulan: Efektivitas absensi manual di Sekretariat Daerah Provinsi Papua Pegunungan tergolong rendah dan belum mampu menjadi instrumen penguat kedisiplinan pegawai. Oleh karena itu, dibutuhkan perbaikan tata kelola absensi melalui peningkatan pengawasan, penerapan sanksi secara tegas dan adil, serta perencanaan bertahap menuju digitalisasi sistem kehadiran guna mendukung peningkatan disiplin dan kinerja ASN Kata Kunci: Efektivitas, Absensi Manual, Disiplin, Pegawai Negeri Sipil 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 28 Jan 2026
Export