Detail Katalog

ID: 29642
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI USAHA MANDIRI PETERNAK AYAM POTONG DI DESA POLOSIRI KECAMATAN BAWEN KABUPATEN SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH / Arifina Wahyu Setyawan

Pengarang:
Arifina Wahyu Setyawan ; Haikal Ali
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Jatinangor :
Tahun Terbit:
2025
Subjek
Peternakan dan Pemeliharaan Ayam
Deskripsi Fisik:
14
Nomor Panggil:
636.559 826 51 ARI p
Control Number:
INLIS000000001192871
BIB ID:
0010-0126001316
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Desa Polosiri merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi budidaya ayam potong sebagai sumber penghidupan masyarakatnya. Kegiatan ini berperan penting dalam mengurangi angka pengangguran dan kriminalitas, serta meningkatkan kesejahteraan warga. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat berbagai hambatan, seperti kurangnya keanggotaan kelompok peternak dan keterbatasan jaringan pemasaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penghambat pemberdayaan usaha mandiri peternak ayam potong di Desa Polosiri serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan kajian dokumen terkait pemberdayaan masyarakat serta regulasi pemerintah. Hasil/Temuan: Temuan utama menunjukkan bahwa kurangnya partisipasi peternak dalam kelompok menjadi penghambat utama akses terhadap bantuan pemerintah. Selain itu, jaringan kemitraan pemasaran yang terbatas menyebabkan peternak masih bergantung pada tengkulak lokal, sehingga potensi pendapatan kurang maksimal. Pemerintah desa dan kecamatan berupaya mengatasi hambatan ini melalui sosialisasi penguatan kelompok, pemberian bantuan sarana prasarana, serta fasilitasi kemitraan pemasaran yang lebih luas. Kesimpulan: Pemberdayaan peternak ayam potong di Desa Polosiri telah membawa perubahan sosial dan ekonomi positif, namun masih menghadapi tantangan yang perlu ditangani secara komprehensif melalui peningkatan partisipasi kelompok dan pengembangan jaringan pemasaran yang lebih baik.
Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Usaha Mandiri, Peternak Ayam Potong, Desa Polosiri, Kesejahteraan Ekonomi
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07248/IPDN/2025 Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001192871 1
005 _ _ 20260130015202 2
035 # # $a 0010-0126001316 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI USAHA MANDIRI PETERNAK AYAM POTONG DI DESA POLOSIRI KECAMATAN BAWEN KABUPATEN SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH /$c Arifina Wahyu Setyawan 4
100 _ # $a Arifina Wahyu Setyawan 5
300 # # $a 14 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24283 7
700 _ # $a Haikal Ali 8
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 9
082 # # $a 636.559 826 51 10
084 # # $a 636.559 826 51 ARI p 11
650 # 4 $a Peternakan dan Pemeliharaan Ayam 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Desa Polosiri merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi budidaya ayam potong sebagai sumber penghidupan masyarakatnya. Kegiatan ini berperan penting dalam mengurangi angka pengangguran dan kriminalitas, serta meningkatkan kesejahteraan warga. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat berbagai hambatan, seperti kurangnya keanggotaan kelompok peternak dan keterbatasan jaringan pemasaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penghambat pemberdayaan usaha mandiri peternak ayam potong di Desa Polosiri serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan kajian dokumen terkait pemberdayaan masyarakat serta regulasi pemerintah. Hasil/Temuan: Temuan utama menunjukkan bahwa kurangnya partisipasi peternak dalam kelompok menjadi penghambat utama akses terhadap bantuan pemerintah. Selain itu, jaringan kemitraan pemasaran yang terbatas menyebabkan peternak masih bergantung pada tengkulak lokal, sehingga potensi pendapatan kurang maksimal. Pemerintah desa dan kecamatan berupaya mengatasi hambatan ini melalui sosialisasi penguatan kelompok, pemberian bantuan sarana prasarana, serta fasilitasi kemitraan pemasaran yang lebih luas. Kesimpulan: Pemberdayaan peternak ayam potong di Desa Polosiri telah membawa perubahan sosial dan ekonomi positif, namun masih menghadapi tantangan yang perlu ditangani secara komprehensif melalui peningkatan partisipasi kelompok dan pengembangan jaringan pemasaran yang lebih baik. Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Usaha Mandiri, Peternak Ayam Potong, Desa Polosiri, Kesejahteraan Ekonomi 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name