Detail Katalog
ID: 29630Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EVALUASI KEBIJAKAN SISTEM MERIT DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KOTA TOMOHON / Enrico Aprillio Valencio Pomo
Pengarang:
Enrico Aprillio Valencio Pomo ; Pangerapan, Stenly Ferdinand
Enrico Aprillio Valencio Pomo ; Pangerapan, Stenly Ferdinand
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
2025
Subjek
Evaluasi Manajemen Personalia Administrasi Negara
Deskripsi Fisik:
19 : Ilus
19 : Ilus
Nomor Panggil:
352.609 598 424 2 ENR e
352.609 598 424 2 ENR e
Control Number:
INLIS000000001192859
INLIS000000001192859
BIB ID:
0010-0126001304
0010-0126001304
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Reformasi birokrasi merupakan upaya strategis dalam
mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu aspek penting dalam reformasi ini adalah penerapan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). belum optimalnya dampak dari implementasi sistem merit di BKPSDM Kota Tomohon meskipun telah memperoleh kategori “baik” dengan skor 256 sesuai PermenPAN-RB No. 40 Tahun 2018. Hal ini terlihat dari masih adanya potensi subjektivitas dalam proses seleksi, mutasi, dan promosi, rendahnya motivasi pegawai, Pengisian jabatan yang belum sepenuhnya berbasis kompetensi dan penilaian kinerja, serta Nilai IP ASN yang masih dalam kategori sedang. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan sistem merit di BKPSDM Kota Tomohon menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) guna mengidentifikasi kekurangan serta memberikan saran perbaikan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil/Temuan: Temuan menunjukkan kelemahan pada dimensi Input berupa belum tersedianya sarana diklat daerah, serta pada dimensi Process yang mencakup belum ditetapkannya SKJ (Standar Kompetensi Jabatan), talent pool yang belum tersusun, manajemen kinerja yang belum sepenuhnya berbasis penilaian kinerja, dan lemahnya pelaksanaan sistem penghargaan. Kesimpulan: Penerapan sistem merit di BKPSDM Kota Tomohon belum menghasilkan dampak optimal karena lemahnya aspek input dan proses, sehingga diperlukan upaya penguatan berupa penyediaan sarana prasarana, penetapan Standar Kompetensi Jabatan, dan pelengkapan data profil pegawai agar sistem merit dapat berkontribusi secara maksimal terhadap profesionalitas ASN.
Kata kunci: Evaluasi, Sistem Merit, Manajemen ASN
mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu aspek penting dalam reformasi ini adalah penerapan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). belum optimalnya dampak dari implementasi sistem merit di BKPSDM Kota Tomohon meskipun telah memperoleh kategori “baik” dengan skor 256 sesuai PermenPAN-RB No. 40 Tahun 2018. Hal ini terlihat dari masih adanya potensi subjektivitas dalam proses seleksi, mutasi, dan promosi, rendahnya motivasi pegawai, Pengisian jabatan yang belum sepenuhnya berbasis kompetensi dan penilaian kinerja, serta Nilai IP ASN yang masih dalam kategori sedang. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan sistem merit di BKPSDM Kota Tomohon menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) guna mengidentifikasi kekurangan serta memberikan saran perbaikan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil/Temuan: Temuan menunjukkan kelemahan pada dimensi Input berupa belum tersedianya sarana diklat daerah, serta pada dimensi Process yang mencakup belum ditetapkannya SKJ (Standar Kompetensi Jabatan), talent pool yang belum tersusun, manajemen kinerja yang belum sepenuhnya berbasis penilaian kinerja, dan lemahnya pelaksanaan sistem penghargaan. Kesimpulan: Penerapan sistem merit di BKPSDM Kota Tomohon belum menghasilkan dampak optimal karena lemahnya aspek input dan proses, sehingga diperlukan upaya penguatan berupa penyediaan sarana prasarana, penetapan Standar Kompetensi Jabatan, dan pelengkapan data profil pegawai agar sistem merit dapat berkontribusi secara maksimal terhadap profesionalitas ASN.
Kata kunci: Evaluasi, Sistem Merit, Manajemen ASN
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
07238/IPDN/2025 |
|
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001192859 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260129022640 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0126001304 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EVALUASI KEBIJAKAN SISTEM MERIT DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KOTA TOMOHON /$c Enrico Aprillio Valencio Pomo | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Enrico Aprillio Valencio Pomo | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 19 : $b Ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20502 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Pangerapan, Stenly Ferdinand | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.609 598 424 2 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.609 598 424 2 ENR e | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Evaluasi Manajemen Personalia Administrasi Negara | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Reformasi birokrasi merupakan upaya strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu aspek penting dalam reformasi ini adalah penerapan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). belum optimalnya dampak dari implementasi sistem merit di BKPSDM Kota Tomohon meskipun telah memperoleh kategori “baik” dengan skor 256 sesuai PermenPAN-RB No. 40 Tahun 2018. Hal ini terlihat dari masih adanya potensi subjektivitas dalam proses seleksi, mutasi, dan promosi, rendahnya motivasi pegawai, Pengisian jabatan yang belum sepenuhnya berbasis kompetensi dan penilaian kinerja, serta Nilai IP ASN yang masih dalam kategori sedang. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan sistem merit di BKPSDM Kota Tomohon menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) guna mengidentifikasi kekurangan serta memberikan saran perbaikan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil/Temuan: Temuan menunjukkan kelemahan pada dimensi Input berupa belum tersedianya sarana diklat daerah, serta pada dimensi Process yang mencakup belum ditetapkannya SKJ (Standar Kompetensi Jabatan), talent pool yang belum tersusun, manajemen kinerja yang belum sepenuhnya berbasis penilaian kinerja, dan lemahnya pelaksanaan sistem penghargaan. Kesimpulan: Penerapan sistem merit di BKPSDM Kota Tomohon belum menghasilkan dampak optimal karena lemahnya aspek input dan proses, sehingga diperlukan upaya penguatan berupa penyediaan sarana prasarana, penetapan Standar Kompetensi Jabatan, dan pelengkapan data profil pegawai agar sistem merit dapat berkontribusi secara maksimal terhadap profesionalitas ASN. Kata kunci: Evaluasi, Sistem Merit, Manajemen ASN | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 29 Jan 2026