Detail Katalog
ID: 29528Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EFEKTIVITAS PROGRAM AYAH IBU ASUH STUNTING DALAM PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN BANGGAI PROVINSI SULAWESI TENGAH / Dedy Enstein Lawit
Pengarang:
Dedy Enstein Lawit ; Jaftoran, Ferdinandus
Dedy Enstein Lawit ; Jaftoran, Ferdinandus
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Gizi dan Nutrisi
Deskripsi Fisik:
23
23
Nomor Panggil:
363.809 598 445 1 DED e
363.809 598 445 1 DED e
Control Number:
INLIS000000001192759
INLIS000000001192759
BIB ID:
0010-0126001204
0010-0126001204
Catatan
Rumusan Masalah/Latar Belakang (GAP): Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, serta menjadi salah satu tantangan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, terjadi peningkatan prevalensi stunting dari 24,3% pada tahun 2022 menjadi 29,1% pada tahun 2023, berlawanan dengan tren nasional. Padahal, Pemerintah Kabupaten telah meluncurkan Program Ayah Ibu Asuh Stunting yang bertujuan menurunkan angka stunting melalui pendampingan keluarga berisiko stunting (KRS). Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pelaksanaan program dan hasil yang diharapkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Ayah Ibu Asuh Stunting dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Banggai. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Ayah Ibu Asuh Stunting cukup efektif, yang ditunjukkan melalui dimensi yang digunakan yaitu peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi anak, penjangkauan yang tepat sasaran terhadap KRS di 45 desa prioritas, dan peningkatan pemanfaatan layanan kesehatan seperti Posyandu. Data menunjukkan prevalensi stunting di Kabupaten Banggai turun drastis dari 29,1% pada tahun 2023 menjadi 10,4% pada tahun 2024. Namun, ditemukan pula tantangan seperti keterbatasan petugas, kendala geografis, serta keakuratan data pelaporan lapangan. Program ini juga menunjukkan kontribusi terhadap perubahan perilaku keluarga, peningkatan pengetahuan ibu, dan peningkatan partisipasi aktif dalam pelayanan kesehatan. Kesimpulan: Program Ayah Ibu Asuh Stunting memiliki efektivitas yang signifikan dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Banggai, terbukti dari capaian angka 10,4% di tahun 2024 yang melampaui target nasional sebesar 14%. Meskipun demikian, perbaikan pada aspek sumber daya manusia, data lapangan, dan keberlanjutan intervensi perlu dilakukan agar dampak program dapat terus optimal. Kata Kunci: Stunting, Efektivitas Program, Ayah Ibu Asuh
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07141/IPDN/2025 |
|
Dapat dipinjam | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192759 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260128104647 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126001204 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EFEKTIVITAS PROGRAM AYAH IBU ASUH STUNTING DALAM PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN BANGGAI PROVINSI SULAWESI TENGAH /$c Dedy Enstein Lawit | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Dedy Enstein Lawit | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 23 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/24952 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Jaftoran, Ferdinandus | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.809 598 445 1 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.809 598 445 1 DED e | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Gizi dan Nutrisi | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Rumusan Masalah/Latar Belakang (GAP): Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, serta menjadi salah satu tantangan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, terjadi peningkatan prevalensi stunting dari 24,3% pada tahun 2022 menjadi 29,1% pada tahun 2023, berlawanan dengan tren nasional. Padahal, Pemerintah Kabupaten telah meluncurkan Program Ayah Ibu Asuh Stunting yang bertujuan menurunkan angka stunting melalui pendampingan keluarga berisiko stunting (KRS). Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pelaksanaan program dan hasil yang diharapkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Ayah Ibu Asuh Stunting dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Banggai. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Ayah Ibu Asuh Stunting cukup efektif, yang ditunjukkan melalui dimensi yang digunakan yaitu peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi anak, penjangkauan yang tepat sasaran terhadap KRS di 45 desa prioritas, dan peningkatan pemanfaatan layanan kesehatan seperti Posyandu. Data menunjukkan prevalensi stunting di Kabupaten Banggai turun drastis dari 29,1% pada tahun 2023 menjadi 10,4% pada tahun 2024. Namun, ditemukan pula tantangan seperti keterbatasan petugas, kendala geografis, serta keakuratan data pelaporan lapangan. Program ini juga menunjukkan kontribusi terhadap perubahan perilaku keluarga, peningkatan pengetahuan ibu, dan peningkatan partisipasi aktif dalam pelayanan kesehatan. Kesimpulan: Program Ayah Ibu Asuh Stunting memiliki efektivitas yang signifikan dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Banggai, terbukti dari capaian angka 10,4% di tahun 2024 yang melampaui target nasional sebesar 14%. Meskipun demikian, perbaikan pada aspek sumber daya manusia, data lapangan, dan keberlanjutan intervensi perlu dilakukan agar dampak program dapat terus optimal. Kata Kunci: Stunting, Efektivitas Program, Ayah Ibu Asuh | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 28 Jan 2026